Williams mengaku siap merelakan Bottas ke Mercedes

dibagikan
komentar
Williams mengaku siap merelakan Bottas ke Mercedes
Valentin Khorounzhiy
Oleh: Valentin Khorounzhiy
Diterjemahkan oleh: Aditya Gagat
16 Des 2016 11.13

Claire Williams, mengaku siap melepas Valtteri Bottas ke tim Mercedes, selama hal tersebut tidak merusak rencana musim F1 2017 mereka.

Claire Williams, Williams Deputy Team Principal
Valtteri Bottas, Williams
Pat Symonds, Williams Chief Technical Officer with Claire Williams, Williams Deputy Team Principal
Valtteri Bottas, Williams F1 Team
Valtteri Bottas, Williams, and the team say a fond goodbye to Felipe Massa, Williams, after his fina
Valtteri Bottas, Williams
Lance Stroll, Valtteri Bottas, Claire Williams, Williams Deputy Team Principal
Nico Rosberg, Mercedes AMG F1 W07 Hybrid

Williams sadar ketertarikan Mercedes terhadap salah satu pembalapnya, Valtteri Bottas, menyusul kabar mendadak dari Nico Rosberg, saat pembalap Jerman itu untuk pensiun dari F1 seusai menjuarai titel perdananya.

Pernyataan dari wakil team principal Williams itu juga bertentangan dengan pendapat yang diutarakan oleh kepala teknis mereka, Pat Symonds. Symonds menganggap Bottas sebagai faktor krusial bagi tim mereka di musim 2017.

Bottas – yang kariernya sempat dikelola oleh bos Mercedes F1,Toto Wolff – menjadi kandidat terdepan untuk menggantikan Rosberg.

“Saya senang Mercedes menempatkan Valtteri sebagai kandidat terdepan untuk menggantikan Nico,” ujar Claire Williams kepada BBC Sport.

“Kami selalu tahu bahwa Valtteri adalah salah satu pembalap paling berbakat di olahraga ini, dan kami pun ikut bangga saat tim papan atas [seperti Mercedes] juga menyadari tentang hal itu.

“Namun, tim Williams punya ambisi sendiri, dan kami harus bisa memastikan tim ini mendapatkan peluang terbaik untuk meraih hasil yang lebih bagus di musim depan. Setiap perubahan yang akan dilakukan oleh Williams hanya dapat terjadi jika tim ini tetap berada di posisi yang kuat untuk bersaing di 2017.”

Williams, yang mobil-mobilnya ditenagai oleh Mercedes, telah menunjuk pembalap remaja berusia 18 tahun dari Kanada, Lance Stroll, sebagai rekan satu tim Bottas pada susunan pembalap F1 mereka untuk musim depan.

Awalnya, Stroll juga ditunjuk sebagai pengganti pembalap F1 veteran, Felipe Massa, yang pensiun di akhir musim ini. Tetapi, jika Bottas benar-benar bergabung bersama Mercedes, maka pembalap Brasil tersebut berpeluang membatalkan rencana pensiunnya di musim depan.

“Kami hanya akan melepas Valtteri, jika kami telah memiliki alternatif pembalap berpengalaman dan kredibel lainnya, seperti Felipe Massa,” Williams diyakini juga mengatakan hal yang sama berdasarkan laporan yang diterbitkan oleh harian Perancis, L’Equipe.

Jika Mercedes pada akhirnya berhasil merekrut Bottas dari Williams untuk musim 2017, maka hal itu justru menjadi kabar buruk bagi pembalap binaan mereka, Pascal Wehrlein, yang kemungkinan besar akan bergabung di tim Sauber atau Manor untuk melanjutkan karier F1-nya.

Artikel Formula 1 berikutnya
Ecclestone: Dominasi Hamilton di F1 2017 dapat berdampak buruk

Artikel sebelumnya

Ecclestone: Dominasi Hamilton di F1 2017 dapat berdampak buruk

Next article

Smedley: Perintah “Alonso lebih cepat” berdampak buruk terhadap Massa

Smedley: Perintah “Alonso lebih cepat” berdampak buruk terhadap Massa
Muat komentar