Formula E dan Supercars masuk ke dalam sistem poin Superlicence F1

FIA telah merevisi sistem poin superlicence untuk Formula 1 dengan memasukkan kejuaraan Formula E dan Supercars Australia.

Berdasarkan revisi terbaru pada bagian Appendix L International Sporting Code, FIA telah mengakui kedua kejuaraan tersebut di mana pembalap dapat mengumpulkan poin superlicence untuk berlaga di F1.

Juara umum Formula E akan mendapat 40 poin, poin yang sama dengan kejuaraan GP2, Formula 3 Eropa, WEC (Kelas LMP1), IndyCar, dan kejuaraan Formula 2 yang akan digelar.

Namun, juara kedua dan ketiga kompetisi mobil listrik tersebut akan mendapat masing-masing 30 dan 20 poin – sama seperti di Formula 3 Eropa, WEC, dan IndyCar tetapi lebih sedikit dibandingkan dengan GP2 dan Formula 2.

Sisa sepuluh besar klasemen Formula E akan mendapatkan poin dengan basis 10, 8, 6, 4, 3, 2, 1 untuk urutan keempat hingga sepuluh.

FIA juga menambahkan kejuaraan berbasis di Australia, Supercars, ke dalam daftar kejuaraan yang mendapatkan poin superlicence, meskipun poinnya lebih sedikit dibandingkan WTCC dan DTM.

Apabila juara WTCC dan DTM mendapat 15 poin, Supercars hanya menerima 13 poin, juara kedua 11 poin dan juara ketiga 9 poin.

Seperti kejuaraan mobil touring lainnya, hanya delapan besar klasemen pembalap yang mampu mendapatkan poin superlicence, yakni 6, 4, 3, 2, 1 untuk urutan keempat hingga kedelapan.

 

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan Formula E , Supercars
Tipe artikel Breaking news