Arab Saudi Siap Gelar Berbagai Ajang Balap Internasional

Pemerintah Arab Saudi siap menggelar lebih banyak ajang balap di negaranya setelah sukses menjadi penyelenggara lomba Formula E.

Arab Saudi Siap Gelar Berbagai Ajang Balap Internasional

Arab Saudi sukses membuka musim 2020-21 Formula E, pekan lalu. Dua balapan mobil listrik itu berhasil digelar tanpa adanya kendala berarti.

Balapan di Arab Saudi pekan kemarin juga menjadi balapan di malam hari yang pertama untuk Formula E. Sirkuit Jalan Raya Riyadh menjadi terang benderang berkat lampu LED bertenaga rendah.

Selain sukses membuka musim ketujuh Formula E, pada awal tahun ini, negara yang menjadi pusat Timur Tengah itu juga berhasil menyelenggarakan Reli Dakar.

Baca Juga:

Lomba perdana reli off-road elektrik, Extreme E, juga akan dilangsungkan di Arab Saudi, tepatnya di padang pasir kota Al-'Ula, pada April mendatang.

Tak berhenti sampai di situ, Formula 1 yang merupakan rajanya balap mobil, akan menghampiri kota Jeddah pada Desember. Balapan juga akan digelar pada malam hari.

Banyaknya ajang balap kelas internasional yang diselenggarakan di Arab Saudi ini dinilai sebagai langkah maju untuk negara berpenduduk 32 juta jiwa itu.

Mengingat Arab tengah dalam transisi perubahan ekonomi, yang sebelumnya mengandalkan industri minyak, ke industri pariwisata.

Nico Rosberg menguji RXR Spark ODYSSEY 21 yang rencananya akan diturunkan di ajang Extreme E 2021 di Arab Saudi.

Nico Rosberg menguji RXR Spark ODYSSEY 21 yang rencananya akan diturunkan di ajang Extreme E 2021 di Arab Saudi.

Foto oleh: Rosberg Xtreme Racing

"Kami ingin menggelar balapan-balapan seperti ini tentunya karena banyak alasan," tutur Pangeran Khalid bin Sultan Al Faisal, Ketua Federasi Automobil dan Motor Arab Saudi.

"Yang pertama tentunya karena ajang balap ini sangat menghibur. Ini bagus untuk olahraga balap. Kemudian kami ingin menyuguhkan tontonan yang disukai oleh orang-orang. Formula E sekarang menjadi populer (di Arab Saudi), masa depan olahraga balap.

"Kami juga tengah mencoba mengubah ekonomi kami yang sebelumnya sangat mengandalkan industri minyak. Ini bagian dari program Saudi Vision 2030 kami, cara kami berpikir maju ke depan," ujar Khalid bin Sultan Al Faisal.

dibagikan
komentar
Cassidy Puas dengan Debutnya di Formula E

Artikel sebelumnya

Cassidy Puas dengan Debutnya di Formula E

Artikel berikutnya

Dennis Kecewa BMW Tidak Merebut Poin di Diriyah

Dennis Kecewa BMW Tidak Merebut Poin di Diriyah
Muat komentar