Tiga Mercedes-EQ Kuasai FP2 Diriyah E-Prix

Sasis Mercedes-EQ Silver Arrow 02 berhasil menempati tiga besar latihan bebas kedua (FP2) Diriyah E-Prix, lomba pertama Kejuaraan Dunia Formula E 2020-21.

Tiga Mercedes-EQ Kuasai FP2 Diriyah E-Prix

Nyck de Vries memimpin sukses Mercedes-EQ Formula E Team finis 1-2 pada FP2 Diriyah E-Prix yang berlangsung di Riyadh Street Circuit, Arab Saudi, Jumat (26/2/2021) siang.  

Dalam sesi FP2 yang berlangsung selama 30 menit tersebut, De Vries mencatat waktu lap 1 menit 08,583 detik. De Vries unggul hanya 0,2 detik atas rekan setimnya, Stoffel Vandoorne, yang finis di P2.

Keberhasilan Edoardo Mortara (ROKiT Venturi Racing) mencatat waktu lap 1:08,836 detik membuat tiga Mercedes-EQ Silver Arrow 02 mampu menempati posisi pertama sampai ketiga di FP2 ini.

Bagi De Vries, keberhasilan ini membuatnya menguasai FP1 dan FP2 Diriyah E-Prix. Pada FP1 yang berlangsung Kamis (25/2/2021) petang, pembalap asal Belanda tersebut menembus waktu lap 1:08,693 menit alias 0,16 detik lebih lambat daripada FP2.

Pada awal FP2, De Vries langsung mencatat waktu lap 1:10,535 menit untuk berada di puncak mengungguli Oliver Rowland (Nissan e.dams) yang mengandalkan Nissan IM02.

Baca Juga:

Saat FP2 berlangsung 17 menit, bendera merah muncul saat bagian belakang mobil Penske EV-5 yang dikendarai Nico Muller (Dragon / Penske Autosport) selip dan menghantam pembatas lintasan di Tikungan 7.

Saat FP2 dilanjutkan enam menit kemudian, para pembalap mulai menggeber mobil untuk menembus waktu lap di kisaran 1:09 menit. Rowland menjadi pembalap pertama yang menembus 1:08 menit sebelum De Vries melibasnya untuk mencatat waktu tercepat.

Rowland sendiri akhirnya harus puas finis P4 di FP2, tepat di atas Andre Lotterer (TAG Heuer Porsche Formula E Team).

Bendera merah kedua muncul saat Audi e-tron FE07 geberan Robin Frijns (Envision Virgin Racing) mengalami kecelakaan hanya dua menit sebelum FP2 selesai.

“Masih terlalu awal untuk puas dengan performa di FP2,” kata Ian James, Prinsipal Mercedes-EQ Team. “Ada dua bendera merah dan banyak pembalap tak mampu melakukan full power laps dengan tambahan tenaga mobil 250kW.”

Agak mengejutkan melihat performa tim juara dunia Formula E musim lalu, DS Techeetah. Antonio Felix da Costa dan Jean-Eric Vergne masing-masing hanya finis P18 dan P20 di FP2.

dibagikan
komentar
Muller Pede Tampil Cepat meski Gunakan Mesin Lama

Artikel sebelumnya

Muller Pede Tampil Cepat meski Gunakan Mesin Lama

Artikel berikutnya

Dominasi De Vries Berlanjut sampai Super Pole Diriyah E-Prix

Dominasi De Vries Berlanjut sampai Super Pole Diriyah E-Prix
Muat komentar