Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia

Eks Pembalap Akademi Ferrari Marcus Armstrong Pindah ke Hitech

Marcus Armstrong takkan memperkuat DAMS pada Formula 2 2022. Mantan anggota Ferrari Driver Academy itu menerima tawaran untuk bergabung dengan Hitech Grand Prix.

Race winner Marcus Armstrong, Dams

Foto oleh: Simon Galloway / Motorsport Images

Armstrong mulai membela DAMS sejak awal musim 2021. Sebelumnya, pembalap muda Inggris tersebut bersama ART Grand Prix dan berhasil menempati peringkat ke-13 dalam tahun debutnya di kejuaraan F2 2020.

Berharap menuai hasil lebih baik, Armstron pun hijrah ke DAMS. Namun, performanya terbilang jauh dari kata konsisten. Meski dia memetik satu kemenangan di Jeddah serta podium kedua di Silverstone.

Debutnya sebagai pembalap Hitech Grand Prix sebenarnya telah dimulai saat mewakili tim pada tes pascamusim di Abu Dhabi akhir tahun lalu. Dari enam sesi yang dijalaninya, sang pembalap tiga kali menembus 10 besar.

Baca Juga:

“Saya senang bergabung dengan Hitech musim ini di Formula 2,” kata Armstrong mengutip laman resmi FIAFormula2.com.

“Team Principal, Oliver Oakes, membawa saya ke Eropa beberapa tahun yang lalu dan saya melihat Hitech di masa-masa awal. Sejak itu, tim berubah menjadi salah satu kekuatan di Formula 2 dan 3.

“Saya tak sabar untuk bekerja dengan sekelompok orang yang sukses dan memberikan semua yang saya miliki di tim Hitech tahun ini.”

Pekan lalu, Armstrong memutuskan untuk meninggalkan Ferrari Driver Academy. Dia telah bergabung dalam program pembalap muda skuad Kuda Jingkrak sejak 2017.

Pada tahun yang sama itu pula, Armstrong mencatatkan penampilan perdana di balap single-seater, dengan memenangi kejuaraan Formula 4 Italia. Dia juga keluar sebagai runner-up ADAC F4.

Musim 2018, Armstrong menduduki peringkat kelima di Formula 3 Eropa. Setahun berselang, dia jadi penantang dalam perebutan titel F3 2019, menuntaskan kejuaraan di belakang Robert Shwartzman.

 

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Van Amersfoort Pilih Jake Hughes untuk F2 2022
Artikel berikutnya Oscar Piastri Raih Penghargaan Sir Jack Brabham

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia