Tim Aguri diambil alih oleh investor Tiongkok

Tim Aguri Formula E telah mengkonfirmasi bahwa ePrix London akhir minggu ini akan menjadi event terakhir tim tersebut, setelah menyetujui penjualan lisensi mereka kepada Chinese Media Capital.

Motorsport.com melaporkan pada bulan April lalu bahwa skuad Anglo-Jepang ini sedang dalam proses pembelian yang dilakukan oleh CMC, yang otomatis akan juga mengarah kepada penggantian struktur Tim Aguri.

Dengan kontrak yang kini telah disepakati, tim yang baru dibeli ini diprediksi akan menggunakan mesin customer Renault untuk musim ketiga sebagai bagian dari kesepakatan yang akan membawa merek Nissan kedalam kejuaraan Formula E.

Kepala tim untuk saat ini, Mark Preston, yang mendirikan tim bersama Aguri Suzuki pada November 2013, diprediksikan akan berperan dalam posisi yang baru dalam tim.

“Saya bangga untuk mengatakan bahwa Tim Aguri dapat dianggap sebagai pelopor dalam pengembangan kendaraan listrik, memelopori teknologi baru dan menunjukannya kepada dunia," ujar Preston.

“Meskipun ini adalah bab terakhir dalam sejarah Team Aguri pada seri FIA Formula E Championship, ini juga merupakan awal dari sesuatu yang baru, bersama dengan penjualan tim kepada investor baru.

"Dengan demikian, ini akan menjadi balapan terakhir untuk Tim Aguri dan saya ingin berterima kasih kepada semua yang terlibat atas kerja keras dan dedikasi selama dua musim terakhir ini."

Ma Qing Hua, yang bergabung dengan tim ini sejak ePrix di Paris, diprediksi akan bertahan pada tim yang kini dimiliki oleh CMC tersebut untuk musim ketiga, namun pembalap yang akan mendampinginya masih belum diketahui.

Pembalap Tim Aguri lainnya, Antonio Felix da Costa, akan bergabung dengan Tim Andretti sebagai bagian dari kesepakatan dengan BMW, yang diprediksi akan berpartner dengan Robin Frijns.

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan Formula E
Tipe artikel Breaking news