Shwartzman Cemas Tak Bisa Bersaing di Kualifikasi

Robert Shwartzman mengeluhkan pace mobilnya dalam tes Formula 2 di Sirkuit de Catalunya, Barcelona. Favorit juara dunia tersebut berharap timnya bisa memperbaiki masalah sehingga bisa cepat di kualifikasi.

Shwartzman Cemas Tak Bisa Bersaing di Kualifikasi

Pembalap Prema Racing tersebut bertengger di peringkat kesembilan waktu lap terbaik. Selisih waktunya lebih dari 0,5 detik daripada pacesetter, Felipe Drugovich (UNI-Virtuosi), yang membukukan 1 menit 27,945 detik.

Pemuda Rusia itu bahkan kalah dari rekan setimnya, Oscar Piastri, runner-up program tersebut dengan selisih 0,16 detik dari Drugovich. Selepas uji coba, Shwartzman, mengungkapkan kekecewaannya. Ia mengajak kru untuk menganalisis masalah yang menghambat menemukan standar kecepatan dalam kualifikasi.

“Sayang sekali, saya tidak sepenuhnya puas dengan jalannya uji coba. Isu utama adalah pace kualifikasi di mana belum cukup bagus buat saya,” ujarnya.

Baca Juga:

“Saya perlu memahami apa yang terjadi dan alasan kami tidak bisa mengelola waktu lap lebih baik saat laju performa. Namun, di luar itu, saya kira kami cukup kuat di sana. Saya gembira dengan manajemen balapa dan simulasi sangat positif.”

Pembalap yang kini duduk di peringkat kedelapan setelah finis pada urutan keempat dan ketujuh F2 Bahrain, ingin lebih maju demi membuka kans juara. Grand Prix Monako, 20-22 Mei, bisa jadi titik bangkitnya asalkan kencang di kualifikasi.

“Start bercampur, grip level sangat rendah tapi kami pastinya membuat beberapa yang bagus dan manajemen start cukup bagus. Jadi fokus pada kualifikasi. Kami harus menganalisis dan memahami isu karena kami butuh berkembang,” tuturnya.

“Balapan berikutnya adalah Monako dan sangat penting kualifikasi yang tepat di sana.”

Robert Shwartzman, Prema Racing, Felipe Drugovich, Uni-Virtuosi and Guanyu Zhou, Uni-Virtuosi Racing

Robert Shwartzman, Prema Racing, Felipe Drugovich, Uni-Virtuosi and Guanyu Zhou, Uni-Virtuosi Racing

Photo by: Mark Sutton / Motorsport Images

Piasatri membenarkan bahwa hasil tes tidak sepenuhnya seperti yang ekspektasi tim. Pemenang lomba pembuka F2 2021 tersebut menguji beberapa komponen yang sebagian tidak berfungsi dalam setelan mobil.

“Tes ini sedikit naik turun di mana sangat rendah pada awalnya, tapi kami sangat sukses pada hari terakhir,” rookie itu menjelaskan.

“Kami memperbaiki beberapa hal yang tidak berfungsi seperti yang kami inginkan dan pace kami sangat bagus sehingga sungguh menyenangkan mengakhiri dengan catatan bagus seperti itu. Kami menguji banyak hal. Beberapa bekerja, beberpa tidak, tapi saya gembira bahwa kami menemukan solusi bagus dan kami tampak cepat.

“Sangat positif kami memanfaatkan sebagian besar kesempatan terakhir dalam tes musim ini.”

dibagikan
komentar
Tes F2 Barcelona: Drugovich Puncaki Hari Terakhir

Artikel sebelumnya

Tes F2 Barcelona: Drugovich Puncaki Hari Terakhir

Artikel berikutnya

Viscaal Resmi Perkuat Trident di F2 2021

Viscaal Resmi Perkuat Trident di F2 2021
Muat komentar