De Silvestro tentang masa depan: "Saya punya beberapa opsi di kejuaraan lain"

dibagikan
komentar
De Silvestro tentang masa depan:
Valentin Khorounzhiy
Oleh: Valentin Khorounzhiy
Diterjemahkan oleh: Cep Goldia
6 Jul 2016 01.29

Mantan pembalap Formula E, Simona de Silvestro belum tahu di mana ia akan membalap nanti, namun ia berminat untuk membalap di kejuaraan lain.

Simona de Silvestro, Andretti Autosport Honda
Simona de Silvestro, Andretti Autosport Honda
Simona de Silvestro, Andretti Autosport Honda
Simona de Silvestro, Amlin Andretti Formula E Team

De Silvestro, peraih podium IndyCar, telah melewati musim 2015-2016 dengan membalap bersama Amlin Andretti di kejuaraan Formula E.

Namun, setelah Robin Frijns akan bertahan dan Antonio Felix da Costa dipastikan akan membalap dengan Andretti, masa depan De Silvestro di Formula E mulai terancam.

Mengenai prospeknya, pembalap Swiss ini mengatakan kepada Motorsport.com: “Saya tidak tahu.

“Banyak kejuaraan di luar sana yang berminat merekrut saya – dan saya berminat juga. Saya harus sedikit mencari tahu mana kesempatan terbaik bagi saya untuk menjadi kompetitif, dan itulah yang sesungguhnya saya inginkan.

“Saya selalu ingin berada di tim kompetitif dan mendapatkan peluang – peluang yang tepat sangat penting untuk seorang pembalap, dan selalu menjadi pertempuran yang besar untuk meraih kesempatan yang baik di waktu yang tepat.”

IndyCar masih “berada dalam radar saya"

Sebelum membalap di Formula E, ia membalap secara penuh di IndyCar sejak tahun 2010 hingga tahun 2013. Ia mengaku masih ingin kembali ke kejuaraan tersebut.

“Tentu saja, IndyCar selalu berada dalam radar saya,” ungkapnya. “Saya sangat menyukai mobilnya dan saya selalu bergairah tentang IndyCar. Karir saya berkembang di sana dan tumbuh di sana dan di kejuaraan itulah saya tahu saya bisa berhasil.”

Setelah sebelumnya sempat membalap di IndyCar bersama Andretti untuk tiga seri di tahun 2015, de Silvestro mengkonfirmasi bahwa ia akan sulit untuk mencari penyokong dalam usahanya untuk kembali.

“Saya rasa akan sulit mengingat Anda perlu sponsor untuk pergi ke sana. Saya mencobanya tahun lalu dan berjalan cukup baik, namun karena kurangnya sponsor, hal tersebut tidak terjadi. Mencari sponsor selalu menjadi bagian yang tersulit.”

Musim debut yang “biasa-biasa saja”

Pada tahun 2016, de Silvestro menjadi pembalap perempuan pertama yang sukses mendapatkan poin di Formula E, ia melakukannya di Long Beach dan Berlin.

Namun, ia jauh tertinggal dari rekan setimnya, Frijns, di klasemen dan mengakui bahwa ia cukup kesulitan beradaptasi dengan Formula E.

Saat ia ditanya untuk menilai kinerjanya musim ini, ia mengatakan: “Biasa-biasa saja menurut saya. Di awal musim saya cukup kesulitan, beradaptasi dengan mobil butuh beberapa waktu.

“Saya harus bilang sejak Meksiko semuanya membaik, dan kami berhasil konsisten masuk ke dalam 10 besar dan hampir mendekati Robin – seperti di Berlin, saya seharusnya finis tepat di belakangnya, namun kami mendapatkan masalah dengan salah satu baterai mobil.

“Jadi, saya rasa, semakin baik, namun tentu saja Anda tahu akan bagus jika saya mampu mendapatkan poin di awal-awal musim."

Wawancara oleh Jamie Klein

 

 

Artikel Formula E berikutnya
Pisah dari DS Virgin, Vergne akan gabung ke Techeetah

Artikel sebelumnya

Pisah dari DS Virgin, Vergne akan gabung ke Techeetah

Next article

Vergne resmi gabung ke Techeetah

Vergne resmi gabung ke Techeetah
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula E
Pembalap Simona de Silvestro
Tim Andretti Autosport
Penulis Valentin Khorounzhiy
Tipe artikel Interview