F4/SEA Sentul: Indonesia Raya berkumandang, Presley Martono juara di lap terakhir

dibagikan
komentar
F4/SEA Sentul: Indonesia Raya berkumandang, Presley Martono juara di lap terakhir
Cep Goldia
Oleh: Cep Goldia
12 Nov 2016 09.48

Presley Martono akhirnya berhasil mempersembahkan kemenangan kedua bagi Indonesia dalam ajang Formula 4 South East Asia yang akhir pekan ini digelar di Sentul International Circuit, Bogor. Kemenangan di Race 4 diraih dengan penuh perjuangan hingga saat-saat terakhir.

Pemenang Race 4: Presley Martono (INA)
Faine Kahia memberikan selamat kepada pemenang Race 4, Presley Martono
Pemenang Race 4: Presley Martono (INA)
Start Race 4
Presley Martono
Presley Martono
Faine Kahia
Keanon Santoso di depan Isyraf Danish

Meski hujan sudah berhenti, semua peserta di Race 4 memakai ban basah karena lintasan dinilai masih terlalu licin untuk ban slick. Presley memulai balapan dari grid ketiga di belakang Danial Frost dan Faine Kahia yang terlihat kencang di sepanjang akhir pekan ini.

Selepas start, tidak ada insiden besar yang memaksa turunnya safety car seperti di balapan sebelumnya. Pada lap kelima, Khalid Al Wahaibi menjadi yang pertama keluar balapan karena masalah rem. Pembalap asal Oman tersebut kesulitan mengurangi kecepatan mobilnya, melebar di tikungan pertama dan S Kecil, sampai akhirnya memilih kembali ke garasi pit untuk berhenti. Pada paruh pertama lomba yang berlangsung selama 14 lap ini, tiga posisi teratas tidak berubah.

Frost awalnya terlihat akan kembali mendominasi lomba seperti di Race 1. Namun, pembalap asal Singapura tersebut kembali mengalami masalah rem yang membuatnya melaju lurus dan menabrak ban pembatas tikungan pertama. Sebuah pemandangan yang tidak enak dilihat tapi beruntung Frost baik-baik saja.

Kecelakaan Frost membuat Keanon Santoso naik ke posisi tiga dan kembali bersaing ketat dengan Isyraf Danish, sedangkan P1 diperebutkan oleh Kahia dan Presley. Menuju tikungan pertama, Danish mencoba menusuk ke sisi dalam tapi kemudian mengalami oversteer di exit dan memicu tersingkirnya dua peserta lain.

Keanon kehilangan kendali (mungkin akibat refleks dari manuver Danish) dan menabrak tembok. Bukan hanya itu, Chia Wing Hoong yang berada tidak jauh di belakang Keanon dan Danish juga ikut tersingkir dari lomba karena kedua mobil mereka sempat menghalangi exit tikungan pertama.

Seiring waktu, trek semakin mengering dan membuat ban basah yang beralur cepat aus. Presley pun tampak beberapa kali mencari bagian lintasan yang masih basah untuk mendinginkan ban mobilnya.

Sejak Lap 8, Presley terus memangkas jarak dengan Kahia yang sempat mencapai 4,216 detik. Pada lap pamungkas, Kahia masih unggul 1,091 detik. Presley pun memiliki dua pilihan, bermain aman untuk finis di posisi kedua atau terus menyerang dengan resiko mengalami kecelakaan tapi berpeluang menjadi juara pertama di depan masyarakat Indonesia.

Di tikungan terakhir, Presley akhirnya berhasil menyodok ke sisi dalam Kahia meski pembalap dari Selandia Baru tersebut sudah berusaha mencoba langkah-langkah defensif. Di garis finis, Presley menang dengan keunggulan tipis 0,220 detik dari Kahia. Mohammed Nalwala dari India melengkapi posisi podium terakhir.

Hasil fantastis yang dicapai Presley hari ini merupakan kemenangan keduanya musim ini. Sebelumnya, Presley menjadi juara Race 4 di Clark International Speedway, Filipina. Kondisi balapan waktu itu diguyur hujan lebat.

Dua balapan terakhir di Sentul akan digelar esok hari (11/12).

 

Artikel Formula 4 SEA berikutnya
F4/SEA Sentul: Race 2 penuh drama, Gowda menang, Presley dan Keanon terlibat insiden terpisah

Artikel sebelumnya

F4/SEA Sentul: Race 2 penuh drama, Gowda menang, Presley dan Keanon terlibat insiden terpisah

Next article

F4/SEA Sentul: Kahia juara Race 5, Presley Martono kembali naik podium

F4/SEA Sentul: Kahia juara Race 5, Presley Martono kembali naik podium
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 4 SEA
Event Sentul
Sub-event Race 3, Sabtu
Lokasi Sentul International Circuit
Pembalap Presley Martono
Penulis Cep Goldia
Tipe artikel Breaking news