Formula E Tiru Desain Sirkuit Monte Carlo F1 untuk Monako E-Prix

Formula E merilis desain baru Monako E-Prix dengan mengadaptasi layout Sirkuit Monte Carlo Formula 1.

Formula E Tiru Desain Sirkuit Monte Carlo F1 untuk Monako E-Prix

Perubahan pada desain trek Monako E-Prix terlihat pada Tikungan 1 yang lebih panjang di Sainte Devoe setelah memindahkan posisi kerb bagian dalam.

Revisi ini dilakukan oleh Formula E, FIA, dan Automobile Club de Monaco (ACM) dengan mengadopsi desain trek yang digunakan untuk grand prix pertama pada 1929.

Chicane di pintu keluar terowongan pada Tikungan 9 hingga 11, juga telah disusun ulang untuk membuat panjang sirkuit lebih pendek lima meter dari trek yang digunakan di Formula 1 pada GP Monako.

Salah satu pendiri Formula E dan Kepala Kejuaraan, Alberto Long mengatakan: “Melihat balapan Formula E di sirkuit balap paling bersejarah di dunia akan menandai tonggal besar lain untuk Formula E.

“Dalam banyak hal, sirkuit yang dibuat untuk Formula E ini adalah sirkuit jalan raya dengan karakter cepat dan sempit.

“Kami akan melihat banyak peluang untuk menyalip dan benar-benar akan menguji manajemen energi para pembalap dengan tanjakan tajam dan area dengan kecepatan tinggi.”

Baca Juga:

Presiden FIA, Jean Todt, jadi salah satu yang paling vokal dalam menyuarakan perubahan desain sirkuit Monako eE-Prix. Pria asal Prancis itu sangat ingin Formula E mengadopsi desain trek GP Monako.

“Saya bangga melihat Kejuaraan Dunia FIA Formula E kembali ke ibukota. Sudah menjadi DNA seri ini untuk bersaing di sirkuit jalan raya, dan Monako adalah salah satu trek paling ikonik di dunia,” ujar Todt.

“Kejuaraan ini memiliki identitasnya sendiri, itu sebabnya, bersama dengan Formula E dan ACM, kami telah mendesain ulang trek yang disesuaikan dengan ciri khas ajang balap Monako.”

Sebagai konsekuensi dari pandemi Covid-19, gelaran GP Monako, dan Formula 1 akan berlangsung dengan jarak lima pekan antara satu sama lain. Sebelumnya, GP Monako dan Formula E dilakukan secara bergantian setiap dua tahun.

Komisaris Umum ACM, Christian Tornatore, mengatakan: “Mengorganisir tiga balapan dalam waktu satu bulan akan menjadi tantangan besar bagi kami di ACM.

“Dari sisi logistik memang rumit, tapi bukan tidak mungkin untuk dikelola!

“Karena kendala baru, kami harus menyiapkan trek lebih awal dari biasanya. Pada akhir Februari, bukan 15 Maret seperti sebelumnya.

“Kami kemudian akan mengintegrasikan aspek teknis, di dalam dan di sekitar trek, yang dibutuhkan oleh setiap kategori yang terlibat.”

dibagikan
komentar
Formula E Belum Mendapatkan Cukup Apresiasi

Artikel sebelumnya

Formula E Belum Mendapatkan Cukup Apresiasi

Artikel berikutnya

Jelang Valencia E-Prix, NIO 333 Targetkan Konsisten Rebut Poin

Jelang Valencia E-Prix, NIO 333 Targetkan Konsisten Rebut Poin
Muat komentar