London ePrix: Prost juara di depan Senna, titel Formula E akan ditentukan hingga momen terakhir

dibagikan
komentar
London ePrix: Prost juara di depan Senna, titel Formula E akan ditentukan hingga momen terakhir
Diterjemahkan oleh: Cep Goldia
2 Jul 2016 04.22

Sébastien Buemi masih memiliki kesempatan untuk menjadi juara dengan meraih posisi kelima, hanya satu posisi di belakang rivalnya, Lucas di Grassi.

Sテゥbastien Buemi, Renault e.Dams
Sテゥbastien Buemi, Renault e.Dams, pemenang lomba bersuka-cita in Parc ferme
Sテゥbastien Buemi, Renault e.Dams pemenang lomba
Sテゥbastien Buemi, Renault e.Dams pemenang lomba

Renault e.dams menambah jarak keunggulan di klasemen Formula E dengan kemenangan yang diraih Nico Prost dalam balapan pertama di akhir minggu Visa London ePrix. Pembalap Perancis tersebut memulai balapan dari posisi pertama dan mendominasi balapan 33 putaran tersebut dengan keunggulan lima detik dari Bruno Senna. Sébastien Buemi masih memiliki kesempatan untuk menjadi juara dengan meraih posisi kelima, hanya satu posisi di belakang rivalnya, Lucas di Grassi. Renault e.dams kini berada 37 poin diatas Abt Schaeffler Audi Sport, sementara Seb berada tiga poin di belakang di Grassi – menjadi tanda bahwa ia siap untuk bersaing di lomba terakhir besok.

Nico menjalani hari yang sempurna. Ia memimpin catatan waktu di sesi latihan pertama dan meraih posisi ketiga di sesi latihan kedua. Grup kualifikasi yang ia raih mungkin tidak terlalu menjanjikan, namun berbuah manis bagi Nico karena ia mampu mencatat waktu tercepat di grup tersebut. Ia start terakhir pada sesi superpole, dan ia meraih pole di balapan pertama akhir pekan ini.

Tidak ada balapan yang mudah, namun tidak ada yang sebaik ini!

Nicolas Prost

Di balapan, Nico mampu melaju dengan mulus dan membuat jarak dengan Bruno Senna yang berada di posisi kedua. Ia terus tenang, pergantian mobil yang ia lakukan dan sesi safety car tidak menganggu hasil akhir Prost, sehingga ia mampu menjadi juara. Ia finis lima detik lebih cepat dari Senna, membawanya ke posisi tiga klasemen pembalap saat tersisa satu lomba lagi.

Sébastien Buemi berusaha untuk bangkit dari keterpurukannya di sesi kualifikasi. Pembalap Swiss ini memulai harinya dengan baik dengan meraih posisi tiga di sesi latihan pertama, dan tercepat kedua di sesi kedua. Namun ia terhadang oleh cuaca hujan yang terjadi pada waktu kualifikasi babak Q3. Ia hanya bisa mampu start dari P14, di belakang rivalnya, di Grassi, yang mampu start di posisi sebelas.

Dengan tantangan berat di depannya, Séb memulai lomba dengan agresif dan langsung melesat untuk meraih P11. Dalam dua putaran ia mampu melewati Loic Duval dan Nick Heidfeld untuk menempel dibelakang di Grassi. Sementara di Grassi menyalip rekan setimnya, Abt di putaran kelima, Séb tertahan oleh Abt di P9. Beberapa lap kemudian, Séb mencoba menyerang dan ia berhasil di lap 15 setelah Sam Bird posisinya direbut Abt dan Séb menyalip keduanya untuk meraih posisi ketujuh.

Di Grassi menjadi target Séb berikutnya, namun Séb tidak mampu menemukan celah di trek Battersea yang sempit. Ia menemukan kesempatan saat di Grassi merusak sayap depannya di lap 26, namun pembalap Brasil tersebut terus melaju dan Séb tidak bisa mengimbanginya. Saat safety car masuk ke lintasan pada lap 30 karena kecelakaan yang dialami Oliver Turvey, Séb mampu naik ke P5 setelah menyusul Bird pada 31.

Kemenangan Nico dan Séb di posisi kelima menambah pundi-pundi poin Renault e.dams. Tim kini memiliki keuntungan 37 poin diatas ABT Schaeffler. Séb berjarak 3 poin dibelakang di Grassi, namun ia masih memiliki kesempatan untuk merebut titel juara.

#8 Nico: “Itulah balapan yang Anda selalu inginkan. Anda memulai dari depan dan Anda tinggal mengendalikan lomba. Rasanya fantastis. Tidak ada balapan yang mudah, namun tidak ada yang sebaik ini! Saya tidak tahu apa yang terjadi dibelakang saya, saya mencoba untuk terus fokus karena apapun bisa terjadi dalam situasi ini apabila Anda berbuat kesalahan. Saya hanya menghitung banyaknya putaran dan mencoba untuk tetap di lintasan karena kemenangan sudah di depan mata. Ketika safety car keluar saya sedikit kaget, namun pada akhirnya kami memiliki mobil yang fantastis dan mampu menang dengan mudah. Kami optimistis untuk besok. Untuk menang lagi besok rasanya pasti fantastis, namun segalanya tergantung cuaca. Kami harus berkonsentrasi untuk meraih poin semaksimal mungkin dan mempertahankan titel tim. Dan untuk saya sendiri, saya akan membantu Séb sebisa mungkin.”

 #9 Sébastien: “Sayangnya hujan terjadi ketika saya sedang menjalani sesi kualifikasi, namun Lucas mengalaminya juga jadi saya tak terlalu memikirkannya.  Saya memiliki banyak energi yang dapat digunakan namun terkadang cepat saja tidak cukup, terutama di lintasan seperti ini yang sangat sulit untuk menyalip. Saya kesulitan melewati Daniel, yang berperan sebagai penjaga untuk Lucas dan saya harus memastikan gerakanku aman. Saat Lucas merusak sayap depannya, saya memiliki dua kesempatan untuk menyalip dirinya namun saya tak mengambil resiko karena ia mungkin akan mendapatkan bendera teguran untuk berhenti – namun itu tidak terjadi. Saya rasa ada sedikit inkonsistensi hari ini. Di berlin, mereka memberikan teguran kepada Bird karena sayapnya sedikit rusak dan hari ini Lucas tidak mendapatkan teguran sama sekali. Meski demikian, yang saya harus pikirkan adalah mendapatkan hari yang lancar besok. Tentu saja kami ingin finis di depan rival kami dan saya juga berpikir soal klasemen pembalap. Saya memiliki kecepatan untuk menang dan kita lihat saja apa yang akan terjadi nanti.”

Vincent Gaillardot, Renault Sport Project Leader: “Kami menunjukkan di akhir pekan ini bahwa pengembangan yang kami bawa telah bekerja dengan sempurna. Kami melihat bahwa Nico mampu menuntaskan sesi kualifikasinya dengan sempurna dan membalap dengan aman. Tentu saja karena faktor lintasan dan cuaca, Sébastien sulit untuk menyusul pembalap lain namun potensi tersebut masih ada dan mobil kami sangat kompetitif. Hal ini bagus untuk besok. Kami telah membuat langkah maju untuk meraih tujuan kami dan hasil hari ini sangatlah positif. Kami akan bekerja malam ini untuk mengoptimalkan paket yang kami miliki dan bersiap untuk hari Minggu.”

Jean-Paul Driot, Senior Team Manager: “Hasil yang baik untuk Nico hari ini dan saya sangat senang untuknya. Ia memiliki hari yang baik dari pukul 8:15 pagi ini hingga bendera finis dikibarkan. Saya senang bahwa ia mampu menemukan kepercayaan dirinya lagi dan ia menunjukannya. Kami sedikit frustasi dengan fakta bahwa kami harus memulai balapan dengan Séb berada di belakang grid karena cuaca yang ia alami pada sesi kualifikasi, dan untungnya ia berada di grup yang sama dengan di Grassi. Saya rasa mereka telah memberikan pertunjukan yang baik hari ini namun saya sedikit kecewa di waktu yang bersamaan karena Abt bertindak keras kepada kami dan sedikit berbahaya. Kami juga merasa adanya sedikit inkonsistensi terhadap di Grassi dimana ia tidak ditegur karena memiliki sayap depan yang rusak, namun itulah balapan. Kami masih memiliki dua titel yang akan kami coba rebut untuk besok. Besok akan menjadi hari yang sangat menarik dan tantangan yang kami hadapi sangatlah sulit.”

Alain Prost, Senior Team Manager: “Kami menyaksikan dua balapan dalam satu balapan hari ini. Balapan di depan Nico dan juga Séb di belakangnya. Nico mengalami hari yang hebat dan solid dari lap pertama yang ia jalani pagi ini. Hari Séb sedikit berbeda dimana ia mengikuti kualifikasi dengan cuaca hujan dan dia bersama di Grassi memulai balapan dibelakang grid. Kami bertarung untuk dua titel di waktu yang bersamaan hari ini. Tidak ideal, namun kami mampu mempertahankan posisi kami di klasemen tim dan tidak mengalami kerugian berarti di perebutan titel pembalap. Kami harus menempatkan Séb di tangga juara besok dan tentu saja kami harus tetap fokus kepada kedua titel. Hari-hari ini sangat spesial dan sangat menegangkan. Kami senang dengan apa yang kami raih hari ini dan selamat untuk Nico, yang selalu mampu bersaing dalam beberapa seri terakhir dan berada pada puncak performanya hari ini.”

Renault e.dams

Artikel Formula E berikutnya
Gelar juara umum Formula E ditentukan di balapan terakhir

Artikel sebelumnya

Gelar juara umum Formula E ditentukan di balapan terakhir

Next article

London ePrix: Prost memimpin, Frijns tabrakan di sesi latihan pertama

London ePrix: Prost memimpin, Frijns tabrakan di sesi latihan pertama
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula E
Event London ePrix
Sub-event Saturday race
Lokasi Streets of London
Pembalap Sébastien Buemi , Nicolas Prost
Tim DAMS
Tipe artikel Race report