Formula E Sudah Diskusi dengan Beberapa Tim Pengganti Audi-BMW

Chief executive Formula E, Jamie Reigle, mengungkapkan bahwa ajang balap mobil elektrik tersebut sudah membuka pembicaraan dengan beberapa pihak untuk menggantikan Audi-BMW.

Formula E Sudah Diskusi dengan Beberapa Tim Pengganti Audi-BMW

Pernyataan mengejutkan dilontarkan oleh dua pabrikan besar otomotif, Audi dan BMW. Kedua produsen asal Jerman tersebut memutuskan keluar dari program Formula E selepas 2021.

Audi menjadi pabrikan pertama yang menyatakan mundur dari ajang balap mobil elektrik tersebut. Keputusan Audi itu kemudian diikuti oleh BMW.

Khusus untuk Audi, mereka menyatakan ingin fokus membangun tim Ajang Balap Ketahanan (WEC) mereka. Beberapa regulasi baru yang nantinya diterapkan WEC memang membuat Audi kembali tertarik turun di ajang tersebut.

Lantas ada dua slot kosong pada grid Formula E selepas musim ketujuhnya. Namun, menurut Jamie Reigle selaku chief executive Formula E, pihaknya sudah melakukan pembicaraan dengan beberapa pabrikan mobil.

Baca Juga:

"Kami sudah siap mengisi kekosongan yang ditinggalkan Audi, karena kami memiliki beberapa tim yang tertarik dengan program kami," ujar Jamie Reigle kepada Motorsport.com.

"Beberapa pertanyaan sudah kami lontarkan ke mereka. Tanpa menyebut nama, kami sudah berdiskusi dengan salah satu kandidat sebelum malam natal.

"Mereka bahkan mengatakan bahwa pada tahun 2018 ajang Formula E sangat kompetitif, tapi sayangnya agak mahal. Itulah sebabnya mereka tidak ingin turun pada tahun 2018.

"Setelah melihat proyek Gen3 kami, serta sistem cost control yang akan diterapkan, mereka pun berminat untuk melihat Formula E lebih dalam lagi," tambahnya.

Maximilian Gunther, BMW I Andretti Motorsports, BMW iFE.21

Maximilian Gunther, BMW I Andretti Motorsports, BMW iFE.21

Foto oleh: Sam Bloxham / Motorsport Images

McLaren menjadi salah satu tim yang sudah mencapai kata sepakat untuk balapan sebagai tim di Formula E selepas 2021.

Dengan kedatangan McLaren, Formula E pun optimistis bisa menggelar satu musim penuh dengan 12 tim berada di atas grid.

"Ada banyak pabrikan otomotif yang saat ini tengah berada di masa transisi ke energi listrik. Dan kami pikir, apa yang kami tawarkan, sangat menarik minat mereka yang sedang melakukan riset dan pengembangan," Reigle mengakhiri.

dibagikan
komentar
McLaren Teken Opsi untuk Gabung Formula E
Artikel sebelumnya

McLaren Teken Opsi untuk Gabung Formula E

Artikel berikutnya

Keputusan Mundur Audi-BMW Tidak Mengagetkan Formula E

Keputusan Mundur Audi-BMW Tidak Mengagetkan Formula E
Muat komentar