Vettel bersikeras tak ada cara lain kembali ke trek

dibagikan
komentar
Vettel bersikeras tak ada cara lain kembali ke trek
Oleh:
15 Jun 2019 08.43

Sebastian Vettel bersikeras tidak memiliki cara lain saat harus kembali ke trek di depan Lewis Hamilton pada balapan Formula 1 GP Kanada.

Emosi kesal dan frustrasi terpancar dari wajah Vettel setelah gagal menjuarai GP Kanada. Pembalap Ferrari itu diganjar dengan penalti lima detik karena dianggap kembali bergabung ke trek dengan cara yang berbahaya.

Hukuman yang diterima Vettel membuka jalan bagi Hamilton untuk mengamankan kemenangan kelimanya musim ini.

Vettel bersikukuh tidak sengaja memotong lajur Hamilton ketika berusaha kembali ke trek setelah melebar keluar lintasan.

Baca Juga:

"Saya kembali ke trek dan berusaha memastikan mobil dalam kendali. Ketika saya sudah bisa mengendalikan mobil, dari kaca spion saya bisa melihat Lewis berada tepat di belakang saya," jelas Vettel.

"Saya pikir saya tidak bisa melakukan hal lain selain itu. Saya tidak tahu apa permasalahannya."

Ditanya apakah dia seharusnya bisa berbuat lebih agar tidak memotong lajur Hamilton, Vettel berkata: "Tidak, bagaimana caranya? Kedua tangan saya ada di setir untuk mengendalikan mobil.

"Kami memang pintar multitasking dalam mengendarai mobil ini. Tapi jika Anda meminta saya meletakkan satu tangan di setir untuk mengendalikan mobil ketika berada di atas rumput, dan satunya lagi untuk mencabut tear-off atau menekan tombol radio sambil berbicara, maaf saya tidak bisa melakukan itu.

"Kedua tangan saya sibuk berusaha mengendalikan mobil. Saya tahu Lewis berada di belakang karena jaraknya hanya satu detik, dan ketika saya melihat kaca spion, dia berada tepat di belakang sana."

Lebih pilih F1 zaman dulu

Vettel kemudian membandingkan F1 zaman dulu dengan era modern yang menurutnya telah didominasi bahasa "pengacara".

"Saya sangat menyukai balapan-balapan zaman dulu, mobil-mobil zaman dulu, dan pembalap-pembalap zaman dulu. Saya sangat menyukainya, dan saya berharap bisa membalap di zaman dulu ketimbang sekarang," ujar Vettel.

"Anda bisa mendengar percakapan kami di radio, dan kedengarannya seperti kami memiliki bahasa resmi. Padahal kami seharusnya bebas mengutarakan pendapat.

"Saya tidak setuju dengan arah F1 sekarang. Sekarang kita punya kalimat seperti, 'Saya mengambil keuntungan, saya tidak mengambil keuntungan'. Menurut saya itu adalah hal yang salah. Itu bukan seharusnya yang kami lakukan di dalam mobil."

Slider
Daftar

Sebastian Vettel, Ferrari SF90, Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W10

Sebastian Vettel, Ferrari SF90, Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W10
1/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Sebastian Vettel, Ferrari SF90

Sebastian Vettel, Ferrari SF90
2/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Sebastian Vettel, Ferrari SF90, Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W10

Sebastian Vettel, Ferrari SF90, Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W10
3/10

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Sebastian Vettel, Ferrari

Sebastian Vettel, Ferrari
4/10

Foto oleh: Steven Tee / LAT Images

Sebastian Vettel, Ferrari SF90, Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W10

Sebastian Vettel, Ferrari SF90, Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W10
5/10

Foto oleh: Simon Galloway / Sutton Images

Sebastian Vettel, Ferrari, Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1

Sebastian Vettel, Ferrari, Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1
6/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Sebastian Vettel, Ferrari, memindahkan papan posisi di parc ferme

Sebastian Vettel, Ferrari, memindahkan papan posisi di parc ferme
7/10

Foto oleh: Steve Etherington / LAT Images

Sebastian Vettel, Ferrari SF90

Sebastian Vettel, Ferrari SF90
8/10

Foto oleh: Jerry Andre / Sutton Images

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1, Sebastian Vettel, Ferrari

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1, Sebastian Vettel, Ferrari
9/10

Foto oleh: Steven Tee / LAT Images

Sebastian Vettel, Ferrari SF90

Sebastian Vettel, Ferrari SF90
10/10

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Artikel berikutnya
Mulai 2020, sesi Jumat bisa beri poin superlicence

Artikel sebelumnya

Mulai 2020, sesi Jumat bisa beri poin superlicence

Artikel berikutnya

Renault bakal fokus kualifikasi di 2020?

Renault bakal fokus kualifikasi di 2020?
Muat komentar
Jadilah yang pertama untuk mendapatkan
berita terbaru