ePrix Zurich: Di Grassi torehkan sejarah di tengah drama

dibagikan
komentar
ePrix Zurich: Di Grassi torehkan sejarah di tengah drama
Oleh: Derry Munikartono , Journalist
10 Jun 2018 17.27

Lucas di Grassi memenangi balapan Formula E pertama di Swiss, yang diwarnai drama drive through penalty yang melibatkan Jean-Eric Vergne.

Di Grassi boleh saja kehilangan peluangnya mempertahankan gelar juara dunia FE, namun ia berhasil mencatatkan sejarah sebagai pembalap pertama yang memenangi ajang motorsport pertama di Swiss sejak 1954 dengan mendominasi balapan ePrix Zurich.

Sang juara bertahan unggul 7,542 detik atas Sam Bird, diikuti oleh Jerome D’Ambrosio di posisi ketiga. Sementara pemimpin klasemen sementara, Jean-Eric Vergne, hanya finis kesepuluh setelah penampilan heroik dan drama drive through penalty.

Jalannya balapan:

Mendapat tekanan dari Andre Lotterer, Mitch Evans menjaga posisi terdepannya saat start. Nasib buruk justru didapat pemenang balapan sebelumnya, Daniel Abt, yang mengalami rusak sayap belakang setelah disundul oleh Nelson Piquet, keduanya masih melanjutkan balapan, dan masuk pit pada Lap 6.

Bird menjaga asanya dalam pertarungan gelar dengan mengungguli Di Grassi dan jagoan tuan rumah, Sebastien Buemi, di posisi ketiga. Sedangkan Vergne, hanya dapat merangkak satu strip dari posisi start ke-17.

Edoardo Mortara menjadi pembalap pertama yang tersingkir dari balapan, Venturi yang dikemudikannya mengalami masalah teknis pada Lap 6. Satu lap berselang, Bird mulai terancam oleh Di Grassi yang terus menekan di belakangnya, sedangkan Vergne perlahan namun pasti merangkak naik. Yang terbaru, ia naik ke posisi ke-11 setelah mendahului Alex Lynn.

Vergne melanjutkan perjalanannya menuju baris depan, kali ini Nick Heidfield yang menjadi korban pembalap Prancis itu untuk berada di posisi 10 besar. Sementara Di Grassi, Abt, dan Buemi, menjadi tiga pembalap yang mendapatkan fanboost pada mobil kedua mereka.

10 lap berlalu, Evans masih memimpin balapan, diikuti oleh Lotterer, Bird, Di Grassi dan Buemi pada posisi lima besar. Sementara Vergne belum beranjak dari urutan kesepuluh.

Setelah bertarung lebih dari 10 lap, Di Grassi melakukan manuver cantik dari sisi dalam untuk merebut posisi ketiga dari Bird. Kali ini sang juara bertahan memburu Lotterer untuk posisi kedua.

Lap 16, Di Grassi merampas posisi kedua yang dikuasai Lotterer dari sisi dalam tepat sebelum chicane. Vergne melakukan manuver kontroversial kepada Felix Rosenqvist pada Tikungan 1 lap 17 untuk posisi kedelapan, sementara Rosenqvist terjun bebas menuju urutan ke-17.

Namun kondisi ini tak memicu full course yellow, sampai akhirnya dua lap berselang sayap depan mobil Rosenqvist terlepas di tengah lintasan. Kondisi ini dimanfaatkan para pembalap untuk melakukan pit, Luca Filippi dan Piquet memutuskan untuk tidak melanjutkan balapan.

Di Grassi mendominasi jalannya paruh kedua, jaraknya dengan Lotterer melebar menjadi lebih dari tiga detik. Sementara empat pembalap mendapatkan hukuman drive trough penalty akibat melebihi batas kecepatan saat FCY, yakni Jose Maria Lopez, Lotterer, Evans, dan Buemi.

Tak lama berselang Vergne juga harus menjalani drive through penalty, membuatnya melorot hingga posisi ke-12. Sedangkan pembalap Renault, Nico Prost, menjadi mobil keempat yang harus tersingkir dari balapan setelah menabrak dinding di tikungan Hairpin.

Lima lap terakhir, Di Grassi masih nyaman di posisi teratas. Sang juara unggul lebih dari enam detik atas Bird di posisi kedua, Jerome D’Ambrosio, Lotterer, dan Buemi melengkapi posisi lima besar, sementara Vergne kembali berpeluang meraih poin dengan menempati posisi ke-10.

Di Grassi tak tersentuh untuk memenangi balapan, unggul 7,542 detik atas Bird. D’Ambrosio meraih podium pertamanya musim ini bersama Dragon dengan finis ketiga.

Di Grassi menjadi orang pertama yang memenangi balapan di Swiss, setelah sebelumnya Juan Manuel Fangio, pemenang GP F1 Swiss di Bremgarten, pada 1954 silam.

Hasil ini membuat keunggulan Vergne terhadap Bird menyusut menjadi 23 poin, dan membuat pertarungan gelar dilanjutkan pada ronde pamungkas, double-header di New York, yang akan dihelat pada 13-15 Juli mendatang.

Hasil lengkap ePrix Zurich:

Pos # Pembalap Tim Lap Waktu Gap Poin
1 1 Brazil Lucas di Grassi  Germany Team Abt 39 51'19.811   25
2 2 United Kingdom Sam Bird  United Kingdom Virgin Racing 39 51'27.353 7.542 18
3 7 Belgium Jérôme d'Ambrosio  United States Dragon Racing 39 51'36.633 16.822 15
4 18 Germany Andre Lotterer  China Techeetah 39 51'40.106 20.295 13
5 9 Switzerland Sébastien Buemi  France DAMS 39 51'46.503 26.692 10
6 23 Germany Nick Heidfeld  India Mahindra Racing 39 51'47.870 28.059 8
7 20 New Zealand Mitch Evans  United Kingdom Jaguar Racing 39 51'50.442 30.631 9
8 28 Portugal Antonio Felix da Costa  United States Andretti Autosport 39 51'51.112 31.301 4
9 16 United Kingdom Oliver Turvey  China NIO Formula E Team 39 51'51.991 32.180 2
10 25 France Jean-Eric Vergne  China Techeetah 39 51'52.644 32.833 1
11 5 Germany Maro Engel  Monaco Venturi 39 51'54.415 34.604  
12 6 Argentina Jose Maria Lopez  United States Dragon Racing 39 51'55.017 35.206  
13 66 Germany Daniel Abt  Germany Team Abt 39 52'06.033 46.222  
14 27 France Stéphane Sarrazin  United States Andretti Autosport 39 52'07.316 47.505  
15 19 Sweden Felix Rosenqvist  India Mahindra Racing 38 51'28.850 1 Lap  
16 36 United Kingdom Alex Lynn  United Kingdom Virgin Racing 38 52'20.692 1 Lap  
  8 France Nicolas Prost  France DAMS 31 41'30.258 8 Laps  
  68 Italy Luca Filippi  China NIO Formula E Team 20 28'08.061 19 Laps  
  3 Brazil Nelson Piquet Jr.  United Kingdom Jaguar Racing 20 29'32.910 19 Laps  
  4 Italy Edoardo Mortara  Monaco Venturi 6 7'54.584 33 Laps
Next article
Massa sukai tingkat kompetisi Formula E

Artikel sebelumnya

Massa sukai tingkat kompetisi Formula E

Next article

Mobil F4 bertenaga elektrik bisa dukung Formula E

Mobil F4 bertenaga elektrik bisa dukung Formula E
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula E
Event ePrix Zurich
Sub-event Balapan, Minggu
Pembalap Lucas di Grassi
Tim Team Abt
Penulis Derry Munikartono
Tipe artikel Race report