Spanduk Iklan Jadi Penyebab Kecelakaan Da Costa

Terungkap sudah biang keladi di balik insiden Antonio Felix da Costa saat Puebla E-Prix. Apa gerangan? Tidak lain dan tidak bukan, sebuah spanduk iklan.

Spanduk Iklan Jadi Penyebab Kecelakaan Da Costa

Juara dunia bertahan Formula E itu mengalami kecelakaan pada Lap 25, ketika dia melebar di Tikungan 7, serta lalu bagian belakang mobilnya menghantam dinding pembatas.

Dalam kondisi mobil yang rusak parah, Da Costa masih dapat membawa DS Techeetah miliknya keluar di Tikungan 8, guna menghindari Safety Car yang datang terlambat.

Da Costa kemudian mengungkapkan, bahwa penyebab kecelakaannya yang tidak biasa adalah spanduk iklan yang robek dari dinding ketika Andre Lotterer dan Alexander Sims bertabrakan.

Spanduk iklan tersebut awalnya terbawa oleh Sims. Tetapi lalu berpindah ke  mobil Lotterer dan akhirnya sampai ke Da Costa.

Baca Juga:

“Sejujurnya, saya tidak tahu harus berkata apa. Saya cukup beruntung di beberapa kesempatan dalam hidup saya, terutama beberapa akhir pekan terakhir, hal-hal datang kepada kami,” tuturnya kepada Motorsport.com.

“Tapi apa yang terjadi hari ini… Mahindra dan Lotterer baru saja menabrak tembok itu dan merobek spanduk sponsor sepanjang 40 meter.

“Spanduk itu terbawa oleh tiga mobil, kemudian mendarat di saya dan tetap di sana. Spanduknya tidak mau lepas, membuat suhu rem saya meningkat.

“Saya tidak memiliki keseimbangan lagi di dalam mobil. Sangat sulit untuk dikemudikan. Saya bertahan di sana. Saya tidak bisa memberi tahu Anda semuanya, tetapi pada dasarnya dengan spanduk yang ada di sana, mobil saya jadi bermasalah.

“Ini adalah perangkat lunak yang sangat cerdas dan canggih. Mobil saya sama sekali tidak mengerti apa yang sedang terjadi. Ada lebih dari sekadar saya melakukan kesalahan.”

Antonio Felix da Costa, DS Techeetah, DS E-Tense FE21

Antonio Felix da Costa, DS Techeetah, DS E-Tense FE21

Photo by: Sam Bagnall / Motorsport Images

Menanggapi penyebab kecelakaan Da Costa, Lotterer pun menilai bahwa pengganti spanduk yang dicat perlu diperkenalkan untuk meningkatkan keselamatan.

“Kami sedikit kontak dengan Sims. Dia melewati saya dan dia membawa spanduk. Kemudian spanduk besar itu berada di bawah mobil saya,” ucap Lotterer.

“Saya kehilangan semua performa. Itu sebuah bencana. Spanduk-spanduk ini sangat mengganggu karena ada terlalu banyak plastik di dunia, bukan?

“Kita harus mengecatnya, karena itu (spanduk iklan) terlihat buruk. Itu merusak balapan beberapa orang. Juga, dalam hal keselamatan, kita harus melakukan sesuatu. Pasti ada ruang untuk perbaikan di sana.”

Sims sendiri turut bernasib sial. Spanduk iklan yang berbahan plastik tersebut melilit cakram remnya hingga menyebabkan sang pembalap harus gagal finis.

dibagikan
komentar
Porsche: Diskualifikasi Wehrlein Terlalu Keras dalam Kondisi Tertentu

Artikel sebelumnya

Porsche: Diskualifikasi Wehrlein Terlalu Keras dalam Kondisi Tertentu

Artikel berikutnya

Mortara Tak Menyangka Raih Hasil Memuaskan di Puebla E-Prix

Mortara Tak Menyangka Raih Hasil Memuaskan di Puebla E-Prix
Muat komentar