Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia
Breaking news

Abt tuding adanya kecurangan dalam voting Fanboost

Pembalap Audi, Daniel Abt, menuduh rivalnya melakukan kecurangan pada sistem voting Fanboost, dan menggambarkan hal tersebut adalah malapetaka.

Daniel Abt, Audi Sport ABT Schaeffler, in the press conference
Daniel Abt, Audi Sport ABT Schaeffler, in the press conference

Foto oleh: Sam Bloxham / LAT Images

Fanboost memberikan energi tambahan 100kj yang dapat digunakan pada rentang tenaga 190 kW hingga 200 kW. Dan diberikan pada tiga pembalap yang menerima voting terbanyak pada aplikasi FE dan Twitter.

Tuduhan sistem yang tidak adil oleh para tim bukanlah hal baru. Namun Abt, salah satu pembalap FE yang paling aktif di sosial media, mengatakan ia saat ini sudah jenuh dengan masalah ini.

Dalam salah satu video blog yang ditujukan kepada para penggemarnya, Abt mengatakan: "Saya tahu Anda berusaha keras untuk memberi vote kepada saya, dan saya berusaha keras untuk melibatkan Anda. Tapi kemudian ada beberapa pembalap yang sedikit berbuat curang.

"Saya tidak mengatakannya karena saya seorang pecundang, saya mengatakannya karena saya mengetauinya, seseorang memberi tahu saya tentang ini. Jelas ada sesuatu yang salah.

"Kami berada di depan [pada voting untuk ePrix Santiago] sepanjang waktu, namun tiba-tiba beberapa pembalap mendapatkan banyak vote dalam satu malam.

"Anehnya, semua vote itu dari 12 kota di Tiongkok, mereka pasti memiliki fanbase yang luar biasa di sana.

"Formula E mengetahui hal ini, namun tak dapat melakukan apapun karena tidak dapat membuktikan hal tersebut dengan tepat. Ini adalah malapetaka, saya sangat kesal dengan ini.".

FE bekerja sama dengan Telescope, perusahaan penyedia layanan voting real-time, yang menangani beberapa acara talent show di Amerika seperti American Idol, The Voice, dan Dancing With The Stars, dalam proses voting.

Langkah lainnya juga termasuk mengurangi lamanya proses voting - dari yang sebelumnya dibuka 12 hari sebelum event, saat ini menjadi enam hari - menghilangkan voting dari Instagram, serta menonaktifkan sign-up dengan hanya menggunakan email di aplikasi FE.

Meski mendapat dorongan dari FE, Abt mengancam untuk berhenti mengumpulkan vote Fanboost.

"Saya merasa dicurangi," tambahnya. "Saya tahu kami akan memenangi hal tersebut setiap waktu jika itu adil. Saya berjuang untuk perlakuan yang adil."

Balapan di Santiago akhir pekan lalu adalah kali pertama musim ini Abt tidak mendapatkan Fanboost.

Rekan satu timnya di Audi, Lucas di Grassi, pembalap Argentina, Jose Maria Lopez, dan Sebastian Buemi mendapatkan vote terbanyak. Buemi dan di Grassi juga mendapatkan Fanboost di Marrakesh.

Abt, serta dua pembalap debutan, Luca Filippi (NIO) dan Kamui Kobayashi (Andretti), memperoleh Fanboost pada dua ronde awal di Hong Kong.

Laporan tambahan oleh Norman Fischer

Daniel Abt, Audi Sport ABT Schaeffler
Daniel Abt, Audi Sport ABT Schaeffler Maro Engel, Venturi Formula E
Daniel Abt, Audi Sport ABT Schaeffler
Daniel Abt, Audi Sport ABT Schaeffler
Daniel Abt, Audi Sport ABT Schaeffler, signs autographs for fans
Race winner Daniel Abt, Audi Sport ABT Schaeffler celebrates victory
Daniel Abt, Audi Sport ABT Schaeffler
Daniel Abt, Audi Sport ABT Schaeffler
Daniel Abt, Audi Sport ABT Schaeffler
#fanboost logo
10

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Modifikasi sabuk pengaman, Techeetah didenda €30.000
Artikel berikutnya Formula E pertimbangkan Timur Tengah untuk musim 2018/19

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia