NIO 333 Beri Indikasi Terkait Komitmen Balapan di Era Gen3

NIO 333 memberikan indikasi terkait kesiapannya untuk komitmen balapan Formula E di bawah regulasi Gen3, setelah mendapatkan kesepakatan kerja sama jangka panjang.

NIO 333 Beri Indikasi Terkait Komitmen Balapan di Era Gen3

NIO sendiri baru saja dibeli oleh Li Sheng Racing (LSR), pemilik sirkuit dan operator balap mobil turing nasional asal Cina, pada awal musim 2019-20.

Setelah dibeli oleh LSR, NIO kemudian menjalin kerja sama dengan Gusto Engineering, firma riset dan pengembang aksesori balap, yang dipimpin oleh Alex Hui.

Kerja sama yang dinilai berdurasi jangka panjang ini, bertujuan untuk membawa wawasan balap mobil listrik Formula E ke program balap nasional Cina.

Baca Juga:

"Untuk target selanjutnya tim 333 Racing Formula E, proyek jangka panjang kami adalah membawa masuk wawasan balap elektrik ke program balap nasional Cina, serta pasar otomotif secara keseluruhan," ujar Hui.

"Kami ingin membuat hubungan teknis yang kuat antara Britania Raya dengan Cina, dan Gusto akan menjadi bagian penting proyek ini."

Pernyataan Alex Hui ini secara tidak langsung mengindikasikan bahwa NIO 333 sudah siap untuk berkomitmen balapan di bawah regulasi Gen3.

Tom Blomqvist, NIO 333, NIO 333 001

Tom Blomqvist, NIO 333, NIO 333 001

Foto oleh: Sam Bloxham / Motorsport Images

Sementara itu, tenggat waktu bagi pabrikan untuk menyampaikan komitmennya tampil di era Gen3 memang sudah lewat (31 Maret).

Akan tetapi, Formula E dipercaya masih menerima tanda tangan dari tim-tim selepas tanggal tersebut. Hanya saja, mereka yang menandatangani kesepakatan tampil di era Gen3 lewat dari tenggat waktu yang sudah ditentukan, tidak akan didahului saat menerima part-part paket mobil Gen3.

Paket mobil Formula E era Gen3 sendiri disuplai oleh Spark Racing Technology, Williams Advanced Engineering, serta Hankook.

dibagikan
komentar
Tunggu Klarifikasi, Mercedes Tunda Registrasi Gen3

Artikel sebelumnya

Tunggu Klarifikasi, Mercedes Tunda Registrasi Gen3

Artikel berikutnya

Lebih Fleksibel, Alasan Audi Pindah ke Dakar

Lebih Fleksibel, Alasan Audi Pindah ke Dakar
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula E
Tag formula e , nio , NIO 333
Penulis Matt Kew