Di Grassi balas komentar Marko tentang Formula E

dibagikan
komentar
Di Grassi balas komentar Marko tentang Formula E
Oleh:
, Featured writer
28 Jan 2019 09.34

Kritikan pedas konsultan motorsport Red Bull terhadap Formula E mendapat balasan dari pembalap Audi, Lucas di Grassi.

Baru-baru ini, Marko mengeluarkan pernyataan, bahwa Red Bull adalah "puritan di motorsport" dan sama sekali tidak tertarik bergabung ke ABB FIA Formula E Championship.

Ia bahkan menuding tujuan utama terciptanya balap formula serba elektrik tersebut adalah sebagai tempat beriklan para industri otomotif, terutama bagi pabrikan yang dirundung skandal 'dieselgate'.

Tidak menerima kritikan yang dilontarkan Marko, di Grassi membalas dengan klaim, bahwa Formula E menawarkan kesempatan yang lebih banyak dalam pengembangan teknologi daripada Formula 1.

"Audi memetik lebih banyak manfaat di Formula E ketimbang Formula 1," ucap di Grassi kepada Motorsport.com.

"Faktanya, semua mobil Audi di masa depan akan bertenaga elektrik, dan kami harus memahami faktor mana saja yang membatasi kami, serta material apa yang terbaik dan bagaimana mengembangkan peranti lunak untuk mengelola mesin.

"Kami sedang menjalankan pengembangan teknologi mobil elektrik yang bakal digunakan di masa depan. Sementara teknologi mesin pembakaran, kita semua sudah tahu cara kerjanya. Jadi yang menarik adalah mencari tahu bagaimana membuat mobil bertenaga listrik melaju kencang, lebih efisien dan lebih terjangkau.

"Itu yang kami lakukan di sini. Tidak hanya Audi, tapi juga semuanya. Jadi di sini pengembangan komersial lebih gencar dibandingkan Formula 1," jelasnya.

Di Grassi kemudian mempertanyakan kata 'puritan' yang diucapkan Marko untuk menggambarkan Red Bull.

"Dr Marko menyebut bahwa dirinya adalah 'puritan balap'. Menurut saya argumen itu sedikit salah, karena artinya bisa berbeda-beda bagi setiap orang.

"Apakah dia akan membela balapan yang melibatkan kuda ketimbang mobil?

"Jika dia memang benar puritan, dia seharusnya lebih baik pindah ke balapan kuda, atau balapan tanpa sistem hibrida seperti yang sekarang diadopsi F1. Atau mobil-mobil dengan transmisi manual, tanpa paddleshift.

"Menurut saya itu hanya opini pribadi dari dia.

"F1 masih merupakan kategori penting di dunia motorsport, tidak ada yang membantah itu. Tapi masa depan bagi para manufaktur adalah elektrik," tandasnya.

Slider
List

Lucas di Grassi, Audi Sport ABT Schaeffler, Audi e-tron FE05

Lucas di Grassi, Audi Sport ABT Schaeffler, Audi e-tron FE05
1/10

Foto oleh: Joe Portlock / LAT Images

Lucas di Grassi, Audi Sport ABT Schaeffler

Lucas di Grassi, Audi Sport ABT Schaeffler
2/10

Foto oleh: Alastair Staley / LAT Images

Lucas di Grassi, Audi Sport ABT Schaeffler

Lucas di Grassi, Audi Sport ABT Schaeffler
3/10

Foto oleh: Alastair Staley / LAT Images

Lucas di Grassi, Audi Sport ABT Schaeffler, Audi e-tron FE05

Lucas di Grassi, Audi Sport ABT Schaeffler, Audi e-tron FE05
4/10

Foto oleh: Sam Bloxham / LAT Images

Lucas di Grassi, Audi Sport ABT Schaeffler

Lucas di Grassi, Audi Sport ABT Schaeffler
5/10

Foto oleh: Sam Bloxham / LAT Images

Lucas Di Grassi, Audi Sport ABT Schaeffler, Audi e-tron FE05

Lucas Di Grassi, Audi Sport ABT Schaeffler, Audi e-tron FE05
6/10

Foto oleh: Malcolm Griffiths / LAT Images

Lucas Di Grassi, Audi Sport ABT Schaeffler

Lucas Di Grassi, Audi Sport ABT Schaeffler
7/10

Foto oleh: Alastair Staley / LAT Images

Lucas di Grassi, Audi Sport ABT Schaeffler, Audi e-tron FE05

Lucas di Grassi, Audi Sport ABT Schaeffler, Audi e-tron FE05
8/10

Foto oleh: Alastair Staley / LAT Images

Lucas di Grassi, Audi Sport ABT Schaeffler, Audi e-tron FE05

Lucas di Grassi, Audi Sport ABT Schaeffler, Audi e-tron FE05
9/10

Foto oleh: Sam Bagnall / LAT Images

Lucas di Grassi, Audi Sport ABT Schaeffler, Audi e-tron FE05

Lucas di Grassi, Audi Sport ABT Schaeffler, Audi e-tron FE05
10/10

Foto oleh: Joe Portlock / LAT Images

Next article
E-Prix Santiago: Bird ungguli Wehrlein, Buemi kecelakaan saat memimpin

Artikel sebelumnya

E-Prix Santiago: Bird ungguli Wehrlein, Buemi kecelakaan saat memimpin

Next article

Betah di Formula E, Vandoorne tak tertarik politik F1

Betah di Formula E, Vandoorne tak tertarik politik F1
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula E
Pembalap Lucas di Grassi
Penulis Gabriel Lima