Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia

Gelar Juara F3 Jadi Tekanan Positif bagi Dennis Hauger di F2

Mulai turun di Formula 2, Dennis Hauger menyebut setiap tekanan yang dialamatkan kepadanya terkait status juara F3 musim lalu, tidak akan berdampak serius.

Champion Dennis Hauger, Prema Racing celebrates in parc ferme

Dennis Hauger resmi promosi ke Kejuaraan FIA Formula 2 mulai musim 2022 nanti. Gelar dari Kejuaraan FIA Formula 3 2021 yang direbut pembalap asal Norwegia tersebut membuat Prema Racing menariknya untuk F2 musim ini.

Hauger memang tampil luar biasa bersama Prema di F3 2021 lalu. Sembilan podium dan empat kemenangan dari 20 race (dalam tujuh putaran) membuat tim mana pun sulit untuk tidak meliriknya.

Prema beruntung mampu mempertahankan pembalap berusia 18 tahun itu untuk F2 2022. Musim ini, Hauger menggantikan posisi Oscar Piastri, juara F3 2020 dan F2 2021, yang kini menjadi reserve driver Alpine F1 Team di Formula 1.

Menggantikan posisi pembalap sekelas Piastri serta statusnya yang naik ke F2 sebagai kampiun F3, jelas menjadi tantangan tersendiri bagi Hauger. Namun, ia bersikukuh tidak akan terpengaruh dengan ekspektasi maupun tekanan dari luar.

“Mungkin akan ada (tekanan). Tetapi pada akhirnya saya harus fokus pada diri sendiri. Saya lihat itu bukan masalah serius. Justru saya nilai sebuah hal yang positif karena itu berarti orang tahu saya mampu membalap dengan baik,” ucapnya seperti dikutip laman fiaformula2.com.

“Saya hanya harus terus bekerja dan tidak akan memikirkan apa yang terjadi di sekitar. Saya tidak ingin menyebut target tertentu. Namun, tujuan saya membalap jelas ingin menang dan saya di sini untuk menjadi yang teratas.”

Hauger mengaku saat ini ia hanya ingin segera melakukan tes pramusim dan fokus pada bagaimana mendapatkan paket mobil terbaik. Menurutnya, setelah balapan pertama barulah ia bisa melihat di mana posisi dan target yang akan diincarnya.

Baca Juga:

FIA F2 2022 akan dimulai dengan tes pramusim di Sakhir, Bahrain, pada 2-4 Maret. Dua pekan setelah itu, putaran pertama akan digelar di tempat yang sama (18-20 Maret). FIA F2 2022 akan terdiri dari 13 putaran atau 26 race (Sprint Race dan Feature Race).

Saat debut di F3 pada 2020 bersama Hitech Grand Prix, Hauger hanya mampu merebut 14 poin dan sekali naik podium. Baru pada musim keduanya di F3, pembalap Akademi Red Bull tersebut mampu menggila bersama Prema.

Kendati belum mematok target pada musim pertamanya di F2 nanti, Hauger percaya adaptasi tetap diperlukan meskipun ia masih berada di tim yang sama.

“Hubungan saya dan tim sangat bagus pada 2021. Jadi, saya percaya hal tersebut bisa berlanjut di F2. Anda pasti akan lebih nyaman saat bekerja dengan tim yang sudah Anda kenal sebelunya,” tutur Dennis Hauger.

“Kami sudah menjalani tes post-season yang bagus dan saya merasa nyaman di atas mobil selama tiga hari tes. Tinggal bagaimana melanjutkan pengembangan mobil sebelum musim dimulai. Kami tinggal membenahi beberapa masalah kecil yang saya yakini bisa tuntas.”

Di F2 2022 nanti, Dennis Hauger akan memiliki rekan setim yang jauh lebih berpengalaman. Jehan Daruvala bakal menjalani musim ketiganya di F2 pada tahun ini.  

“Bagi saya itu menjadi awal yang bagus untuk memulai musim karena saya bisa belajar banyak dari Daruvala dari dua musim yang sudah dijalaninya di Formula 2. Saya ingin kami berdua bisa sama-sama di puncak saat musim berjalan nanti,” kata Hauger.

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Richard Verschoor Ditarik Trident, Grid F2 2022 Lengkap
Artikel berikutnya Ini yang Bikin FIA Formula 2 2022 Lebih Menarik

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia