De Vries Sempurna di Diriyah E-Prix

Nyck de Vries merebut kemenangan pada lomba malam pertama di Diriyah E-Prix, balapan pembuka Kejuaraan Dunia Formula E 2020-21, Jumat (26/2/2021) malam.

De Vries Sempurna di Diriyah E-Prix

Nyck de Vries benar-benar tampil sempurna pada akhir pekan di Riyadh Street Circuit, Arab Saudi. Ia tak terbendung sejak sesi latihan bebas (FP), kualifikasi, super pole sampai lomba yang berdurasi 45 menit plus satu lap pada Sabtu (27/2/2021) dini hari WIB.

Pembalap Mercedes-EQ Formula E Team tersebut berhasil memaksa Edo Mortara (ROKiT Venturi Racing) dan Mitch Evans (Jaguar Racing) masing-masing finis di P2 dan P3 pada lomba pertama seri yang baru kali pertama berstatus Kejuaraan Dunia FIA ini.

Salah satu kunci keberhasilan De Vries adalah kepiawaiannya mengatur ritme balapan, utamanya dalam periode safety car masuk, untuk kemudian menekan hingga unggul empat detik lebih saat menyentuh finis.

De Vries yang start dari pole position langsung melepaskan diri dari Pascal Wehrlein (TAG Heuer Porsche Formula E Team) dan Rene Rast (Audi Sport ABT Schaeffler) yang masing-masing start dari P2 dan P3. 

Rast sempat menekan Wehrlein untuk merebut P2 menjelang Tikungan 1. Tapi, kecepatan yang buruk saat keluar tikungan membuat De Vries mampu memimpin hingga 1,2 detik pada akhir lap pertama.

Baca Juga:

Kelompok terdepan pun terbentuk yang terdiri dari De Vries, Wehrlein, Rast, Mortara, Evans, dan Alex Lynn (Mahindra Racing) di enam besar.

Buruknya start Wehrlein dan Rast memang menguntungkan De Vries. Wehrlein harus mati-matian menahan tekanan Rast  sehingga tidak memikirkan untuk mengejar De Vries yang dengan tenang mempertahankan kecepatannya di depan.

Duel antara Evans di P5 dengan Lynn di P6 plus pembalap baru Jaguar Sam Bird di P7 serta Maximilian Guenther (BMW i Andretti Motorsport) di P8 berlangsung sangat sengit. Keempatnya hanya dipisahkan 1,5 detik.

Di Lap 8, Bird mampu melibas Lynn hingga berada tepat di belakang rekan setimnya, Evans.  

Menjelang 30 menit lomba berlangsung, kepala teknisi Rast memerintahkannya untuk menekan Wehrlein. Juara DTM tiga kali (2017, 2019, 2020) itu pun mengambil sisi luar Porsche 99X Electric di chicane. Wehrlein merespons dengan attack mode tetapi sia-sia.

Untuk menekan De Vries, Rast pun kemudian memilih menggunakan tenaga penuh 235kW pada lap 14. Mortara juga melakukan hal yang sama saat merebut P5. Mortara lalu melakukan manuver brilian dengan melewati Wehrlein dan Evans untuk merebut P3.

 

Pada lap 16, Bird dan Lynn terlibat insiden saat berebut P6 hingga memaksa BMW i Safety Car masuk di lomba yang sudah memasuki pertengahan tersebut.

De Vries, Rast, Mortara, Evans, Wehrlein, Guenther, Oliver Rowland (Nissan e.dams), Andre Lotterer (TAG Heuer Porsche Formula E Team), Alexander Sims (Mahindra Racing), dan Lucas di Grassi (Audi Sport ABT Schaeffler) – yang merebut P6 – menempati 10 besar.

De Vries masih memimpin saat lomba menyisakan waktu kurang dari 15 menit plus satu lap ketika tiba-tiba keunggulannya menurun menjadi hanya 1,7 detik.

Beberapa lap kemudian, Guenther melakukan kesalahan di Tikungan 2 sehingga sisi mobilnya menghantam dinding pembatas dan butuh perbaikan. Safety car pun kembali masuk.

De Vries untuk kali kedua harus menggunakan attack mode kedua atau terakhir diikuti Rast dan Evans. Berikutnya, Mortara mampu merebut P2 dari Rast. Saat lomba tingga lima menit plus satu lap, Rast mampu merebut kembali P2 di sebuah chicane.

Tapi, Rast tidak mampu lama mempertahankan posisinya setelah Edo Mortara melakukan slipstream untuk merebut kembali P2. Mitch Evans melakukan hal yang sama terhadap Rast untuk merebut P3.

Nyck de Vries pun menyelesaikan lomba pertama Formula E 2020-21 dengan sempurna. Mendapatkan tiga poin usai merebut Julius Baer Pole Position untuk pole position, satu poin lagi karena mencatat fastest lap di group stage qualifying, dan 25 poin untuk memenangi lomba.

“Saya sangat puas mampu menutup Diriyah E-Prix dengan kemenangan setelah menjadi yang tercepat di sesi-sesi sebelumnya. Ini kemenangan Formula E pertama saya juga,” ucap Nyck de Vries.

“Lomba tidak mudah dengan seringnya safety car masuk. Kecepatan mobil pun sulit diprediksi di awal lomba. Terima kasih untuk semua anggota tim karena telah bekerja keras untuk kemenangan ini.”

Hasil Lomba Formula E Diriyah E-Prix (10 Besar)

Pos   # Pembalap Tim Laps Waktu (menit) Gap (detik) Interval Km/J Retirement Poin
1   17 Netherlands Nyck de Vries Mercedes-EQ Formula E Team 32 46:44,765     105,7   29
2   48 Switzerland Edoardo Mortara Monaco Venturi 32 46:48,884 4,119 4,119 105,5   18
3   20 New Zealand Mitch Evans Jaguar Racing 32 46:49,384 4,619 0,500 105,5   15
4   33 Germany René Rast Germany Team Abt 32 46:49,617 4,852 0,233 105,5   12
5   99 Germany Pascal Wehrlein Germany Porsche Team 32 46:52,727 7,962 3,110 105,4   10
6   22 United Kingdom Oliver Rowland France DAMS 32 46:54,083 9,318 1,356 105,3   8
7   29 United Kingdom Alexander Sims India Mahindra Racing 32 46:54,451 9,686 0,368 105,3   6
8   5 Belgium Stoffel Vandoorne Mercedes-EQ Formula E Team 32 46:54,738 9,973 0,287 105,3   4
9   11 Brazil Lucas di Grassi Germany Team Abt 32 46:55,854 11,089 1,116 105,3   2
10   8 United Kingdom Oliver Turvey United Kingdom NIO Formula E Team 32 47:00,283 15,518 4,429 105,1   1

dibagikan
komentar
Dominasi De Vries Berlanjut sampai Super Pole Diriyah E-Prix

Artikel sebelumnya

Dominasi De Vries Berlanjut sampai Super Pole Diriyah E-Prix

Artikel berikutnya

Diriyah E-Prix II: Frijns Tercepat di Sesi Latihan

Diriyah E-Prix II: Frijns Tercepat di Sesi Latihan
Muat komentar