Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia
Formula E Mexico City E-Prix

Pengorbanan Lotterer Antar Wehrlein Patahkan Kutukan di FE Meksiko

Pembalap Porsche Formula E, Andre Lotterer, menilai rekannya, Pascal Wehrlein, layak jadi pemenang Mexico City E-Prix, Sabtu (12/2/2022) waktu setempat.

Andre Lotterer, Porsche, 2nd position, sprays Champagne on the podium

Pembalap 27 tahun itu berhasil mematahkan kutukan kala tampil di Meksiko. Wehrlein akhirnya menuai kemenangan dan menghadiahkan trofi perdana untuk Porsche di Formula E.

Pada 2019, ia nyaris memetik poin penuh di Mexico City, tapi gagal saat lomba tinggal beberapa meter. Kemudian di Puebla, Wehrlein didiskualifikasi.

Sukses tersebut tak akan tercapai tanpa bantuan Lotterer yang sigap melindunginya dari serangan lawan pada beberapa putaran akhir. Porsche menetapkan strategi team order sejak awal. Mereka pun berhasil menempatkan pembalapnya di dua podium tertinggi.

“Kesalahan yang saya buat dalam kualifikasi mungkin yang membuat saya sampai di posisi ini,” Lotterer menuturkan.

Baca Juga:

Kali ini, memang Lotterer mengalah demi menjaga kans menang Wehrlein. Namun, ke depannya, ia ingin berada di posisi depan.

“Selanjutnya, saya harus berada di depan! Selamat kepada Pascal, saya pikir dia pantas mendapatkannya kembali setelah kemenangan diambil darinya tahun lalu,” ia menandaskan.

“Kami melakukan banyak upaya dalam musim lalu yang sangat berat dan sesudahnya, kami mengalami naik dan turun. Saya kira kami mulai menyatukan semuanya.”

Di sisi lain, Lotterer kecewa karena gagal merebut peringkat pertama padahal ia mampu melakukannya.

“Ya, tentu saja seharusnya bisa menang lebih lagi, tapi kami bekerja sebagai tim dan saya ketinggalan di belakang,” ujarnya.

Pascal Wehrlein, Porsche, Porsche 99X Electric, Andre Lotterer, Porsche, Porsche 99X Electric

Pascal Wehrlein, Porsche, Porsche 99X Electric, Andre Lotterer, Porsche, Porsche 99X Electric

Photo by: Andrew Ferraro / Motorsport Images

“Kualifikasi merugikan saya dan itu mengesalkan. Saya sedikit kecewa karena di atas kertas, saya mestinya bisa menang. Tapi, jika Anda bertarung dengan rekan setim, itu cerita yang berbeda.”

Ia mengaku sempat kaget ketika Porsche memintanya berputar 40 lap. Pada awalnya, pilot 40 tahun tersebut harus menghemat tenaga mobilnya supaya bisa memenuhi target. Konsekuensinya, ia kewalahan dalam persaingam menuju grup depan.

“Saya sedikit gugup pada awalnya ketika tim mengatakan agar kami melakukannya. Namun, kami malah terpaku pada rencana kami dan mengikuti target kami. Pada akhirnya, itu berfungsi dengan baik,” katanya.

“Jadi saya angkat topi kepada tim yang mengetahui hal ini sejak awal.”

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Mexico City E-Prix: Wehrlein Menang, Porsche Kuasai Dua Besar
Artikel berikutnya Edoardo Mortara Menyesal Telat Respons Strategi Porsche

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia