Spek baru Michelin, tantangan untuk semua tim

dibagikan
komentar
Spek baru Michelin, tantangan untuk semua tim
Oleh: Alex Kalinauckas
16 Okt 2018 04.11

Para tim Formula E akan menghadapi sejumlah tantangan dengan ban baru Michelin mulai musim 2018/19.

Sejak musim pertamanya pada 2014/15, Formula E selalu memakai ban Michelin segala cuaca dengan sejumlah modifikasi di musim-musim berikutnya. Tipe baru yang bernama ‘Pilot Sport’ harus mampu bertahan sepanjang balapan.

Bos tim Jaguar, James Barclay, mengatakan salah satu strategi penting pada musim kelima FE adalah memperhatikan tingkat degradasi ban.

“Salah satu strategi kunci adalah tentang penggunaan ban baru,” ucapnya kepada Motorsport.com. “[Mobil] akan berlari lebih kencang, meski agak sedikit lebih berat. Daya cengkeram maksimal juga lebih tinggi, yang berarti sebanding dengan tingkat keausan. Memang sengaja dibuat seperti itu supaya balapan semakin menarik.”

Ketika ditanya apakah FE akan mengalami tingkat degradasi ban seperti saat Formula 1 pertama kali menggunakan Pirelli, Barcaly berkomentar, “Mungkin akan seperti itu. Spek ban sebelumnya cukup awet. Mobil akan melambat seiring dengan bertambahnya usia ban. Jadi, penting bagi kami untuk memikirkan strategi penggunaan ban daripada musim-musim sebelumnya.”

Allan McNish, bos tim Audi, menjelaskan kepada Motorsport.com bahwa tiap tim telah mencoba memahami kondisi ban baru sebelum bergulirnya musim kelima.

“Di FE, ban merupakan salah satu komponen kunci yang harus dipahami betul-betul, terlebih bila tim menginginkan hasil kualifikasi baik,” ujarnya.

“Selain itu, generasi sebelumnya hanya digunakan selama separuh balapan, sementara mulai musim kelima, satu set ban harus melibas seluruh lap.

“Distribusi berat mobil cukup seimbang, jadi seharusnya bukan masalah, tinggal bagaimana setiap tim memaksimalkan potensi spek baru untuk catatan waktu lebih baik.

“Bagaimanapun juga, karakter ban ini wajib dipelajari dengan latihan, ketimbang hanya membacanya saja. Kami berharap bisa memahaminya sebelum ronde pertama di Riyadh.”

Baca Juga:

Slider
List

DS Techeetah DS E-TENSE FE19

DS Techeetah DS E-TENSE FE19
1/10

Foto oleh: Techeetah

Virgin Racing Gen2 Formula E car

Virgin Racing Gen2 Formula E car
2/10

Foto oleh: Virgin Racing

Lucas di Grassi, Audi Sport ABT Schaeffler Audi e-tron FE05

Lucas di Grassi, Audi Sport ABT Schaeffler Audi e-tron FE05
3/10

Foto oleh: Audi Communications Motorsport

HWA Racelab livery unveil

HWA Racelab livery unveil
4/10

Foto oleh: HWA AG

NIO Formula E Team launch

NIO Formula E Team launch
5/10

Foto oleh: NIO Formula E Team

BMW iFE.18

BMW iFE.18
6/10

Foto oleh: BMW AG

Lucas di Grassi, Audi Sport ABT Schaeffler, bertemu Michelin man

Lucas di Grassi, Audi Sport ABT Schaeffler, bertemu Michelin man
7/10

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Michelin Man

Michelin Man
8/10

Foto oleh: Sam Bloxham / LAT Images

Michelin man di podium

Michelin man di podium
9/10

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Ban Michelin Formula E

Ban Michelin Formula E
10/10

Foto oleh: Sam Bloxham / LAT Images

Next article
RESMI: Vandoorne pindah ke Formula E membela HWA

Artikel sebelumnya

RESMI: Vandoorne pindah ke Formula E membela HWA

Next article

Mahindra rekrut Wehrlein dan d'Ambrosio

Mahindra rekrut Wehrlein dan d'Ambrosio
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula E
Penulis Alex Kalinauckas
Tipe artikel Analisis