Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia
Formula E Shanghai ePrix I

Evans Kesal Wehrlein Lolos dari Sanksi di Shanghai E-Prix I

Pemenang Shanghai E-Prix, Mitch Evans, terkejut sekaligus kesal karena Pascal Wehrlein tidak mendapatkan penalti saat mereka berebut kemenangan di hari Sabtu (25/5/2024).

Pascal Wehrlein, Porsche, Porsche 99X Electric Gen3 Mitch Evans, Jaguar Racing , Jaguar I-TYPE 6

Pembalap Jaguar itu meraih kemenangan pada balapan pertama dari dua seri Formula E akhir pekan ini di Sirkuit Internasional Shanghai, setelah mengambil alih posisi terdepan di lap terakhir dari Wehrlein dengan sebuah gerakan berani di sisi luar Tikungan 1.

Pilot Porsche mengambil alih posisi terdepan pada tahap akhir setelah duel berdampingan dengan Evans melalui rangkaian tikungan terakhir yang ketat di lintasan pendek ini.

Baca Juga:

Setelah melewati tikungan kedua dari belakang untuk melaju ke depan, baik Wehrlein dan Evans diinvestigasi oleh steward, yang memutuskan beberapa jam kemudian bahwa tidak ada tindakan lebih lanjut setelah berbicara dengan kedua pembalap dan mempelajari tayangan ulang.

Namun, Evans mengaku kaget karena rivalnya tak dijatuhi sanksi apa pun dan mendapatkan keuntungan besar dalam insiden tersebut.

"Bagi saya, sudah jelas dia akan mendapat penalti, dia bahkan mengakui kepada saya bahwa dia mendapat keuntungan, saya memberinya ruang," kata Evans kepada Motorsport.com.

"Namun, mereka (steward) tidak memberikannya pada akhirnya. Saya kemudian harus menggunakan tenaga untuk melewatinya lagi, jadi saya cukup terkejut karena dia tidak mendapat penalti untuk itu.

"Saya hanya berpikir bahwa race director atau steward akan mengatakan kembalikan posisinya (saat balapan), saya pikir itu sangat jelas dari sudut pandang saya dan terlebih lagi setelah saya melihat banyak rekaman.

"Saya masih sedikit kesal, dia pantas mendapatkan penalti untuk itu, dia memiliki keunggulan yang bertahan lama."

Evans juga mengakui bahwa seandainya tidak dapat melewati Wehrlein di lap terakhir, dia "akan menggebrak habis-habisan" untuk membalikkan hasil balapan.

Foto oleh: Sam Bagnall / Motorsport Images

Wehrlein percaya bahwa tidak mungkin untuk mengatakan siapa yang berada di depan menjelang tikungan karena keduanya berlari berdampingan, dan bahwa memotong di area rumput adalah satu-satunya pilihan untuk menghindari tabrakan.

"Dari pandangan saya, saya tidak punya cukup ruang, saya harus menghindari tabrakan. Jika saya terus mencoba untuk menikung, kami akan menabrak," kata Wehrlein.

"Kesulitannya adalah mencari tahu siapa yang berada di depan karena kami berdua berdampingan. Jadi, apakah saya menyalipnya di luar lintasan? Sangat meragukan karena mungkin saja saya berada di depan. Saya tidak menyalipnya saat berada di belakangnya."

Sementara Wehrlein lolos dari hukuman, rekan setimnya di Porsche, Antonio Felix da Costa, diganjar penalti lima detik karena memaksa Jean-Eric Vergne keluar lintasan, yang membuat pembalap asal Portugal itu turun dari peringkat lima ke luar zona poin.

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Shanghai E-Prix: Kemenangan Evans Diinvestigasi
Artikel berikutnya Shanghai E-Prix II: Da Costa Menang, Cassidy Kokoh di Puncak Klasemen

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia