Wolff: Peluang start buruk masih ada

dibagikan
komentar
Wolff: Peluang start buruk masih ada
Adam Cooper
Oleh: Adam Cooper
Diterjemahkan oleh: Ibrahim Haddad
2 Okt 2016 05.36

Bos tim Mercedes, Toto Wolff berkata, Mercedes masih harus memperbaiki prosedur start mereka, dan mengakui salah satu pembalapnya masih berpeluang melakukan start buruk di balapan nanti.

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W06, dan Kimi Raikkonen, Ferrari SF15-T di grid
Toto Wolff, Mercedes AMG F1 Shareholder and Executive Director
Polesitter Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1, second place Nico Rosberg, Mercedes AMG F1
Nico Rosberg, Mercedes AMG F1 W07 Hybrid di grid
Nico Rosberg, Mercedes AMG F1 W07 Hybrid leads at the start of the race
Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W07 Hybrid on the grid
Nico Rosberg, Mercedes AMG F1 W07 Hybrid leads at the start of the race as Nico Hulkenberg, Sahara F
(L to R): Nico Rosberg, Mercedes AMG F1 and team mate Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 in the FIA Pre

Start menjadi momen kritis di persaingan juara dunia F1 tahun ini. Lewis Hamilton dan Nico Rosberg, mengalami masalah start di beberapa balapan yang berbeda.

“Tujuan dari perubahan regulasi adalah untuk memberikan variasi saat start dan memberikan tanggung jawab yang lebih kepada setiap pembalap,” ujar Pembalap.

“Memang, area ini menjadi salah satu yang kami ingin perbaiki untuk tahun depan. Pembalap masih kesulitan menguasai regulasi ini. Jadi ya, resiko itu masih ada.”

Wolff setuju, masalah yang dialami oleh Mercedes mudah terlihat karena sering kali kedua mobil mereka berada di posisi start terdepan – sehingga masalah saat start lebih jelas terlihat, dibandingkan dengan mobil yang berada di barisan tengah.

“Kesalahan kami lebih mudah terlihat saat mobil-mobil kami berada di posisi terdepan. Ketika kami melakukan kesalahan, semua orang dapat melihatnya.”

“Ada performa yang sesungguhnya, ada performa yang hanya sebuah persepsi, kami memiliki data untuk keduanya. Kami memiliki data tersebut, karena Anda dapat memiliki persepsi tingkat reliabilitas dan persepsi performa yang berbeda dari keadaan sebenarnya.

Wolff memperkirakan, balapan di Malaysia akan berlangsung sengit dan ketat. Ia juga memperkirakan faktor reliabilitas dapat mempengaruhi jalannya balapan.

“Saya rasa persaingan akan berjalan terbuka, karena laju long-run setiap tim tidak jauh berbeda.”

“Kami tahu mobil generasi saat ini akan diuji oleh kondisi suhu panas balapan nanti, dan kita akan melihat mobil mana yang akan “selamat” dari ujian itu.”

“Saya kira kami tidak akan memaksakan mobil kami sepanjang durasi balapan. Semuanya masih mungkin, dan tentunya momen start akan menjadi momen penting.”

Artikel Formula 1 berikutnya
Rio Haryanto mendapat kehormatan di Malaysia, berikan piala di podium GP3

Artikel sebelumnya

Rio Haryanto mendapat kehormatan di Malaysia, berikan piala di podium GP3

Next article

Ricciardo yakin dapat bersaing dengan Mercedes

Ricciardo yakin dapat bersaing dengan Mercedes
Load comments

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Event GP Malaysia
Lokasi Sepang International Circuit
Tim Mercedes Shop Now
Penulis Adam Cooper
Tipe artikel Breaking news