Wolff: Grosjean seharusnya bersyukur masih di F1

dibagikan
komentar
Wolff: Grosjean seharusnya bersyukur masih di F1
Jonathan Noble
Oleh: Jonathan Noble
16 Jul 2017 06.15

Bos tim Mercedes, Toto Wolff, mengungkit sejarah pelanggaran yang dilakukan Romain Grosjean sebagai alasan mengapa pembalap Perancis itu tidak berhak menyalahkan pembalap lain usai terlibat insiden dengan Lewis Hamilton.

Toto Wolff, Mercedes AMG F1 Director of Motorsport
Romain Grosjean, Haas F1 Team
Lewis Hamilton, Mercedes-Benz F1 W08
Romain Grosjean, Haas F1 Team VF-17

Pada awal babak Q3, Grosjean mengeluhkan kelakuan Hamilton yang menurutnya telah menghambat lajunya saat sedang mencetak waktu.

Grosjean kemudian mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap keputusan FIA yang tidak menjatuhi hukuman penalti kepada Hamilton, menduga statusnya sebagai penantang gelar juara dunia sebagai salah satu alasannya.

Mendengar pernyataan Grosjean, Wolff mengaku kesal karena menurutnya, pembalap Haas itu justru memiliki sejarah menjadi salah satu pembalap yang pernah menerima larangan membalap karena menjadi penyebab kecelakaan besar di tikungan pertama GP Belgia 2012.

Wolff bahkan mengatakan bahwa Grosjean seharusnya bersyukur karena ia masih diberikan kesempatan untuk melanjutkan kariernya di F1.

"Keluhan seperti itu selalu terjadi," ucap Wolff saat ditanya soal pernyataan Grosjean.

"Mereka selalu mengeluh, saya bahkan tidak perlu berkomentar.

"Jika Romain Grosjean datang dan mulai menuntut hukuman penalti untuk dijatuhi kepada pembalap lain, ia seharusnya melihat sejarah dia sendiri. Ia seharusnya bersyukur [masih] bisa di F1."

 

Artikel Formula 1 berikutnya
Grosjean klaim FIA istimewakan Hamilton di Silverstone

Artikel sebelumnya

Grosjean klaim FIA istimewakan Hamilton di Silverstone

Next article

Renault: Lantai baru jadi awal dari pembaruan yang akan datang

Renault: Lantai baru jadi awal dari pembaruan yang akan datang
Load comments