F4 SEA Sepang I: Frost dan Love juara di hari kedua, Martono rookie terbaik pada Race 3

dibagikan
komentar
F4 SEA Sepang I: Frost dan Love juara di hari kedua, Martono rookie terbaik pada Race 3
Aditya Gagat
Oleh: Aditya Gagat
6 Agt 2016 01.00

Danial Frost dan Jordan Love berhasil menjadi juara pada hari kedua, sementara pembalap Indonesia, Presley Martono merebut trofi rookie terbaik pada balapan ketiga ronde pembuka F4 SEA di Sepang.

Podium: Pemenang balapan Danial Frost, Faine Kahia, Akash Gowda
Jordan Love leads at the start
Akash Gowda
Jordan Love
Faine Kahia and Presley Martono
Presley Martono runs out

Race 2

Setelah berhasil memenangkan pertarungan ketat pada balapan 1 hari Jumat, Jordan Love berhasil melakukan start yang baik untuk tetap menjadi pemimpin balapan, di depan Daniel Frost di mobil #66, dan pembalap Indonesia Presley Martono di mobil #32. Berkat kelihaiannya di sektor dua dan tiga, Love berhasil memperbesar keunggulannya menjadi lebih dari satu detik di depan Danial pada putaran pertama. Danial kemudian berhasil mencatat waktu yang hampir sama dengan waktu Love, namun Love yang tetap konsisten dengan raihan catatan waktunya yang cepat, cukup bagi pembalap Australia itu untuk melintas garis finish di peringkat pertama.

Presley Martono, pembalap dari Indonesia, berhasil melakukan start yang baik dan menyalip mobil yang dikemudikan Faine Kahia dari Selandia Baru pada putaran pertama. Namun sayang, pembalap muda Indonesia itu mengalami insiden melintir yang memungkinkan Kahia kembali merebut posisi ketiga. Di belakang rombongan tiga teratas, terjadi pertarungan ketat antara Muhammad Nalwalla (India, #46), Akash Gowda (India, #33), dan Isyraf Danish dari Malaysia. Pertarungan antar ketiganya memang penting untuk merebutkan posisi reverse-grid pada balapan berikutnya. Nalwalla melintas garis finish di depan Gowda dan Isyraf, namun Nalwalla terkena hukuman penalti akibat melanggar prosedur start. Keputusan itu membuat trofi Rookie balapan 2 diberikan kepada Isyraf.

Race 3

Reverse-grid dari hasil pembalap lima teratas pada balapan sebelumnya, membuat Isyraf Danish berada di posisi pole, Gowda di posisi kedua, Kahia ketiga, Danial dan Love di posisi keempat dan kelima. Ketika balapan dimulai, Isyraf melakukan kesalahan prosedur start balapan yang membuatnya turun dari posisi pertama. Gowda memanfaatkan kesalahan yang dilakukan oleh Isyraf dan berhasil memimpin balapan. Pada beberapa tikungan awal, Gowda berhasil menjaga posisinya dari serangan yang dilakukan oleh Love, Kahia, dan Danial. Menggunakan pengalaman dan lajunya yang lebih cepat, Love berhasil merebut pimpinan balapan dari Gowda. Kehilangan posisi pimpinan balapan, Gowda dengan cepat harus berusaha keras menahan tekanan dari Kahia dan Danial. Hal tersebut memungkinkan Jordan membangun keunggulan yang besar di depan.

Namun kejutan kemudian terjadi pada Lap 5, ketika pemimpin balapan harus terhenti di trek dan keluar dari balapan akibat masalah mekanis pada mobilnya. Balapan kemudian kembali memberikan kejutan ketika insiden antara peraih pole, Isyraf dan Muhammad Nalwalla membuat Safety Car turun ke trek selama tiga putaran. Balapan dilanjutkan, dan Gowda terlibat pertarungan sengit dengan Kahia untuk merebutkan posisi kedua di belakang Danial Frost yang mewariskan posisi pimpinan balapan yang ditinggalkan Love. Frost akhirnya berhasil memenangkan balapan, Kahia berhasil memenangkan pertarungan sengit untuk merebut peringkat kedua, dan Gowda melengkapi podium di peringkat ketiga. Pembalap Indonesia, Presley Martono berhasil finish di peringkat keempat dan berhak mendapatkan trofi rookie terbaik pada balapan 3 ini.

Artikel Formula 4 SEA berikutnya
F4 SEA Sepang I: Love rebut kemenangan F4 SEA perdana, Martono finish di peringkat enam

Artikel sebelumnya

F4 SEA Sepang I: Love rebut kemenangan F4 SEA perdana, Martono finish di peringkat enam

Next article

F4 SEA Sepang I: Frost dua kali juara di hari terakhir, Martono naik podium di Race 6

F4 SEA Sepang I: Frost dua kali juara di hari terakhir, Martono naik podium di Race 6
Load comments