Mitch Evans Tak Kecewa Jadi Runner-Up Formula E

Pembalap Tim Jaguar TCS Racing Mitch Evans mengaku tak kecewa hanya jadi runner-up Formula E musim ini, setelah mengerahkan seluruh kemampuannya.

Mitch Evans Tak Kecewa Jadi Runner-Up Formula E

Mitch Evans gagal meraih gelar juara dunia Formula E 2021-2022 setelah kalah saing dengan pembalap Mercedes-EQ Formula E Stoffel Vandoorne. Namun, ia tidak kecewa dengan hasil di persaingan klasemen pembalap.

Pada awal musim ini, tak ada yang mengira Evans bisa memaksa persaingan gelar juara sampai ke balapan terakhir di Seoul, Korea Selatan, Minggu (14/8/2022) lalu.

Mengingat, Evans membuka musim ini dengan hanya satu poin dari total tiga balapan pertama (finis P10 di Diriyah E-Prix I, gagal cetak poin di Diriyah E-Prix II dan Mexico City E-Prix).

Namun Evans mulai memperbaiki performanya di Roma E-Prix, yang mana ia sukses menjadi pembalap pertama di musim ini yang menyapu bersih dua balapan beruntun di satu trek (double-header) dengan kemenangan.

Momentum tersebut kemudian terus dibangun oleh Evans dengan finis di P2 Monako E-Prix dan kemenangan kembali di Jakarta E-Prix.

Sayang, karena tak bisa menjaga konsistensinya, Evans kalah saing dengan Vandoorne dari segi poin. Pembalap asal Belgia itu mengakhiri musim dengan unggul 33 poin dari Evans di klasemen akhir.

Baca Juga:

Melihat hal tersebut, Evans mengaku tidak merasa kecewa karena gagal meraih gelar juara. Itu karena ia tahu sudah mengerahkan segalanya di musim ini, hingga penghujung musim.

"Memang sangat disayangkan (kami tidak meraih gelar juara). Tapi saya tahu sudah melakukan yang terbaik di musim ini," tutur Evans mengutip situs resmi Formula E.

"Untuk meraih gelar juara, memang segala sesuatunya harus menguntungkan saya. Saya harus menang dan Stoffel (Vandoorne) tidak finis di zona poin. Jadi itu adalah tugas yang berat.

"Tapi saya sudah mengerahkan segalanya di hari terakhir musim ini. Dengan kualitas yang kami miliki di Foromula E, saya tentu tidak merasa kecewa."

Evans memang mampu mempertahankan peluang juara FE di musim ini, setelah meraih kemenangan di Seoul E-Prix I.

Namun, peluang tersebut menipis, setelah Evans gagal lanjut ke sesi qualifying duel di Seoul E-Prix II. Ia pun harus memulai balapan dari barisan belakang.

Hingga pada akhirnya pembalap asal Selandia Baru tersebut hanya finis di P7, sementara Vandoorne memastikan gelar juara dengan menyelesaikan balapan di podium.

Mitch Evans, Jaguar Racing

Mitch Evans, Jaguar Racing

Foto oleh: Carl Bingham / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Diminta Gantikan Giovinazzi di Seoul E-Prix II, Fenestraz Kalang Kabut
Artikel sebelumnya

Diminta Gantikan Giovinazzi di Seoul E-Prix II, Fenestraz Kalang Kabut

Artikel berikutnya

Susie Wolff Mundur dari Jabatan CEO Venturi Formula E

Susie Wolff Mundur dari Jabatan CEO Venturi Formula E