EKSKLUSIF: Gelael pertimbangkan pensiun balap usai 2019

dibagikan
komentar
EKSKLUSIF: Gelael pertimbangkan pensiun balap usai 2019
Oleh:
Co-author: Oleg Karpov
25 Nov 2018 16.45

Pembalap Indonesia, Sean Gelael, secara eksklusif mengungkapkan kepada Motorsport.com bahwa 2019 dapat menjadi tahun terakhir dalam karier balapnya.

Simak wawancara eksklusif Motorsport.com dengan Gelael dari Abu Dhabi lewat galeri foto berikut...

Slider
List

Tahun depan Anda ingin bertahan di Formula 2 bersama Prema. Apa targetnya?

Tahun depan Anda ingin bertahan di Formula 2 bersama Prema. Apa targetnya?
1/6

Foto oleh: FIA Formula 2

"Ya, saya pikir itu tak lama lagi [akan diumumkan Prema], seperti yang sudah diberitakan, tapi pada dasarnya saya memikirkan satu tahun terakhir di F2, itu akan menjadi tahun keempat saya.

"Maksud saya, kita cukup bisa melihat ke mana arah karier saya, Anda tahu. Tapi saya pikir kami ingin menyelesaikannya dengan musim yang baik dan Prema tahun ini bertarung untuk posisi keempat kejuaraan di balapan terakhir dan itu bukan yang mereka inginkan juga.

"Jadi semoga tahun depan dengan tim yang kami miliki dan juga dengan hasil yang lebih baik dari saya, kami dapat bangkit untuk memperebutkan titel kejuaraan bagi tim dan tentunya lima besar pembalap bagi saya."

Awal tahun ini Anda mengatakan "realistis" untuk mengincar posisi lima besar. Apakah tahun depan berarti Anda harus bertarung untuk memperebutkan titel F2?

Awal tahun ini Anda mengatakan "realistis" untuk mengincar posisi lima besar. Apakah tahun depan berarti Anda harus bertarung untuk memperebutkan titel F2?
2/6

Foto oleh: FIA Formula 2

"Jelas, itulah tujuan akhirnya tetapi saya sekarang hanya mencoba untuk menjalani setiap balapan dengan cara yang baik. Pendekatannya seperti itu, tapi jelas tujuan akhirnya ​​seperti yang telah saya katakan sejujurnya kepada Anda, saya harus berada di posisi lima besar di kejuaraan untuk berpikir melanjutkan balapan atau tidak."

Benarkah Anda mempertimbangkan berhenti balapan setelah 2019?

Benarkah Anda mempertimbangkan berhenti balapan setelah 2019?
3/6

Foto oleh: Andy Hone / LAT Images

"Ya. Maksud saya, tidak hanya Formula 1 tapi apa pun itu dalam balapan. Jadi ya, Anda harus realistis dengan itu.

"Oke, kami memiliki sponsor dari rumah [Indonesia] tetapi sekali lagi, itu tidak pernah murah, bukan? Dengan jumlah uang sebanyak itu, Anda bisa melakukan jauh lebih banyak hal di dunia ini, jadi kita harus realistis dalam hal itu.

"Tapi jelas ini telah menjadi investasi yang panjang bagi pengemudi manapun. Mulai dari masih anak kecil sampai saya berumur 23 tahun depan. Anda tidak ingin menyia-nyiakannya juga, itu sebabnya kami hanya mencoba melakukan yang terbaik tahun depan dan melihat dari sana."

Jadi tahun depan Anda akan menentukan akan berhenti atau lanjut balapan?

Jadi tahun depan Anda akan menentukan akan berhenti atau lanjut balapan?
4/6

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

"Ya. Ya."

Apakah 2019 sudah pasti akan menjadi musim terakhir Anda di F2?

Apakah 2019 sudah pasti akan menjadi musim terakhir Anda di F2?
5/6

Foto oleh: FIA Formula 2

"Ya. Pastinya tidak ada tahun kelima. Saya rasa itu terlalu lama, terlalu lama untuk menjadi seorang veteran."

Jika Anda berhasil mencapai hasil yang bagus, apakah tertarik untuk tampil di kejuaraan lain?

Jika Anda berhasil mencapai hasil yang bagus, apakah tertarik untuk tampil di kejuaraan lain?
6/6

"Kita lihat saja nanti. Maksud saya, ya, saya bisa mengatakannya saat ini tetapi jelas kita akan lihat saja nanti. Kesempatan-kesempatan akan muncul nanti jika Anda melakukan pekerjaan dengan baik. Jadi ya, kita hanya harus melakukan pekerjaan dengan baik terlebih dahulu."

Baca Juga:

Laporan tambahan oleh Erwin Jaeggi

Next article
F2 Abu Dhabi: Fuoco menang sprint race, Gelael tabrakan

Artikel sebelumnya

F2 Abu Dhabi: Fuoco menang sprint race, Gelael tabrakan

Next article

Klasemen akhir pembalap dan tim F2 2018

Klasemen akhir pembalap dan tim F2 2018
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1 , FIA F2
Event Abu Dhabi
Pembalap Sean Gelael
Tim Prema Powerteam
Penulis Aditya Gagat