Wolff Akui Masih Berharap Bisa Dengar Saran Lauda

Terlepas dari kesuksesan Mercedes-AMG Petronas pada Formula 1 (F1) 2020, Toto Wolff mengungkapkan dirinya kerap merindukan nasehat Niki Lauda yang blak-blakan.

Wolff Akui Masih Berharap Bisa Dengar Saran Lauda

Musim 2020 merupakan salah satu periode dominan Mercedes dalam F1. Silver Arrows meraih 13 kemenangan dalam 17 balapan yang digelar di tengah pandemi Covid-19.

Superioritas itu memastikan Mercedes berhasil mengklaim gelar ganda tujuh musim beruntun. Ya mereka menyabet titel konstruktor dan pembalap lewat Lewis Hamilton.

Kendati mampu melanjutkan dominasi, Prinsipal Tim Mercedes, Toto Wolff mengakui ada banyak momen musim ini ketika dirinya ingin minta saran almarhum Niki Lauda.

Selain akrab karena sama-sama dari Austria, keduanya pun pernah bekerja sama sejak 2013. Lauda merupakan mantan Ketua Non-Eksekutif Mercedes.

Baca Juga:

Juara dunia F1 tiga kali tersebut wafat pada 20 Mei 2019, menjelang Grand Prix (GP) Monaco. Kepada Formula1.com, Wolff mengenang Lauda sebagai inspirator.

"(Saya merindukannya) lebih dari sebelumnya tahun ini karena pada 2019 saya sangat syok mengetahui dia meninggal, namun saya harus tetap berjalan," ujar Wolff.

"Saya baru benar-benar menyadari di akhir tahun bahwa teman baik saya sudah tiada. Struktur (hubungan) yang kami miliki adalah bagian besar dari hidup saya."

"Kami berangkat menuju sirkuit bersama, berdiskusi dan maan malam setiap hari. Saya sangat merindukan kehadirannya, terutama sebagai teman sekaligus mentor."

Skuad Mercedes-AMG Petronas, termasuk prinsipal tim Toto Wolff, pembalap Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas, merayakan gelar konstruktor F1 ketujuh yang mereka raih dalam tujuh musim secara beruntun.

Skuad Mercedes-AMG Petronas, termasuk prinsipal tim Toto Wolff, pembalap Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas, merayakan gelar konstruktor F1 ketujuh yang mereka raih dalam tujuh musim secara beruntun.

Foto oleh: Mercedes AMG

Meskipun Wolff mengaku ada beberapa kesempatan musim ini di mana ia berharap dapat meminta nasehat Lauda, sang prinsipal sudah bisa menebak sarannya.

Menurut Wolff, pendekatan yang blak-blakan dan apa adanya membuat dirinya paham apa pendekatan yang akan diambil Lauda dalam situasi-situasi tertentu.

"Lucunya, saya kerap bertanya kepada diri sendiri, 'Apa yang akan kamu lakukan, Niki?' Lalu jawaban seolah datang langsung darinya," ujar Wolff.

"Itu karena dia orang yang sangat terbuka dan selalu terus terang terkait apa pun. Ketika saya bertanya Niki akan selalu menjawab dengan pasti," Wolff menuturkan.

 

dibagikan
komentar
Penyelenggaraan F1 GP Spanyol 2021 Dapat Lampu Hijau Pemerintah Catalunya

Artikel sebelumnya

Penyelenggaraan F1 GP Spanyol 2021 Dapat Lampu Hijau Pemerintah Catalunya

Artikel berikutnya

Binotto: Schumacher Butuh Waktu untuk Adaptasi

Binotto: Schumacher Butuh Waktu untuk Adaptasi
Muat komentar