Formula 1
R
GP Spanyol
06 Mei
Event berikutnya
65 hari
Selengkapnya:

Wolff Jelaskan Durasi Kontrak Hamilton

Team Principal Mercedes, Toto Wolff, mengungkapkan durasi kontrak satu tahun Lewis Hamilton lantaran kedua belah pihak ingin menunda pembicaraan mengenai 2022 dan seterusnya.

dibagikan
komentar
Wolff Jelaskan Durasi Kontrak Hamilton

Setelah berbulan-bulan tarik ulur soal kesepakatan baru, Senin (8/2/2021), Hamilton dan Mercedes akhirnya mencapai kata sepakat untuk melanjutkan kerja sama di F1 musim ini.

Namun, fakta bahwa pabrikan Jerman serta Hamilton menyetujui kontrak satu tahun memicu dugaan dan spekulasi, sang juara dunia bertahan akan mengakhiri karier balapnya selepas 2021.

Wolff pun langsung membantahnya. Dia mengatakan, durasi kesepakatan datang dari keinginan kedua belah pihak untuk menunda diskusi yang lebih panjang perihal musim 2022 dan ke depannya.

Selain itu, Wolff juga mengatakan Covid-19 yang menginfeksi dirinya serta Hamilton, jadi penyebab di balik tertundanya pembahasan kontrak baru, memaksa Mercedes untuk melakukan perubahan rencana.

“Kami bersama-sama menyepakati kontrak satu tahun,” tutur Wolff.

“Pertama-tama, ada perubahan regulasi yang substansial pada 2022. Kami juga ingin melihat bagaimana dunia berkembang, dan perusahaan. Ditambah, di sisi lain, itu karena kami terlalu lama membahasnya.

“Kami ingin membahas kontrak saat akhir musim, antara balapan Bahrain. Tetapi kemudian, Lewis merasa tidak enak badan. Dan pada akhirnya, kami memulai pembicaraan, tepat sebelum Natal.

“Jadi, penting untuk menyelesaikannya secepat mungkin. Dan dalam hal itu, kami pikir, mari kami tunda diskusi tentang 2022 dan seterusnya.”

Wolff turut menepis anggapan yang menyebut Hamilton menuntut hak veto dalam kontraknya, yakni soal menghindari rekan setim pembalap bintang, seperti Max Verstappen.

“Mengenai klausul spesifik yang ada di media, saya tidak tahu dari mana asalnya karena tidak ada yang benar,” ucap pria asal Austria itu.

“Saya benar-benar membaca tentang ini, dan menurut saya itu menarik. Namun, kenyataannya tidak ada satu pun diskusi tentang klausul khusus pembalap. Dia tidak pernah meminta itu dalam delapan tahun terakhir. Dan itu keputusan tim.

“Dan klausul lainnya tentang bagi hasil. Entah itu datang dari mana. Rumor itu juga tidak berdasar. Jadi, hal itu semua tidak pernah kami diskusikan.”

Baca Juga:

Steiner Yakin Bahrain Gelar Dua Balapan

Artikel sebelumnya

Steiner Yakin Bahrain Gelar Dua Balapan

Artikel berikutnya

Dikontrak Peugeot, Magnussen Tutup Buku untuk F1

Dikontrak Peugeot, Magnussen Tutup Buku untuk F1
Muat komentar