Sean Gelael yakin bisa rebut titel Formula 2 2018

Pembalap Indonesia, Sean Gelael, mengungkapkan rencana dan ambisi balapnya di musim 2018.

Sean Gelael, Scuderia Toro Rosso

Gelael, yang saat ini bertengger di posisi ke-15 klasemen sementara Formula 2 2017, berharap bisa menjalani musim yang lebih baik di tahun depan.

"Mudah-mudahan kami bisa menandatangani perjanjian [dengan tim balap] untuk tahun depan agar kami bisa segera melakukan persiapan testing dan segala macamnya," ujarnya kepada Motorsport.com saat ditemui di Austin, Amerika Serikat.

"Yang pasti saya akan membalap di Formula 2, tapi saya berharap bisa mendapatkan kesempatan yang baik."

Saat ditanya kapan ia akan mengeluarkan pengumuman resmi terkait tim untuk musim F2 2018, Gelael berkata: "Saya belum yakin... mungkin sebelum tes atau bisa juga di tengah-tengah tes pascamusim."

Meski belum ada konfirmasi, Prema dirumorkan akan menduetkan Gelael dan pembalap Belanda, Nyck de Vries, untuk musim depan. De Vries yang saat ini masih menjadi pembalap junior McLaren, juga tergabung dalam skuat Jagonya Ayam.

Sejak bergabung ke F2 (dulu GP2) pada 2016, Prema menjelma menjadi tim yang dominan. Hanya dalam dua tahun keikutsertaan mereka di ajang pendukung Formula 1 tersebut, Prema telah merengkuh dua gelar juara pembalap – yang pada musim ini telah diamankan Charles Leclerc – dan satu gelar juara tim.

Di luar F2, Prema sendiri bukan nama yang asing, terlebih karena dominasi mereka di Formula 3 Eropa sejak 2011 yang baru terpatahkan tahun ini oleh Lando Norris dari tim Carlin. Maka tidak heran jika Prema menjadi tim yang paling diincar banyak pembalap.

"Mudah-mudahan, tentu semua pembalap pastinya ingin membalap di tim Prema," ujar Gelael saat ditanya peluangnya bisa membalap di tim Italia tersebut.

"Saya pikir semua pembalap saat ini sedang menghubungi Prema [tertawa]. Jika saya mendapatkannya, maka kami akan mencoba melakukan yang terbaik di musim depan dan kita lihat saja bagaimana kelanjutannya."

Gelael melakukan debutnya di GP2/F2 pada tengah musim 2015, saat itu bersama tim Carlin. Raihan terbaiknya hingga saat ini adalah podium kedua di Feature Race Austria pada satu tahun yang lalu. Di klasemen sementara musim 2017, Gelael saat ini baru mengemas total 17 poin.

Kendati demikian, saat ditanya apakah ia siap menjadi penantang titel F2 2018, Gelael menjawab: "Ya. Tahun depan adalah tahun ketiga saya. Jadi saya pikir, itulah waktu yang tepat untuk melakukannya."

Persiapan FP1 Meksiko

Di tahun 2017, Gelael juga berkesempatan menjajal mobil F1 STR12 milik tim Toro Rosso. Gelael mendapatkan empat jatah FP1. Setelah Singapura, Malaysia, dan Amerika Serikat, Gelael akan kembali turun di sesi latihan pembuka GP Meksiko akhir pekan ini.

"Tentu kondisinya akan berbeda [dibandingkan Austin], seperti lokasinya yang terletak di dataran tinggi, karakteristik sirkuit, dan zona pengereman yang besar," tambahnya.

"Sepertinya akan cocok buat saya, tapi kita lihat saja."

Wawancara eksklusif oleh Erwin Jaeggi

1/9

Foto oleh: FIA Formula 2

3/9

Foto oleh: FIA Formula 2

5/9

Foto oleh: FIA Formula 2

6/9

Foto oleh: Sutton Images

7/9

Foto oleh: FIA Formula 2

8/9

Perayaan juara Charles Lecerc, Prema

Foto oleh: FIA Formula 2

9/9

Charles Leclerc, PREMA Powerteam

Foto oleh: FIA Formula 2
Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan FIA F2 , Formula 1
Pembalap Sean Gelael
Tipe artikel Breaking news
Tag berita f1, berita f2, sean gelael