Villeneuve: Perez '100% bersalah' atas insiden dengan Ocon

dibagikan
komentar
Villeneuve: Perez '100% bersalah' atas insiden dengan Ocon
Oleh: Lawrence Barretto
30 Agt 2017 04.21

Mantan juara dunia Formula 1, Jacques Villeneuve, mengecam manuver 'tidak masuk akal' yang dilakukan Sergio Perez dan berujung pada insiden senggolan dengan rekan setimnya, Esteban Ocon, di GP Belgia.

Sergio Perez, Sahara Force India VJM10 and Esteban Ocon, Sahara Force India VJM10
Jacques Villeneuve, Sky Italia
Sergio Perez, Sahara Force India
Sergio Perez, Sahara Force India VJM10, rear puncture damage
Sergio Perez, Sahara Force India VJM10
Sergio Perez, Sahara Force India F1 VJM10
Esteban Ocon, Sahara Force India F1 VJM10
Sergio Perez, Force India VJM10, Esteban Ocon, Force India VJM10

Perez menjepit Ocon ke arah dinding pembatas saat keduanya sedang melaju menuju Eau Rouge. Manuver tersebut berujung pada rusaknya sayap depan Ocon, dan terkoyaknya ban Perez.

Pengawas balapan sempat melakukan investigasi tapi akhirnya memutuskan tidak mengambil tindakan lebih lanjut.

Kepada Motorsport.com, Villeneuve menilai bahwa Perez "100% bersalah" karena telah membahayakan Ocon dengan menjepitnya ke arah dinding.

"Tidak peduli ia adalah rekan setimnya," ucapnya. "Rekan setim atau bukan, insiden seperti itu seharusnya tidak terjadi antara dua pembalap. Anda tidak boleh membahayakan orang lain.

"Anda telat mengerem, melakukan kesalahan, itu masih diterima. Tapi saat melaju di lurusan, Anda tidak boleh menjepit seseorang, itu tidak masuk akal.

"Serpihan karbon melayang ke luar lintasan. Anda bisa membuat cedera penonton. Hal seperti ini harus dihentikan.

"Manuver yang dilakukan Perez bukan termasuk balapan, murni untuk menghalangi. Anda tidak boleh melakukan itu. Itu agresif dan kotor."

Ketika ditanya apakah Ocon berhak untuk marah, Villeneuve menjawab: "Ya. Ocon tidak memperlambat lajunya untuk membuktikan sesuatu. Mungkin itu ego dari dia. Ini adalah pertarungan internal tim, untuk memperlihatkan siapa yang terkuat. Jadi ada pertarungan ego yang terlibat di sana.

"Ocon sangat berani, terutama di insiden pertama. Wow. Ia tetap menginjak pedal gas, itu impresif."

Villeneuve juga terkejut saat pengawas balapan memutuskan tidak menjatuhkan sanksi kepada Perez.

"Ini merupakan hal yang paling berbahaya di dunia balapan, tapi mereka tidak pernah memberi hukuman untuk itu di F1," tambahnya.

"Terkadang, pembalap saling bertabrakan hanya karena mereka salah mengerem saat berduel, itu justru seharusnya tidak perlu dijatuhi hukuman.

"Jadi ini memalukan saat mereka tidak menjatuhi hukuman penalti, terutama karena FIA sedang gencar-gencarnya mengkampanyekan keselamatan.

"Bocah empat tahun pun juga tahu. Benar-benar aneh."

Artikel Formula 1 berikutnya
Renault masih belum inginkan Alonso di F1 2018

Artikel sebelumnya

Renault masih belum inginkan Alonso di F1 2018

Next article

Sauber: Keraguan McLaren jadi alasan batalnya mesin Honda

Sauber: Keraguan McLaren jadi alasan batalnya mesin Honda
Load comments