Verstappen Tidak Terpengaruh Spekulasi Hamilton

Max Verstappen takkan peduli dengan durasi kontrak Lewis Hamilton di Mercedes dan hanya akan fokus pada diri sendiri di Kejuaraan Dunia Formula 1 2021.

Verstappen Tidak Terpengaruh Spekulasi Hamilton

Kesepakatan perpanjangan kontrak antara juara dunia F1 tujuh kali (2008, 2014, 2015, 2017, 2018, 2019, 2020) Lewis Hamilton dengan Tim Mercedes-AMG Petronas yang hanya setahun, sampai akhir 2021, langsung memunculkan berbagai spekulasi.

Pertanyaan yang paling sering muncul adalah siapa pengganti Hamilton mulai 2022. Padahal, rekan setim Hamilton, Valtteri Bottas, juga hanya dikontrak sampai akhir F1 2021.

Rumor langsung mengarah kepada pembalap Tim Red Bull Racing Max Verstappen. Isu tersebut bertambah panas karena Prinsipal Tim Red Bull Racing Christian Horner menyebut Vestappen merupakan target utama Mercedes.

Kabar bila Mercedes mengincar Verstappen diperkuat fakta soal klausul kontrak pembalap asal Belanda tersebut. Januari 2020 lalu, Red Bull memperpanjang kontrak Verstappen sampai akhir 2023.

Tetapi dalam kontrak Verstappen-Red Bull ada klausul yang disebut performance clause. Artinya, menyebut pembalap 23 tahun itu bisa meninggalkan Milton Keynes, Inggris (markas Red Bull) pada akhir tahun ini tergantung hasil F1 musim 2021.

“Artinya, Verstappen harus mampu bersaing untuk memenangi lomba dan gelar juara dunia. Bila ia mampu melakukan itu, kontraknya berlanjut (sampai akhir 2023). Jika tidak, ia bebas pergi,” kata Helmut Marko, penasihat Red Bull Racing, beberapa waktu lalu.

Terepas dari isu soal masa depan Hamilton di Mercedes dan klausul kontraknya di Red Bull, Verstappen mengaku tidak peduli. Ia hanya akan fokus menjalani F1 musim 2021 sebaik mungkin.

Baca Juga:

“Jelas, saya tidak tahu apa yang akan dilakukan Hamilton di masa depan. Saya hanya fokus pada diri sendiri untuk sukses tahun ini,” kata Verstappen saat merespons soal pernyataan bosnya, seperti dikutip Majalah Formula 1.

“Saya bahkan belum melakukan tes (resmi) dengan mobil terbaru Red Bull (RB16B). Jadi, saya tidak mungkin memikirkan hal-hal seperti itu (masa depan) saat ini,” ucap peringkat ketiga F1 2019 dan 2020 tersebut.  

Disinggung soal rekan barunya, Sergio Perez, Max Verstappen memperkirakan pembalap asal Meksiko tersebut bakal mampu mengeluarkan performa terbaik seperti yang selama ini dilakukannya.

Pengalaman Perez yang sudah turun dalam 191 balapan F1 sejak 2011 dengan satu kemenangan, menjadi salah satu alasan Red Bull merekrutnya untuk menggantikan Alex Albon, mulai F1 2021.

“Masuknya Perez tidak terlalu berpengaruh bagi saya. Saya hanya ingin Red Bull mampu merebut poin sebanyak mungkin dengan dua mobilnya sekaligus menyulitkan Mercedes,” kata Verstappen.

Max Verstappen sudah mengoleksi 10 kemenangan, 42 podium, tiga pole position, dan 10 fastest lap selama memperkuat Red Bull Racing sejak lomba kelima GP F1 2016.

Statistik Max Verstappen tersebut dinilai cocok dikombinasikan dengan pengalaman Sergio Perez yang pernah memperkuat tim Sauber, McLaren, Force India, dan terakhir Racing Point.

“Menurut saya, hal terpenting yang bisa diberikan Perez untuk Red Bull adalah informasi terkait pengalamannya turun dengan berbagai tim dan mesin. Ia bisa memberikan masukan penting yang berguna untuk tim,” tutur Max Verstappen.    

dibagikan
komentar
Aston Martin Bocorkan Nama Sasis untuk F1 2021

Artikel sebelumnya

Aston Martin Bocorkan Nama Sasis untuk F1 2021

Artikel berikutnya

Kubica Uji Coba Alfa Romeo C41 di Barcelona

Kubica Uji Coba Alfa Romeo C41 di Barcelona
Muat komentar