Williams Harus Berjuang Keras jika Ingin Finis Kedelapan

CEO sekaligus Prinsipal Williams, Jost Capito, mengatakan timnya harus mencetak lebih banyak poin jika ingin mengakhiri musim di posisi kedelapan dalam klasemen konstruktor.

Williams Harus Berjuang Keras jika Ingin Finis Kedelapan

Williams berhasil mendapatkan poin pertamanya di Grand Prix Hungaria setelah memperjuangkannya selama dua tahun terakhir.

Nicholas Latifi dan George Russell berhasil finis di posisi ketujuh dan kedelapan dalam balapan di Sirkuit Hungaroring. Hal tersebut terjadi setelah peraih posisi kedua, Sebastian Vettel (Aston Martin), didiskualifikasi.

Hasil tersebut membuat Williams mendapatkan 10 poin, dan jadi yang terbesar dalam satu balapan sejak 2017 lalu. Itu juga membawa mereka merangsek ke posisi kedelapan klasemen konstruktor dengan melewati Haas dan Alfa Romeo.

Setelah melewati tiga musim terakhir dengan finis di posisi paling dasar, bahkan musim lalu tanpa poin, tahun ini Williams bertekad untuk meraih posisi kedelapan. Selain mengangkat motivasi tim, itu juga akan menghasilkan lebih banyak uang yang bisa didapatkan tim.

Tapi, Capito yakin timnya membutuhkan lebih banyak poin jika ingin mencapai tujuan mereka pada musim ini.

Pasalnya, mereka hanya unggul tujuh poin atas Alfa Romeo di posisi kesembilan yang siap tampil kuat di paruh kedua musim ini.

“Hasil di Hungaria sungguh fantastis, mendapatkan 10 poin dan menjadi yang pertama, sekaligus yang terbaik bagi tim sejak 2017,” kata Capito.

“Itu benar-benar menyenangkan, dan itu menjadi motivasi ekstra, serta dorongan besar bagi semua orang di dalam tim. Naik ke posisi kedelapan di klasemen benar-benar luar biasa.

“Sekarang, semua orang waspada dan berjuang agar kami tetap berada di posisi kedelapan. Saya yakin kami membutuhkan lebih banyak poin untuk meraihnya. Jadi, kami harus benar-benar fokus dan berjuang keras di setiap balapan.”

Baca Juga:

Alfa Romeo tak pernah finis lebih baik dari posisi ke-10 di sepanjang musim ini, tapi Jost Capito mengatakan bahwa tidak ada satu pun tim di papan bawah yang bisa mencetak poin dalam kondisi normal.

Jadi, ia menegaskan kepada timnya untuk selalu siap memanfaatkan setiap peluang jika balapan seperti GP Hungaria terulang.

“Saya pikir tim yang berada di posisi kedelapan, kesembilan dan ke-10, tidak akan bisa mendapatkan poin dalam kondisi balapan yang normal,” ujarnya.

“Hanya balapan dalam kondisi kering tanpa adanya insiden, seperti pada umumnya, sangat sulit karena mobil kami terlalu lambat untuk bersaing.

“Itu berarti, jika ada kondisi tertentu, dan sesuatu terjadi, Anda harus bisa memanfaatkannya dan memberikan kemampuan terbaik, membuat keputusan bagus, melakukan pit stop dengan baik.

“Semua orang harus benar-benar melakukan pekerjaan yang terbaik untuk mendapatkan poin ketika ada peluang untuk memperebutkannya, karena kami tidak bisa memperjuangkannya dalam balapan normal.

“Kami harus bisa mendapatkannya, meski itu sangat sulit didapatkan.”

dibagikan
komentar
Hasil FP3 F1 GP Belgia: Duo Red Bull Terkuat di Trek Basah

Artikel sebelumnya

Hasil FP3 F1 GP Belgia: Duo Red Bull Terkuat di Trek Basah

Artikel berikutnya

F1 Revisi Kalender 2021, Total Hanya 22 Balapan

F1 Revisi Kalender 2021, Total Hanya 22 Balapan
Muat komentar