EKSKLUSIF: CEO Formula 2 respons masalah mobil baru

dibagikan
komentar
EKSKLUSIF: CEO Formula 2 respons masalah mobil baru
Oleh: Jack Benyon
26 Jun 2018 08.47

Mobil Formula 2 2018 telah menghasilkan balapan yang menarik tahun ini tapi juga dirundung masalah reliabilitas dan kopling yang menyulitkan. Berikut wawancara eksklusif Motorsport.com dengan CEO F2, Bruno Michel.

Ada banyak pembicaraan tentang halo dan introduksinya. Apakah kecelakaan Tadasuke Makino di Barcelona berarti Anda senang dengan keputusan Anda untuk memasang halo?

Benar. Ketika kami mulai merancang mobil baru tahun lalu dan FIA datang dengan perangkat halo, kami cukup senang menjadi yang pertama memasangnya di mobil kami dan pada awalnya, orang-orang berbicara tentang apakah itu efisien dan apakah itu terlihat bagus. Pada akhirnya, itu telah terbukti efisien dan Barcelona adalah contoh yang sangat baik dan tidak ada lagi yang bicara itu tidak terlihat bagus. Sekarang semua orang sudah terbiasa, terlihat bagus di mobil kami dan F1 juga, ini adalah perangkat keselamatan yang sangat bagus. Ketika ada sesuatu yang baru di tampilan mobil, selalu ada diskusi, mengatakan hal-hal seperti ini. Sekarang saya pikir semua orang telah terbiasa dengan cepat dan halo sudah teruji.

Kualitas para pembalap di Formula 2 tahun ini sering diperbincangkan. Beberapa orang mengatakan bahwa tahun ini F2/GP2 memiliki barisan pembalap terbaik dalam sejarahnya. Apa pendapat Anda?

Pertama, saya pikir kami memiliki balap fantastis sejak awal tahun. Setiap balapan seru, banyak aksi, seperti yang kami inginkan. Idenya adalah selalu memiliki balapan yang seru karena kami berlomba di depan kerumunan Formula 1, dan satu-satunya cara untuk memastikan mereka memperhatikan kami adalah jika kami memiliki balapan yang bagus. Sejak awal tahun ini sudah sangat menakjubkan dan tentu saja pujian untuk mobil, karena tidak mudah untuk menciptakan mobil yang dapat menempel mobil di depannya dengan sangat dekat tanpa kehilangan downforce sedikit pun. Pujian untuk mobil, mesin, ban, DRS dan tentu saja pembalap yang telah melakukan pekerjaan fantastis sejak awal musim. Apakah sekarang ini adalah level [bakat] pembalap terbaik yang pernah kami miliki, termasuk dulu di GP2, sulit untuk dikatakan, tapi pastinya kami memiliki pembalap yang sangat kuat tahun ini dan yang juga menarik adalah kami bukan hanya memiliki beberapa pembalap yang berpengalaman, tetapi juga beberapa pemula yang melakukan pekerjaan yang sangat bagus. Ini adalah diskusi selama bertahun-tahun di mana orang-orang mengatakan untuk menang di F2, Anda memerlukan banyak pengalaman. Tidak, jika Anda memiliki rookie yang tepat, Anda tidak membutuhkan [pengalaman]. Jika Anda melihat Charles [Leclerc] tahun lalu, Lando [Norris], George [Russell], Anda melihat orang-orang ini melakukan pekerjaan dengan baik dan bertarung dengan Artem [Markelov]. [Alexander] Albon, [Nyck] de Vries berada di musim kedua mereka, jadi akan sangat menarik untuk melihat siapa yang akan menang tetapi mereka semua melakukan pekerjaan hebat di lintasan.

Baca Juga:

Beberapa pembalap mengatakan bahwa masalah reliabilitas dapat mempengaruhi hasil kejuaraan pada akhir tahun. Apakah menurut Anda itu masalah besar?

Nomor satu, ini adalah mobil baru dan mesin baru. Kami sudah menguji dan mengembangkan mobil cukup sering. Kami telah melakukannya dengan mobil pengembangan selama musim dingin dan di semua tes resmi. Tentu saja Anda belajar lebih banyak hal ketika Anda melakukan pengujian dengan 20 mobil daripada yang Anda lakukan hanya dengan satu mobil. Jadi saya akan mengatakan bahwa itu cukup alami bahwa ada beberapa masalah teknis yang harus diperbaiki, sedikit demi sedikit, dan kami sedang mengusahakannya. Apakah ini dapat mempengaruhi hasil kejuaraan, saya pikir ini benar-benar mustahil untuk dikatakan. Pada akhirnya, dan ada banyak diskusi tentang segala hal, misalnya diskusi, orang-orang membicarakan tentang grid terbalik [untuk sprint race]. Mereka katakan itu tidak bagus karena tidak menunjukkan kapasitas pengemudi yang sebenarnya. Apa pun yang Anda lakukan, meskipun ada masalah dengan mobil, pengemudi terbaik selalu menang. Dalam sepanjang sejarah GP2, saya belum pernah melihat seorang pengemudi tidak menang karena masalah teknis. Pada akhirnya, apa yang kami miliki adalah apa yang kami miliki dan kami sedang berusaha. Saya benar-benar tidak khawatir bahwa ini dapat mengubah hasil akhir kejuaraan. Semua orang memiliki mobil yang sama, dan itu tidak mudah dikendarai. Mobilnya memiliki bantuan elektronik yang sangat terbatas karena alasan biaya. Beberapa pengemudi mengambil yang terbaik dari itu dan beberapa tidak, tetapi pada akhirnya pembalap terbaik bisa menang.

Apa yang Anda rencanakan untuk memperbarui mobil dalam waktu dekat?

Kami memiliki beberapa masalah, satu berkaitan dengan reliabilitas dan satu hal yang berkaitan dengan start balapan tentunya. Pada kedua hal itu, kami telah membuat langkah besar. Oke, kami mengetahui di Bahrain bahwa kami memiliki beberapa masalah. Balapan-balapan di Baku dan Bahrain fantastis, saya pikir pembalap terbaik ada di depan. Jika Anda melihat Bahrain, pertarungan antara Lando dan Artem sangat fantastis dan saya yakin itu akan menjadi sesuatu yang akan kita miliki [lagi].

Setelah itu kami membuat langkah besar di Barcelona. Kami mengatasi 80 atau 90 persen masalah, dan kami memiliki langkah lain untuk Paul Ricard, di mana semuanya harus mengatasi kedua masalah ini. Saya hanya bisa mengulang, itu adalah mobil yang tidak mudah dikendarai dan itu memang disengaja, kami ingin memastikan pembalap siap untuk F1 ketika mereka keluar dari F2, dan kami akan selalu menjadi semacam tanggung jawab atas pengemudi untuk memastikan mereka melakukan pekerjaan dengan benar. Setelah itu, jika mereka muncul dengan alasan, mengatakan 'kami tidak bisa karena ini, kami tidak bisa karena itu', mereka perlu melihat diri mereka sendiri untuk memulai.

Apakah semua pembaruan mobil kemungkinan terkait dengan perangkat lunak dan ECU atau apakah ada rencana untuk mengubah bagian lain juga?

Tidak ada bagian yang berubah karena tidak ada masalah dengannya. Saya bisa sedikit lebih detail jika Anda berbicara tentang masalah pada start, ada beberapa cara yang kami tingkatkan. Salah satunya adalah yang sudah kami lakukan dan kami membuat beberapa perubahan tambahan pada kontrol kopling. Jadi itu murni pengembangan perangkat lunak. Hal lainnya adalah kami sudah memperbaiki manajemen mesin. Mesinnya sangat aman, tetapi kami masih berpikir bahwa kami dapat meningkatkannya, dan itu adalah pekerjaan kami dan perusahaan yang menjalankan elektronik untuk kami. Kami semua bekerja pada arah yang sama dan perbaikan mereka telah dilakukan untuk Barcelona dan Monako serta akan diselesaikan di Le Castellet.

Slider
List

Tadasuke Makino, RUSSIAN TIME and Nirei Fukuzumi, BWT Arden crash

Tadasuke Makino, RUSSIAN TIME and Nirei Fukuzumi, BWT Arden crash
1/10

Tadasuke Makino, RUSSIAN TIME and Nirei Fukuzumi, BWT Arden crash

Tadasuke Makino, RUSSIAN TIME and Nirei Fukuzumi, BWT Arden crash
2/10

Arjun Maini, Trident

Arjun Maini, Trident
3/10

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Arjun Maini, Trident

Arjun Maini, Trident
4/10

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Antonio Fuoco, Charouz Racing System, Artem Markelov, RUSSIAN TIME

Antonio Fuoco, Charouz Racing System, Artem Markelov, RUSSIAN TIME
5/10

Foto oleh: FIA Formula 2

Nyck De Vries, PREMA Racing

Nyck De Vries, PREMA Racing
6/10

Foto oleh: FIA Formula 2

Nyck De Vries, PREMA Racing

Nyck De Vries, PREMA Racing
7/10

Foto oleh: Joe Portlock / LAT Images

Ralph Boschung, MP Motorsport. Tadasuke Makino, RUSSIAN TIME. Santino Ferrucci, Trident, Nyck De Vries, PREMA Racing

Ralph Boschung, MP Motorsport. Tadasuke Makino, RUSSIAN TIME. Santino Ferrucci, Trident, Nyck De Vries, PREMA Racing
8/10

Foto oleh: FIA Formula 2

Lando Norris, Carlin

Lando Norris, Carlin
9/10

Foto oleh: FIA Formula 2

Podium: Lando Norris, Carlin, Antonio Fuoco, Charouz Racing System, Louis Deletraz, Charouz Racing S

Podium: Lando Norris, Carlin, Antonio Fuoco, Charouz Racing System, Louis Deletraz, Charouz Racing S
10/10

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Mobil-mobil mogok di grid pada start balapan telah menyebabkan para pembalap menjadi khawatir adanya potensi kecelakaan dan itu adalah masalah keselamatan. Apakah itu menjadi faktor motivasi Anda untuk memperbaiki masalah dengan cepat?

Kami ingin memperbaiki masalah baik masalah keselamatan atau bukan. Pada akhirnya, kami tidak ingin mobil mogok, itu tidak baik untuk siapa pun. Kami sedang berusaha. Pastinya, benar bahwa jumlah mobil yang memiliki masalah di Bahrain dan Baku terlalu tinggi. Di Barcelona, hanya ada satu mobil di benak saya yang stall dalam dua balapan. Saya tidak mengatakan itu cukup baik, kita seharusnya memiliki nol [stall], dan di Monako ada satu di balapan pertama dan satu di balapan kedua, saya setuju itu terlalu banyak. Mari tidak selalu menyalahkan kontrol kopling atau apa pun, pada titik tertentu pengemudi juga benar-benar harus sangat mahir, seperti dengan mobil lama juga. Dengan mobil lama, katakanlah mereka sudah terbiasa karena [mobil lama] sudah berusia enam tahun, sekarang para pengemudi harus terbiasa dengan itu [mobil baru]. Kami melakukan apa yang kami bisa untuk memperbaikinya juga. Benar, di Monako kami tidak ingin melihat mobil mogok di grid, tidak ada yang suka itu. Seperti yang saya katakan, di F1 Anda memiliki sistem anti-stall yang sangat, sangat canggih untuk menghentikan hal-hal seperti ini terjadi. Ini bukan filosofi kami. Kami memberikan mobil yang harganya sangat kecil dibanding mobil F1, tetapi juga berteknologi maju. Kami harus berhati-hati atas apa yang ingin kami masukkan [ke mobil F2] atau tidak.

Seperti yang saya katakan, sulit untuk mengambil kutipan dari seorang pengemudi yang baru saja menyelesaikan lomba dan tidak senang dengan balapan. Tentu saja, Anda akan mendapat semacam reaksi. Saya pikir hal semacam ini seharusnya tidak keluar, semua orang melakukan pekerjaan mereka dan keadaan baik-baik saja. Seseorang harus mencari alasan dan lebih baik melakukan hal-hal secara terbuka. Kami memiliki beberapa masalah yang normal dengan mobil baru, kami telah mengatasi sebagian besar masalah dan kami telah melakukan bagian dari pekerjaan kami dan ini belum berakhir. Setelah itu, saya pikir terkadang orang harus berpikir lebih banyak sebelum pergi dan mengatakan hal-hal yang seharusnya tidak mereka katakan. Itu hidup, kita tahu bisnisnya juga.

Artem Markelov mengatakan bahwa mobil sekarang mungkin lebih baik dipakai untuk 2019 saja setelah pengujian lebih lanjut. Apakah Anda senang dengan keputusan Anda untuk menggunakan mobil baru pada tahun ini? Apakah ini keputusan yang tepat?

Tentu saja, itu keputusan yang tepat. Mobil lama sudah berusia enam tahun dan mesinnya berumur 12 tahun. Sudah waktunya untuk menggunakan teknologi baru. Ketika Anda memperkenalkan mobil baru, Anda tahu bahwa Anda akan selalu menghadapi beberapa masalah reliabilitas kecil di awal. Ketika kami memperkenalkan mobil GP2 di awal, Anda mungkin tidak ada [waktu itu], tetapi kami memiliki beberapa masalah reliabilitas dan saya dapat memberi tahu Anda [masalah dulu] lebih penting [diatasi] daripada yang kami miliki sekarang. Saya mendiskusikan hal ini dengan Artem dan saya katakan kepadanya bahwa saya pikir dia salah dan dia setuju. Karena para pembalap keluar dari mobil, tidak pernah mudah untuk mendapatkan beberapa komentar dari pikiran yang jernih. Itulah mengapa penting bahwa semua orang tenang dan melihat gambaran yang besarnya.

Apakah mobil baru telah menciptakan balapan yang lebih baik? Apakah balapan menarik yang telah kita lihat musim ini dapat dicapai dengan mobil lama?

Sulit, tahun lalu kami juga memiliki balapan hebat, sejujurnya. Seperti yang saya katakan, itu sangat tergantung pada pengemudinya. Yang pasti adalah bahwa rancangan mobil telah sukses besar dalam hal mereka dapat mengikuti satu sama lain dan berada di belakangnya. Sangat menakjubkan. Itu benar-benar kunci dari jenis pertempuran yang ingin kita miliki di trek. Mobil ini terlahir dengan baik, pastinya. Dari tiga generasi mobil yang kami miliki di masa lalu, ada dua mobil hebat dan satu lagi kurang bagus. Kami perhatikan itu dan saya katakan mobil ini benar-benar terlahir dengan baik dan benar-benar mampu menghasilkan balapan yang fantastis, dan regulasi juga membantu menghasilkan balapan yang kuat. Ban sangat membantu, kami memiliki dua kompon yang memungkinkan kami memiliki strategi berbeda dalam balapan, dan balapan yang sangat menarik juga. Semua hal ini bersama dengan peraturan olahraga dan teknis yang memberikan hasil ini. Apakah itu lebih baik daripada yang lain, saya tidak tahu tapi setidaknya menghasilkan balap yang fantastis dan itulah yang kami inginkan.

Ada banyak pembalap yang terlibat dengan tim F1 saat ini. Apakah itu menunjukkan F2 adalah tempat terbaik bagi F1 untuk memilih pembalapnya?

Kami sangat senang tentang itu karena kami harus selalu ingat bahwa tujuan F2 adalah mengirim pembalap ke F1. Ada beberapa tahun di mana sulit untuk melakukannya dan ada tahun di mana kami memiliki dua, tiga pengemudi. Itu juga tergantung pada kursi mana saja yang tersedia di F1. Memiliki semua pembalap ini baik menjadi pengemudi tes atau cadangan untuk tim F1, sangat fantastis bagi kami. Itu adalah pengakuan dari tingkat [persaingan F2]. Mobil bagi kami tidak hanya menghasilkan balapan yang bagus, tetapi juga sekolah untuk pengemudi yang akan pergi ke F1. Benar bahwa pengemudi yang pergi ke F1 setelah itu selalu merasa nyaman. Dan umumnya saya pikir lebih sulit untuk mengemudi di F2 daripada di F1. Kami tidak memiliki power steering, bantuan elektronik. Ini luar biasa dan mereka belajar untuk bekerja dengan ban juga yang sangat penting. Ini menunjukkan sekolah kami sediakan bekerja dengan sempurna.

Hanya 10 tim yang boleh berpatisipasi mulai musim ini. Apakah ada tim baru yang tertarik bergabung untuk 2019?

Ya, kami memiliki banyak minat [dari calon tim-tim baru]. Seperti yang Anda ketahui, kami memutuskan untuk membuka kejuaraan tahun lalu untuk 12 tim, akhirnya saya hanya mengambil 10. Alasannya adalah kami harus berhati-hati. Bahkan jika kami membutuhkan sebagian kecil biaya dari F1, masih tetap ada biaya untuk F2. Kami perlu memastikan tim dapat menemukan anggaran yang tepat untuk melakukan pekerjaan dengan baik. Saya tidak ingin memiliki tim yang memiliki masalah seperti yang kami miliki di masa lalu. Kami memutuskan untuk membatasi jumlah tim menjadi 10. Kami akan meninjau kembali keadaan pasar pada akhir musim dan itu adalah sesuatu yang selalu kami lakukan, dan memastikan semua orang dapat melakukan pekerjaan dengan benar. Jika Anda mulai memiliki 26 mobil tetapi hanya 22 pengemudi yang memiliki anggaran, maka tentu saja Anda memiliki masalah dan itu berarti beberapa tim akan sangat menderita. Jika kami ingin kejuaraan kami berjalan dengan baik, kami perlu memastikan tim-tim kami berjalan dengan baik. Jika saya ingin mendapatkan tiga tim lagi, sejujur-jujurnya, saya memiliki banyak tim yang ingin bergabung. Kami ingin memastikan semua orang baik-baik saja, kami mungkin menambah jumlah tim, saya belum tahu, tetapi kami akan sangat berhati-hati sebelum melakukan itu. Ada beberapa siklus dalam bisnis ini. Pada awal GP2, kami memiliki 26 mobil dan ada antrian pembalap dan tim yang ingin bergabung. Itu mudah. Sekarang sudah seperti ini untuk waktu yang lama, lebih sulit mencari uang dalam bisnis ini saat ini, kami hanya perlu berhati-hati untuk melindungi tim-tim.

Apakah setiap proses pembaruan mobil perlu diuji sebelum akhir pekan balapan?

Benar sekali, itu benar-benar kuncinya. Kami tidak akan, kecuali untuk hal-hal kecil, kami tidak akan melakukan perubahan besar [pada akhir pekan balapan], baik pengaturan atau sebuah bagian pada mobil, kecuali telah diuji atau menempatkannya pada dyno terlebih dahulu. Sebelum Le Castellet, kami memiliki sesi tes lain dan kami akan memastikannya berfungsi sebelum kami menerapkannya di mobil. Ini adalah cara profesional dalam melakukan hal-hal.

Apakah ada hal lain yang belum kita bahas?

Saya pikir kita sudah membahas hampir semuanya. Yang saya inginkan adalah agar orang-orang fokus pada keseruan kejuaraan ini dan bergerak ke depan.

Artikel FIA F2 berikutnya
Norris: Juara F2 akan ditentukan oleh faktor keberuntungan

Artikel sebelumnya

Norris: Juara F2 akan ditentukan oleh faktor keberuntungan

Next article

Formula 2 dikecam "membunuh karier" para pembalap

Formula 2 dikecam "membunuh karier" para pembalap

Tentang artikel ini

Kejuaraan FIA F2
Penulis Jack Benyon
Tipe artikel Interview