Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia
Breaking news

F4/SEA Sentul: Race 2 penuh drama, Gowda menang, Presley dan Keanon terlibat insiden terpisah

Pagi hari di Sentul diramaikan dengan raungan mobil-mobil Formula 4 SEA yang baru saja menyelesaikan Race 2 yangi penuh insiden.

Akash Gowda merayakan kemenangan Race 2, Sentul
Podium Race 2: Pemenang balapan, Akash Gowda; peringkat kedua, Isyraf Danish; peringkat ketiga, Moha
Pemenang Race 2: Akash Gowda
Pemenang Race 2, Akash Gowda, di podium
Khalid Al Wahaibi
Safety Car di Race 2
Akash Gowda
Mohammed Nalwalla

Start dari grid kedua, Presley langsung menekan pole-sitter Danial Frost. Menuju tikungan ketiga, Chia Wing Hoong melintir dan tersangkut di gravel. Khalid Al-Wahaibi juga sempat kehilangan kendali tapi ia masih bisa melanjutkan lomba. Frost lalu membuat kesalahan di tikungan keempat dan memberi peluang bagi Presley untuk menyalip.

Pembalap asal Singapura tersebut menahan serangan Presley dengan menutup sisi dalam menuju S Kecil. Kedua pembalap terus melaju berdampingan sampai mencapai zona pengereman berikutnya. Sebagian mobil Presley sempat berada di depan mobil Frost dan keduanya mencoba mengerem hingga pada saat-saat terakhir menjelang tikungan ke kanan dari S Kecil.

Pertempuran ketat ini tidak berakhir mulus. Frost ternyata dapat kembali menempatkan mobilnya sejajar dengan Presley saat keduanya mengerem. Untuk menghindari kontak, Presley tidak memaksakan diri mengambil tikungan ke kanan tersebut dan terpaksa memotongnya. Sayangnya, ketika Presley kembali ke lintasan aspal di exit S Kecil, mobil Presley yang baru saja melintasi gravel bertabrakan dengan mobil Frost.

Safety car kemudian diturunkan karena insiden tersebut. Keanon Santoso kemudian dianggap menyalip ketika bendera kuning berkibas. Ketika rombongan pembalap akan mengantri di belakang safety car, Faine Kahia menyalip Keanon untuk naik ke posisi kedua.

Faine yang start dari posisi kesembilan atau terakhir, kemudian memimpin balapan setelah mencuri pimpinan lomba dari Akash Gowda. Di belakang mereka, Keanon terus bertarung dengan Isyraf Danish untuk memperebutkan posisi ketiga.

Beberapa lap kemudian, steward memberikan drive-through penalty bagi Faine. Dengan demikian, ia harus turun ke posisi belakang.

Pada balapan kali ini, kedua pembalap Indonesia harus terhenti karena terlibat dalam dua kecelakaan terpisah. Keanon sedang berada di posisi kedua pada lap terakhir tapi kemudian tertabrak Isyraf Danish di S Kecil. Kemarin, Danish juga terlibat insiden serupa dengan Al-Wahaibi dan kali ini Danish lagi-lagi masih tetap bisa mencapai finis di belakang sang juara, Gowda. Rekan senegara Gowda, Mohammed Nalwala melengkapi tempat podium terakhir.

Drama masih jauh dari berakhir. Di parc ferme, Faine tampak kecewa dan meluapkan emosinya kepada steward. Faine merasa bahwa ia berhak menyalip Keanon saat periode safety car karena sebelumnya sang pembalap asal Indonesia itu merebut posisi Faine secara ilegal. Di sisi lain, Keanon mengaku berniat mengembalikan posisi kepada Faine. 

 

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Para pembalap tiba di Sentul, persiapan F4/SEA terus berlanjut
Artikel berikutnya F4/SEA Sentul: Indonesia Raya berkumandang, Presley Martono juara di lap terakhir

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia