Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia

Guanyu Zhou Seharusnya Cetak Poin Beruntun

Rookie Alfa Romeo Guanyu Zhou kehilangan kans mencetak poin beruntun di F1 karena Grand Prix Arab Saudi berjalan rumit. Ia mengalami masalah di garis start sebelum menerima dua penalti saat balapan.

Guanyu Zhou, Alfa Romeo C42

Guanyu Zhou memulai race GP Arab Saudi dari grid ke-12 Sirkuit Corniche Jeddah. Tetapi pembalap Cina ini diganjar penalti stop and go 5 detik karena menyalip Alex Albon (Williams) lewat luar lintasan.

Ia kemudian kembali dapat penalti drive-through lain karena tak melakukan sanksi pertamanya dengan benar. Alhasil, Zhou finis P11, tepat di belakang Lewis Hamilton (Mercedes) atau batas zona poin.

“Dari sisi saya, itu balapan berantakan. Saya pikir mobil cukup cepat untuk memperebutkan poin, tetapi sedikit (kemalangan) dengan start dan penalti drive-through, yang benar-benar memaksa kami untuk sampai ke posisi di mana kami tidak bisa lagi meraih poin,” kata Zhou dilansir Formula1.com.  

Ia juga mengalami isu yang sama seperti di GP Bahrain, di mana anti-stall muncul saat start. Kali ini saat Zhou duel dengan Daniel Ricciardo di chicane awal, menurunkannya ke P18 usai putaran pertama.

Baca Juga:

“Itu tidak ideal, (masalah) pasti dari kokpit, karena kami memiliki problem yang sama seperti di Bahrain, jadi kami harus menyelidiki apa yang terjadi. Kami harus memastikan hal ini tidak terjadi lagi. Kami tidak bisa terus mengalami isu yang sama di Lap 1, turun ke (posisi) terakhir, itu tak ideal,” ujarnya.   

“Namun, hal positif dari balapan, race pace lagi-lagi sangat kuat, jadi saya pikir mobil cukup cepat untuk memperebutkan poin. Saya melakukan recovery yang baik dari P18 dan kami tampak kuat guna meraih beberapa angka lagi.

Guanyu Zhou, Alfa Romeo F1 Team

Guanyu Zhou, Alfa Romeo F1 Team

Foto oleh: Alfa Romeo

“Tetapi (penalti) drive-through membuat kami terlempar jauh ke belakang dan itu terjadi. Mari berharap untuk balapan yang lebih mulus di Australia (8-10 April). Mobilnya sejauh ini terasa bagus, jadi kami bisa kompetitif lagi,” pilot 22 tahun tersebut menambahkan.

Prinsipal Tim Alfa Romeo Frederic Vasseur mengatakan Guanyu Zhou seharusnya mampu membukukan poin jika bukan karena penalti kedua yang diterima di Sirkuit Corniche Jeddah. Itu membuat frustrasi.

“Ini akhir yang mengecewakan untuk malam di mana kami menunjukkan kecepatan bagus. Zhou, yang bangkit dari posisi bawah usai mobilnya mengalami anti-stall akibat kontak dengan Ricciardo di Tikungan 2, akan berada di 10 besar bila tidak dapat penalty drive-through,” ucap Vasseur.

“Itu menyakitkan, tetapi inilah balapan, terkadang hal-hal yang tak diharapkan terjadi. Sekarang yang harus kami lakukan adalah bangkit dan memastikan kami terus memberikan kecepatan seperti di Jeddah dalam balapan-balapan berikutnya,” kata sang prinsipal lagi.  

 

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Aston Martin Konfirmasi Sebastian Vettel Bakal Turun di F1 GP Australia
Artikel berikutnya Lampu Hijau Volkswagen untuk Audi dan Porsche ke F1

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia