Porsche kian dekat dengan Formula E usai pertemuan Monako

Kemungkinan Porsche bergabung ke FIA Formula E semakin besar setelah dilakukannya pertemuan antara personel pabrikan Jerman tersebut dengan bos FE, Alejandro Agag, di Monako.

Beberapa figur senior Porsche seperti CEO Oliver Blume, team principal Michael Steiner, dan direktur teknis LMP1 Andreas Seidl, bertemu dengan Agag pada event ePrix Monako bulan lalu.

Formula E diketahui telah masuk dalam radar masa depan Porsche, dan membuka kemungkinan dapat bergabung ke ajang tersebut paling cepat pada musim 2018-2019.

Selain pertemuan Monako, beberapa staf Porsche lainnya juga menghadiri ePrix Berlin yang digelar pekan lalu,

"Kami menerima undangan [ke Monako] dari Alejandro Agag untuk melihat dan merasakan langsung suasana Formula E untuk yang pertama kalinya," ujar Seidl kepada Motorsport.com di Le Mans.

"Sebuah ajang yang menarik, meski inovasi teknologinya masih belum terlalu bebas."

Seperti kebanyakan manufaktur, Porsche telah memantau secara seksama Formula E, terutama sejak musim kedua pada 2015-2016.

Porsche bantah laporan hengkang dari LMP1

Akhir-akhir ini muncul laporan dari majalah Jerman, Motorsport Aktuell, yang menyebutkan bahwa program LMP1 Porsche dapat ditutup pada akhir musim 2017.

Proyek Porsche di FIA World Endurance Championship awalnya dirancang untuk lima tahun, meliputi dua tahun program tes dan pengembangan, dan tiga musim balap pada 2014-2016.

Tapi pada Agustus 2015, proyek tersebut diperpanjang hingga 2018, dan Seidl bersikeras bahwa Porsche tetap "berkomitmen" di WEC.

Keputusan akhir Porsche diyakini akan diumumkan kepada publik pada penghujung tahun ini.

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan Formula E , WEC
Tim Porsche Team
Tipe artikel Breaking news
Tag alessandro agag, andreas seidl