Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia

Sao Paulo Jadi Tuan Rumah Formula E Brasil

Formula E mencapai kata sepakat dengan SPTuris dan GL Events, promotor Formula E Brasil, untuk menggelar balapan di Sao Paulo mulai Season 9.

Robin Frijns, Envision Racing, Audi e-tron FE07, Edoardo Mortara, Venturi Racing, Silver Arrow 02, Antonio Felix da Costa, DS Techeetah, DS E-Tense FE21, Nyck de Vries, Mercedes-Benz EQ, EQ Silver Arrow 02

Kabar baik datang dari Formula E. Selepas gelaran Monako E-Prix akhir pekan kemarin, kejuaraan dunia balap mobil listrik itu akan memiliki lokasi baru mulai Season 9.

Itu setelah pihak Formula E, yang diwakili oleh Alberto Longo, menandatangani kontrak dengan perwakilan dari SPTuris dan GL Events, untuk membawa kejuaraan ke Sao Paulo, Brasil.

Proses penandatanganan kontrak berlangsung setelah balapan Monako E-Prix akhir pekan lalu. Formula E dan promotor balapan asal Brasil itu hanya tinggal menunggu lampu hijau dari FIA.

"Kami dengan senang hati mengumumkan bahwa akan membawa Kejuaraan Dunia Formula E ke Brasil untuk pertama kalinya," ujar Alberto Longo mengutip situs resmi Formula E.

"Dengan ini, kami hanya tinggal menunggu izin dari FIA, yang akan diumumkan pada acara FIA World Motor Sport Council Juni nanti.

"Brasil merupakan negara yang besar dan memiliki gairah balap yang tinggi. Tentu akan ada pasar yang besar di sana, ditambah Sao Paulo merupakan kota bersejarah jika membicarakan ajang balap.

"Kami sudah tidak sabar ingin menyapa penggemar kami di Brasil. Mereka tidak seperti yang lain dan pasti ada suasana hidup dan unik saat para penggemar menikmati balap Formula E, dengan hadirnya teknologi dan performa mobil Gen3.”

Baca Juga:

Ya, jika semuanya berjalan sesuai rencana, Formula E bisa balapan di Sao Paulo, Brasil, tepat pada saat mobil Gen3 mencatatkan debutnya di Season 9.

Selain itu, kontrak yang ditandatangani oleh pihak promotor merupakan kontrak jangka panjang, yang berlangsung selama lima tahun ke depan. Formula E memberikan opsi perpanjangan kontrak jika dirasa kerja sama keduanya memuaskan.

"Kami harus bisa mengemas acara ini semenarik mungkin, karena balapan ini penting untuk kota Sao Paulo, yang ingin kembali membuka dirinya setelah dilanda pandemi Covid-19. E-Prix tentu memiliki kontribusi besar dalam proses tersebut," tutur Gustavo Pires, CEO Sao Paulo Turismo (SPTuris).

Ini memang kali pertama Formula E akan menginjakan kakinya di negara Amerika Selatan tersebut. Namun, Brasil bukanlah sosok asing di Formula E.

Tiga pembalapnya turun di musim perdana Formula E, tepatnya pada 2014-15. Saat itu, Bruno Senna memperkuat Mahindra, Lucas di Grassi di Audi Sport ABT, sementara Nelson Piquet Jr. di NEXTEV TCR Formula E.

Nelson Piquet Jr. dan Lucas di Grassi pun sukses menjadi juara Formula E. Nelson Piquet di musim 2014-15, sementara Di Grassi musim 2016-17.

Lucas di Grassi, Venturi Racing, menjadi salah satu perwakilan Brasil di Formula E musim ini, bersama Sergio Sette Camara

Lucas di Grassi, Venturi Racing, menjadi salah satu perwakilan Brasil di Formula E musim ini, bersama Sergio Sette Camara

Foto oleh: Sam Bagnall / Motorsport Images

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Tiket Jakarta E-Prix 2022 Sudah Mulai Dijual
Artikel berikutnya Abt Sportsline Berencana Kembali ke Formula E Musim Depan

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia