Verstappen: Sprint Race Takkan Jadi Penentu Hasil Akhir

Max Verstappen percaya poin tambahan dari Sprint Race tidak akan begitu signifikan memengaruhi hasil akhir di Kejuaraan Dunia Formula 1 musim ini.

Verstappen: Sprint Race Takkan Jadi Penentu Hasil Akhir

Menjelang F1 GP Inggris, akhir pekan ini (16-18/7/2021), pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen, unggul 32 poin atas juara dunia tujuh kali (2008, 2014, 2015, 2017-2020) andalan Mercedes-AMG Petronas F1 Team, Lewis Hamilton, di peringkat kedua klasemen.

Tetapi, balapan ke-10 Kejuaraan Dunia Formula 1 2021 nanti akan berbeda daripada lomba-lomba sebelumnya menyusul bakal digelarnya Sprint Race (juga disebut Sprint Qualifying).

Sprint Race di GP Inggris akan digelar pada Sabtu (17/7/2021) sore, setelah latihan bebas kedua. Posisi start Sprint Race ditentukan dari kualifikasi (Qualification/Q) – yang masih dengan format Q1, Q2, Q3 – pada Jumat (16/7/2021).

Hasil Sprint Race akan menentukan posisi grid pembalap untuk balapan GP Inggris pada Minggu (18/7/2021). Tiga besar Sprint Race masing-masing akan mendapatkan poin tiga, dua, dan satu.

Jadi, peraih pole position di GP Inggris nanti bukanlah pembalap tercepat di kualifikasi pada Jumat melainkan pemenang Sprint Race.

Jarak lomba Sprint Race hanya 100 km atau sepertiga dari jarak Grand Prix (kisaran 300-an km). Mengingat panjang lintasan Sirkuit Silverstone adalah 5,891 km, maka Sprint Race nanti akan berdurasi 17 lap (100,147 km) saja.

Dalam Sprint Race, pembalap bebas menggunakan jenis ban apa pun. Tidak seperti lomba sesungguhnya, di Sprint Race tidak akan ada pit stop.

Rencananya, Sprint Race ini akan diterapkan di tiga Grand Prix tahun ini. Kendati belum ada konfirmasi, Sprint Race kedua akan digelar di Sirkuit Monza saat berlangsungnya GP Italia, 10-12 September mendatang.

Baca Juga:

Dengan sistem poin di Sprint Race, seorang pembalap berpeluang mendapatkan tambahan sembilan poin bila mampu memenangi seluruh tiga balapan tambahan ini. Kendati begitu, Verstappen mengaku tidak terlalu khawatir.

“Saya terbuka untuk mencoba Sprint Race ini. Tapi, sulit memang berkomentar apa pun soal itu (Sprint Race) sampai kami mencobanya, akhir pekan ini,” ucap Verstappen.

“Setiap balapan, Anda tidak hanya akan mengambil risiko tetapi juga berusaha mengendalikannya. Terutama jika Anda tengah bertarung merebut gelar. Namun, saya yakin Sprint Race ini tidak akan menentukan hasil akhir.”

Setelah menguasai triple header dengan menang beruntun di Prancis, Styria, dan Austria, Verstappen kian nyaman di posisi puncak klasemen.

Kecepatan dan daya tahan Red Bull RB16B di tiga balapan tersebut membuat Verstappen diyakini memiliki momentum yang tepat untuk menguasai GP Inggris. Ia kembali difavoritkan memenangi lomba meskipun Silverstone adalah salah satu trek favorit jagoan tuan rumah, Lewis Hamilton.

Hamilton sudah memenangi tujuh balapan GP Inggris di Sirkuit Silverstone, yakni pada 2008 bersama McLaren serta, 2014, 2015, 2016, 2017, 2019, dan 2020 bersama Mercedes.

Di sisi lain, Verstappen baru sekali menang di Silverstone namun saat sirkuit itu menggelar GP 70th Anniversary 2020 lalu.

Minggu nanti, Max Verstappen akan mengejar kemenangan pertamanya di GP Inggris atau podium utama keenam musim ini setelah Emilia Romagna, Monaco, Prancis, Styria, dan Austria.

    

   

 

dibagikan
komentar
Jelang F1 GP Inggris, Dua Pilot AlphaTauri Tunjukkan Reaksi Berbeda

Artikel sebelumnya

Jelang F1 GP Inggris, Dua Pilot AlphaTauri Tunjukkan Reaksi Berbeda

Artikel berikutnya

F1 Umumkan Rencana Beasiswa dan Magang untuk Tingkatkan Keberagaman

F1 Umumkan Rencana Beasiswa dan Magang untuk Tingkatkan Keberagaman
Muat komentar