Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia
FIA F2 F2 Italia

Felipe Drugovich Tak Sangka Bisa Klaim Titel F2 2022

Pembalap MP Motorsport, Felipe Drugovich, mengaku terkejut jadi juara Formula 2 musim ini, walau alami kegagalan finis saat Sprint Race.

Felipe Drugovich, MP Motorsport

Balapan sang driver harus berakhir prematur setelah mobilnya dilanda kerusakan suspensi. Ini akibat kontak dengan Amaury Cordeel pada lap pertama di Autodromo Nazionale Monza, Sabtu (10/9/2022).

Tak dapat melanjutkan lomba, Drugovich pun dipaksa menonton rival utama, Theo Pourchaire, yang berpotensi membawa penentuan titel ke seri pemungkas Formula 2 di Yas Marina, Abu Dhabi pada November mendatang.

Akan tetapi, Pourchaire akhirnya malah finis ke-17. Dengan demikian, Durgovich sah dinyatakan sebagai kampiun. Tahun ini, performanya begitu dominan. Lima kemenangan berhasil diklaimnya, membuat dia koleksi 239 poin.

“Itu tidak seperti yang saya harapkan. Pada awalnya saya sedikit gugup, karena Theo memulihkan beberapa posisi. Tetapi ya, pada akhirnya cukup sulit baginya untuk naik,” kata Drugovich.

“Perasaannya sama, berada di dalam mobil akan terasa tidak nyata. Saya pikir saya akan sangat menikmati ini untuk waktu yang lama.”

Felipe Drugovich, MP Motorsport

Felipe Drugovich, MP Motorsport

Foto oleh: Formula Motorsport Ltd

Drugovich tak menampik, bahwa ada perasaan luar biasa dirinya sukses menjadi juara Formula 2 2022. Dia bahkan butuh sedikit waktu untuk menyadari momen yang membanggakan dalam hidupnya ini.

“Seperti yang saya katakan sebelumnya, saya pikir ketika Anda memulai, Anda selalu bermimpi berada di F1. Tetapi ketika Anda melewatinya, Anda menyadari betapa juga sulitnya menjadi juara F2,” tuturnya.

“Itu semua yang bisa Anda lakukan untuk menyamai mimpi itu dan tentunya menjadi mimpi juga untuk menjadi juara F2.

“Sejak saya masih kecil, saya sudah memimpikan momen ini dan rasanya tidak nyata berada di sini.”

Baca Juga:

Mengomentari tentang Sprint Race yang dimenangi oleh Juri Vips (HitechGP), Drugovich mengatakan, dirinya hanya berusaha untuk main aman saat memulai balapan memulai dari posisi ke-12, dua tempat di depan Pourchaire.

“Pertama-tama saya melakukan start bagus. Saya tidak sepenuhnya aman, saya hanya berusaha untuk aman,” ucap Drugovich.

 

“Saya kira dia (Cordeel) melihat saya di sana, mungkin dia tidak, atau mungkin dia melakukannya dan hanya melebar.

“Tapi saya pikir di beberapa titik, saya mengeluarkan setengah dari mobil dari lintasan hanya untuk menghindarinya dan kemudian dia terus keluar.

“Suspensinya rusak dan saya sedikit sedih. Namun, ada akhirnya saya pikir itu adalah cara yang baik untuk merayakannya dari pit wall.

“Kami harus melihat pada hal-hal baik dan itu berbeda.”

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Hasil Feature Race F2 Italia: Drama Warnai Kemenangan Daruvala
Artikel berikutnya Jack Doohan Miliki Potensi Besar ke F1

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia