Mercedes Resmi Tinggalkan Formula E

Mercedes telah resmi mengumumkan akan hengkang dari Formula E pada akhir musim 2022. The Silver Arrows mengalihkan fokus sepenuhnya di Formula 1.

Mercedes Resmi Tinggalkan Formula E

Seperti yang dilaporkan Motorsport.com, Minggu (15/8/2021) lalu, Mercedes mengikuti jejak Audi dan BMW untuk keluar dari kejuaraan.

Pabrikan Jerman itu bakal menawarkan deretan mobil listrik jalanan pada 2030, sebagai bagian dari investasi senilai 34 miliar Pounds (setara 673,6 triliun Rupiah).

Sejalan dengan pengeluaran ini, Mercedes juga akan merealokasi sumber daya dari program Formula E dan menerapkan pelajaran yang dipetik dalam kompetisi untuk pengembangan produk secara kejuaraan.

Lebih lanjut, diuraikan bahwa keluar dari Formula E akan memungkinkan Mercedes untuk mengkonsentrasikan aktivitas motorsport di Formula 1.

“Di Mercedes-Benz, kami telah berkomitmen untuk memerangi perubahan iklim dengan kekuatan penuh dalam dekade ini,” ucap anggota manajemen Daimler, Markus Schafer.

“Ini menuntut percepatan transformasi perusahaan, produk, dan layanan kami menuju masa depan yang bebas emisi serta berbasis perangkat lunak, dan untuk mencapainya, kami harus memberikan fokus penuh pada kegiatan inti kami.

“Di motorsport, Formula E telah menjadi ajang yang baik untuk membuktikan keahlian kami dan membangun merek Mercedes-EQ kami. Tetapi di masa depan, kami akan terus mendorong kemajuan teknologi - terutama di sisi penggerak listrik - dengan fokus pada Formula 1.

“Ini adalah arena di mana kami terus-menerus menguji teknologi kami dalam persaingan paling ketat yang ditawarkan dunia otomotif - dan dan bintang berujung tiga hampir tidak bersinar lebih terang di tempat lain.

“F1 menawarkan potensi yang kaya untuk transfer teknologi… dan tim kami serta seluruh seri akan mencapai status net-zero pada akhir dekade ini.”

Mercedes-EQ Team merayakan kesuksesan gelar juara dunia pembalap Formula E 2021 yang direbut oleh Nyck de Vries.

Mercedes-EQ Team merayakan kesuksesan gelar juara dunia pembalap Formula E 2021 yang direbut oleh Nyck de Vries.

Foto oleh: Simon Galloway / Motorsport Images

Sebagai pabrikan, Mercedes awalnya menahan diri untuk tidak mematuhi aturan Gen3 tepat waktu pada 31 Maret. Tim lalu mendaftar. Bahkan hadir pada pertemuan terakhir Kelompok Kerja Teknis untuk melanjutkan pengembangan powertrain 470bhp.

Akan tetapi, semuanya berubah cepat dalam dua pekan terakhir. Dewan Daimler akhirnya sepakat untuk mengukuhkan keputusan Mercedes meninggalkan Formula E.

“Kami memasuki Formula E dengan pikiran terbuka tentang ajang ini dan pendekatan inovatifnya terhadap motorsport,” ucap Team Principal Mercedes F1, Toto Wolff.

“Banyak kerja keras yang dilakukan untuk membangun tim dan membuatnya kompetitif. Kami telah melihat sekelompok wanita dan pria berbakat yang luar biasa tampil di level tertinggi.

“Kami bisa bangga dengan pencapaian kami dan terutama kejuaraan dunia ganda yang dimenangi akhir pekan lalu di Berlin, yang akan menjadi tonggak bersejarah dalam sejarah panjang motorsport Mercedes-Benz.

“Kami akan memberikan segalanya untuk memastikan kami menyelesaikan petualangan Formula E kami dengan gaya.”

Ditinggalkan tiga mereka - Audi, BMW, dan Mercedes - kini tersisa Mahindra Racing, DS Automobiles, Jaguar Land Rover, Porsche, Nissan serta NIO sebagai pabrikan yang sudah berkomitmen pada aturan Gen3.

Baca Juga:

dibagikan
komentar
Norman Nato Sadar Sulit Dapatkan Kursi Formula E 2021/2022
Artikel sebelumnya

Norman Nato Sadar Sulit Dapatkan Kursi Formula E 2021/2022

Artikel berikutnya

Gagal Juara, Jake Dennis Sebut Formula E 2021 Spesial

Gagal Juara, Jake Dennis Sebut Formula E 2021 Spesial
Muat komentar