Verstappen tidak khawatir soal peluang menyalip di F1 2017

dibagikan
komentar
Verstappen tidak khawatir soal peluang menyalip di F1 2017
Valentin Khorounzhiy
Oleh: Valentin Khorounzhiy
1 Mar 2017 01.43

Pada hari kedua tes pramusim di Barcelona, pembalap Red Bull, Max Verstappen, mengaku tidak terlalu khawatir soal peluang salip menyalip di F1 2017.

Max Verstappen, Red Bull Racing RB13
Daniil Kvyat, Scuderia Toro Rosso STR12, Max Verstappen, Red Bull Racing RB13
Sebastian Vettel, Ferrari SF70H, leads Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1 W08
Max Verstappen, Red Bull Racing RB13
Marcus Ericsson, Sauber C36, leads Sebastian Vettel, Ferrari SF70H
Max Verstappen, Red Bull Racing
Max Verstappen, Red Bull Racing
Max Verstappen, Red Bull Racing RB13
Max Verstappen, Red Bull Racing RB13
Max Verstappen, Red Bull Racing RB13
Max Verstappen, Red Bull Racing RB13

Pada musim 2016, Verstappen berhasil membangun reputasi sebagai pembalap yang tidak malu untuk melakukan manuver-manuver overtake yang agresif. Salah satu manuver impresif yang dilakukan oleh embalap Belanda itu adalah saat menyalip juara dunia F1 2016, Nico Rosberg, melalui sisi luar di Curva do Sol pada gelaran GP Brasil.

Menjelang musim 2017 yang akan memperkenalkan regulasi baru, dengan bertambahnya tingkat downforce dan kecepatan mobil, banyak yang menduga peraturan-peraturan baru tersebut dapat memperkecil peluang pembalap untuk menyalip pembalap lain.

Saat Lewis Hamilton dan Felipe Massa mengungkapkan pesimisme mereka soal hal tersebut, Verstappen memberikan pendapat yang berbeda.

"Saya sempat menempel beberapa mobil hari ini," ucap Verstappen pada akhir sesi hari kedua. "Ok-ok saja, saya pikir sama saja seperti tahun lalu.

"Rasanya mirip. Dengan tambahan downforce, kami bisa melalui tikungan dengan kecepatan yang lebih tinggi, karena itu saya tidak terlalu cemas.

"Tapi kita lihat saja, mudah-mudahan musim ini kami tidak perlu banyak menyalip," candanya.

Peningkatan setelah masalah pada hari Senin

Mobil baru Red Bull, RB13, tidak menjalani hari pertama tes semulus yang diharapkan. Mobil yang saat itu dikemudikan oleh rekan satu tim Verstappen, Daniel Ricciardo, sempat berhenti di trek dua kali akibat masalah mesin. Ricciardo mengungkapkan masalah tersebut terjadi karena penyuplai mesin Renault masih ingin "bermain aman".

Meski tim Austria tersebut sempat tertinggal dalam jumlah putaran pada hari Senin, mereka melakukan peningkatan pada hari kedua setelah mengumpulkan total 89 Lap yang dilakukan oleh Verstappen.

"Secara keseluruhan, masalah-masalah seperti ini memang biasa terjadi pada hari pertama, jadi bagi kami ini masih seperti pemanasan," jelas Verstappen. "Karena kemarin kami belum sempat menggeber mobil secara normal, hari ini menjadi hari yang positif. Kami hampir bisa melakukan semua yang kami inginkan."

"Hari ini, kami memiliki reliabilitas yang bagus. Tidak ada masalah. Yang terpenting adalah menambah jam terbang mobil, karena ini mesin baru lagi - tetapi saya belum mau memberikan prediksi soal performa mesin, tapi tentu mereka mengalami kemajuan, dan hal itu selalu menjadi kabar baik."

Belum ingin memberikan prediksi

Pembalap Belanda tersebut terpaut 1,2 detik lebih lambat dari duo pemuncak sesi hari kedua, Kimi Raikkonen dan Lewis Hamilton. Namun Verstappen bersikeras dirinya belum ingin memberikan prediksi terkait seberapa kompetitif mobil RB13 yang dikemudikannya.

"Masih terlalu dini untuk melakukan perbandingan dengan mobil lain. Kami punya program sendiri, mereka juga punya program sendiri. Kita lihat saja nanti."

Laporan tambahan oleh Erwin Jaeggi

Artikel Formula 1 berikutnya
Tes Barcelona: Raikkonen dan Ferrari tercepat pada hari kedua

Artikel sebelumnya

Tes Barcelona: Raikkonen dan Ferrari tercepat pada hari kedua

Next article

Komparasi dua mobil F1 2017 di trek: Toro Rosso STR12 vs Mercedes W08

Komparasi dua mobil F1 2017 di trek: Toro Rosso STR12 vs Mercedes W08
Load comments

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Pembalap Max Verstappen Shop Now
Tim Red Bull Racing Shop Now
Penulis Valentin Khorounzhiy
Tipe artikel Breaking news