Formula 1
R
GP Spanyol
06 Mei
Event berikutnya
66 hari
MotoGP
12 Mei
Event berikutnya
73 hari
Formula E WRC
R
Rally Sweden
11 Feb
Dibatalkan
WEC
R
Sebring
17 Mar
Dibatalkan
R
Spa-Francorchamps
29 Apr
Event berikutnya
59 hari
Selengkapnya:

Guanyu Zhou: Perubahan Format F2 Bikin Pembalap Stres

Guanyu Zhou mengaku kebingungan sekaligus tertekan menghadapi format baru Formula 2 yang diberlakukan mulai musim 2021. Pembalap Cina tersebut tak tahu mesti memulai balapan sebagai pole position atau ada di P10.

dibagikan
komentar
Guanyu Zhou: Perubahan Format F2 Bikin Pembalap Stres

Mulai lomba perdana di Bahrain akhir Maret mendatang, bakal digelar tiga balapan pada akhir pekan. Dua kali sprint races sejauh 120 km (45 menit) dilangsungkan pada Sabtu, lalu feature race sejauh 170 km (60 menit) di hari Minggu.

Posisi start untuk sprint race pertama diputuskan dari kualifikasi, Jumat, di mana posisi 10 teratas memulai secara reverse order dengan urutan yang dibalik. Mereka yang finis pertama, mendapat start paling belakang.

Hasil sprint race pertama digunakan untuk patokan pada adu kecepatan kedua. Ada rotasi lagi dalam awalan di grid bagi penghuni 10 besar. Kualifikasi Jumat akan dipakai untuk feature race.

Pada tahun-tahun sebelumnya, pembalap yang meraih pole position saat kualifikasi Jumat, bakal diganjar empat poin. Pada dua sprint race, nilai yang diberikan pada pembalap delapan teratas adalah 15,12,10,8,6,4,2,1. Lalu feature race, delapan pilot tercepat diganjar masing-masing 25,18, 15, 12, 10, 8, 6, 4, 2, 1.

“Saya kira perubahan akan sangat menarik bagi semua yang menonton. Bagi kami, itu akan membuat sangat stres,” kata Zhou.

“Saya masih tak yakin apakah lebih baik meraih pole saat kualifikasi atau untuk P10. Saya kira saya akan meraih pole untuk poin ekstra empat.”

Baca Juga:

Pembalap UNI Virtuosi percaya bahwa situasi akan lebih menarik dengan lebih banyak poin yang diperebutkan setiap pekan.

“Saya kira itu akan lebih ketat di kejuaraan. Anda tak bisa lagi mengalami kualifikasi buruk atau masalah teknik dalam satu balapan,” tuturnya.

Juara bertahan Formula 2, Oscar Piastri, akan berdebut di F2 bersama Prema. Ia menilai para pembalap yang bagus saat kualifikasi akan memiliki keuntungan.

“Secara adil, kualifikasi tidak akan berubah. Anda ingin menjadi seseorang yang meraih pole position. Feature race bernilai banyak poin pada akhirnya. Ditambah lagi, Anda mendapat empat poin dari pole,” ia menuturkan.

“Sungguh menarik bagaimana mereka melakukannya. Khususnya, untuk balapan pertama pada Sabtu. Jika Anda mendapat pole, jauhi masalah pada balapan pertama. Kemudian mulai balapan kedua sebagai pole, berkat reverse grid, kemudian Anda punya dua balapan di mana Anda bisa start di depan. Itu bisa jadi sangat penting.

“Saya kira dalam hal ini para pembalap yang hebat kala kualifikasi mendapat keuntungan. Itu akan sangat menyenangkan.”

Pilot ART Grand Prix, Christian Lundgaard, berharap pendistribusian poin dengan model baru akan menguntungkan bagi tim-tim papan tengah.

“Rasanya sedikit gila berlatih, kemudian lolos kualifikasi dan pindah ke spot lain saat Anda di posisi 10 besar. Ini memberi tim-tim besar kesempatan untuk berkompetisi dan memenangi balapan. Tapi juga berbuah positif untuk para pembalap yang konsisten, di mana sesuatu yang tak saya miliki selama beberapa tahun terakhir,” tuturnya.

“Kalau Anda finis di tiga teratas atai lima terdepan setiap balapan, Anda akan selalu mencetak poin bagus dan Anda akan berada di posisi bagus untuk kejuaraan hingga akhir musim.”

 

Masa Depan Campos Racing sebagai Tim Sudah Terjamin

Artikel sebelumnya

Masa Depan Campos Racing sebagai Tim Sudah Terjamin

Artikel berikutnya

Sudah Raih Kemenangan, Zhou Tanpa Beban di F2 2021

Sudah Raih Kemenangan, Zhou Tanpa Beban di F2 2021
Muat komentar