Sirkuit Monako Lebih Cocok untuk FE Ketimbang F1

Pembalap Audi, Lucas Di Grassi, berpendapat bahwa Sirkuit Jalanan Monako lebih cocok digunakan untuk balapan Formula E ketimbang Formula 1.

Sirkuit Monako Lebih Cocok untuk FE Ketimbang F1

Musim ini, Formula E akan menggunakan sirkuit jalanan Monako sepenuhnya untuk gelaran Monaco E-Prix. Dan pembalap Audi, Lucas Di Grassi, memiliki ekspektasi tinggi mengenai balapan di trek ikonik tersebut.

Sirkuit jalanan Monako merupakan lintasan mobil ikonik. Berbagai macam momen balap sudah pernah terjadi di trek sepanjang 3,3 kilometer tersebut.

Walau lebih melekat ke kejuaraan dunia Formula 1. Akan tetapi, beberapa ajang lain juga selalu membalap di Monako.

Baca Juga:

Salah satunya adalah Formula E, yang musim ini untuk pertama kalinya akan menggunakan layout milik Formula 1.

Biasanya, pada seri Monaco E-Prix, balapan hanya digelar di versi lebih pendek sirkuit jalanan Monako (hanya 1,77 kilometer).

Di Grassi pun mengaku sudah tidak sabar ingin menjajal Monako. Dan menurutnya, lintasan yang pertama kali menggelar perlombaan pada 1929 ini, lebih cocok digunakan untuk Formula E ketimbang balap jet darat.

Monaco track map

Monaco track map

Foto oleh: FIA

"Balapan Formula E di Monako lebih cocok ketimbang Formula 1, karena kita akan melihat lebih banyak manuver dan overtake," ujar pembalap asal Brasil tersebut.

"Sulit bagi mereka (Formula 1) untuk salip menyalip, karena mobilnya memang melaju lebih cepat, tapi rute lintasannya terlalu pendek untuk mereka. Jadi, lintasan itu tidak dibangun untuk mereka.

"Sedangkan di Formula E, kita akan melihat lebih banyak aksi salip menyalip, lebih banyak manuver. Ini akan menjadi balapan yang menarik," Di Grassi mengakhiri.

dibagikan
komentar
Dennis: Tak Ada yang Percaya Saya Bisa Menang di Valencia

Artikel sebelumnya

Dennis: Tak Ada yang Percaya Saya Bisa Menang di Valencia

Artikel berikutnya

Vancouver Bakal Jadi Tuan Rumah Formula E 2022

Vancouver Bakal Jadi Tuan Rumah Formula E 2022
Muat komentar