Vettel: Manuver Verstappen "tidak benar"

dibagikan
komentar
Vettel: Manuver Verstappen
Jonathan Noble
Oleh: Jonathan Noble
Diterjemahkan oleh: Ibrahim Haddad
14 Nov 2016 13.21

Sebastian Vettel mengklaim manuver Verstappen yang mendorongnya ke luar trek di GP Brasil, sebagai manuver yang tidak dibenarkan.

Sebastian Vettel, Ferrari
Kimi Raikkonen, Ferrari SF16-H, Max Verstappen, Red Bull Racing RB12, Sebastian Vettel, Ferrari SF16
Sebastian Vettel, Ferrari SF16-H
Sebastian Vettel, Ferrari SF16-H
Max Verstappen, Red Bull Racing RB12 and team mate Daniel Ricciardo, Red Bull Racing RB12 battle for
Sebastian Vettel, Ferrari SF16-H
Kimi Raikkonen, Ferrari SF16-H leads team mate Sebastian Vettel, Ferrari SF16-H

Di Lap 67, Sebastian Vettel berada di posisi keempat, ketika Verstappen yang sedang melesat di belakangnya mulai mengancam posisi pembalap Jerman tersebut.

Setelah sempat menahan serangan dari pembalap muda itu di Tikungan 4, Vettel akhirnya harus kehilangan posisinya saat Verstappen mengambil sisi dalam tikungan dan tidak memberikan ruang bagi Vettel.

Melalui radio tim, Vettel mengekspresikan ketidaksenangannya dan mengklaim bahwa ia didorong ke luar trek oleh Verstappen.

"Saya pikir saya sudah bersampingan dengan dia," ujar Vettel. "Hidung mobil saya masih berada di depan mobil dia. Tetapi, ia lebih kencang.

"Jadi sebenarnya saya sudah pasrah dan menunggu kapan dia akan menyalip saya. Tapi manuver itu tetap tidak benar.

Kesulitan di kondisi basah

Setelah tampil cukup kompetitif saat kualifikasi, tim Italia tersebut justru kesulitan di kondisi basah. Kedua pembalap mereka, Vettel dan Kimi Raikkonen, sama-sama mengalami insiden di balapan Interlagos.

Kecelakaan yang dialami oleh Raikkonen di lurusan start-finish menyebabkan bendera merah dikibarkan. Sementara Vettel sempat tercecer di barisan belakang setelah melintir di tikungan terakhir.

"Jelas, insiden melintir itu tidak ideal bagi saya," ujar Vettel. "Saya mengalami aquaplanning, tetapi saya tidak menjadi satu-satunya pembalap yang mengalami masalah itu.

"Saya pikir saya berhasil menghindar dari insiden yang lebih parah, tetapi memang saya harus berjuang keras untuk naik kembali. Saya harus bersusah payah menyalip Carlos Sainz, tetapi saya tidak tahu mengapa. Saya membutuhkan beberapa putaran agar dapat nyaman dengan mobil. Tapi semua itu sudah telat."

Artikel Formula 1 berikutnya
Sainz: Balapan di Interlagos “benar-benar berbahaya”

Artikel sebelumnya

Sainz: Balapan di Interlagos “benar-benar berbahaya”

Next article

Alasan mengapa balapan GP Brasil sempat dihentikan dua kali

Alasan mengapa balapan GP Brasil sempat dihentikan dua kali
Muat komentar