Wawancara eksklusif: Rio Haryanto di tes Formula E Valencia

Simak wawancara eksklusif Motorsport.com bersama Rio Haryanto langsung dari Circuit Ricardo Tormo, Valencia, saat pemuda Surakarta tersebut menjalani tes Formula E perdananya.

Rio berbicara panjang lebar kepada Scott Mitchell, reporter Formula E Motorsport.com, mengenai latar belakang, target, dan kesan pertama dari tes Formula E di Valencia.

Selain itu, Rio juga mengungkapkan lebih jauh tentang masa depannya, termasuk tentang kemungkinan kembali ke Formula 1 dan menggelar balapan FE di Indonesia.

Bagaimana kesempatan tes FE ini bisa muncul?

Bagaimana kesempatan tes FE ini bisa muncul?
1/14

Rio: "Saya mendapat kesempatan ini dari Formula E, dari Alberto [Longo, Deputy CEO dan Managing Director FE] yang meminta saya untuk datang dan menjalani tes. Ini adalah kejuaraan yang menarik. Tentu, ini salah satu opsi balap bagi saya pada tahun-tahun berikutnya. Sudah satu tahun saya tidak mengemudikan mobil balap apapun. Senang rasanya bisa kembali ke dunia balap dan menguji mobil Formula E."

Foto oleh: Scott Mitchell

Apa saja persiapan Anda jelang tes FE?

Apa saja persiapan Anda jelang tes FE?
2/14

Rio: "Saya sudah sering menonton balapannya melalui televisi. Saya juga sudah berbicara dengan beberapa tim tentang teknis mobil. Banyak pengaturan di sepanjang balapan, manajemen energi. Saya juga dengar regulasi berubah untuk musim depan, hanya satu mobil per pembalap. Saya kira itu akan semakin melibatkan banyak manajemen [energi], hanya pembalap yang pintar, kencang, dan mampu mengirit energi akan menjadi yang teratas. Selain itu, saya sudah berlatih fisik di rumah, saya banyak melakukan latihan ketahanan. Saya sangat menantikan untuk segera masuk ke mobil."

Apa mobil balap terakhir yang Anda kemudikan?

Apa mobil balap terakhir yang Anda kemudikan?
3/14

Rio: "Mobil balap terakhir adalah mobil Formula 1 pada tahun 2016, saya tidak membalap di kejuaraan lain setelahnya, namun saya tetap melakukan latihan karting untuk menjaga ritme. Karena ini mobil yang benar-benar baru, mobil yang benar-benar berbeda, cara untuk melahap tikungan dibanding F1 sangat berbeda. Anda harus banyak fokus pada grip mekanis, downforce-nya rendah. Cara mengemudi saat melewati tikungan sangat berbeda, Anda harus membawa banyak kecepatan. Anda tidak memiliki banyak tenaga [seperti di F1] jadi Anda harus menjaga kecepatan minimum setiap saat."

Apa target dan ekspektasi Anda dari tes FE ini?

Apa target dan ekspektasi Anda dari tes FE ini?
4/14

Rio: "Target saya menempuh putaran sebanyak mungkin, kembali ke dunia balap, kembali ke ritme. Semoga lebih banyak kesempatan bagi saya akan datang di musim-musim berikutnya."

Apakah Anda senang dengan tes FE pertama ini?

Apakah Anda senang dengan tes FE pertama ini?
5/14

Rio: "Ya, saya senang dengan jalannya dua percobaan ini. Ini bukanlah mobil balap [yang dipakai tim-tim musim ini], tapi setidaknya saya memiliki pemahaman tentang bagaimana mobil ini bekerja. Saya sangat senang dengan tes yang saya lakukan hari ini, dua percobaan yang mulus, tanpa kesalahan, dan saya bisa melakukan putaran sebanyak yang saya bisa. Sekitar 25-30 putaran, mengingat hanya menjalani dua kali percobaan. Tidak adil jika dibandingkan mobil lainnya di sini. Bagi saya, ini semua tentang kembali ke dunia balap."

Bagaimana kesan pertama Anda tentang mobil FE jika dibandingkan dengan F1?

Bagaimana kesan pertama Anda tentang mobil FE jika dibandingkan dengan F1?
6/14

Rio: "Tentu jauh berbeda dari segi kebisingan, mobil FE terdengar sangat sunyi. Anda harus sering mengelola energi. Anda memiliki tampilan di dashboard yang menunjukkan berapa banyak energi yang telah Anda konsumsi, hari ini adalah tentang membiasakan diri untuk mengelola energi [baterai]."

Bagaimana dengan pengereman mobil FE?

Bagaimana dengan pengereman mobil FE?
7/14

Rio: "Rem hanya bekerja pada temperatur yang sangat tinggi dan Anda harus melaju pada kecepatan yang cukup tinggi untuk membuatnya bekerja. Dengan mobil ini, sulit untuk membuat rem bekerja. Tiba-tiba Anda berada pada titik di mana [rem] bagian belakang terasa mulai overheat setelah tiga atau empat putaran. Cukup menarik mengubah keseimbangan [mobil], putaran demi putaran. Anda tidak mengira itu akan terjadi, ini sangat menantang."

Mobil FE dapat mengumpulkan energi saat mengerem. Bagaimana rasanya?

Mobil FE dapat mengumpulkan energi saat mengerem. Bagaimana rasanya?
8/14

Rio: "Ya, saya mencobanya beberapa kali. Itu terasa ketika Anda memakai rem tangan. Ada banyak hal untuk dipelajari dan saya menikmatinya."

Apakah balapan di FE adalah sebuah opsi?

Apakah balapan di FE adalah sebuah opsi?
9/14

Rio: "Ya, ini adalah salah satu opsi saya, kejuaraan ini telah berkembang dengan sangat pesat, saat ini sangat besar. Lebih banyak pabrikan yang datang, ini adalah masa depan motorsport dan saya harap suatu hari dapat membalap di sini dan mengusahakan yang terbaik."

Foto oleh: Rio Haryanto

Apakah selanjutnya Anda ingin melakukan tes dengan salah satu tim FE?

Apakah selanjutnya Anda ingin melakukan tes dengan salah satu tim FE?
10/14

Rio: "Ya, saya akan senang untuk melakukannya dengan mobil balap yang sesungguhnya. Kita lihat saja. Saya sangat terbuka untuk terjun di kategori [balap] lainnya, Formula E adalah salah satu opsi, saya tetap mempertimbangkan kejuaraan lainnya."

Adakah opsi lain selain balapan di FE?

Adakah opsi lain selain balapan di FE?
11/14

Rio: "Saat ini hanya Formula E, saya belum benar-benar melihat opsi lain. Saya masih terbuka untuk kesempatan lain."

Foto oleh: FIA Formula E

Bagaimana dengan kemungkinan kembali ke Formula 1?

Bagaimana dengan kemungkinan kembali ke Formula 1?
12/14

Rio: "Ya, tentu saja, Formula 1 selalu menjadi target. Rasanya seperti urusan yang belum selesai di sana karena saya tidak membalap semusim penuh. Saya tetap mencari apakah ada kemungkinan untuk menemukan jalan kembali ke sana, saya akan sangat senang jika kembali ke sana lagi. [Ketika saya tampil di F1], dampaknya sangat besar bagi fans dan kebanggaan masyarakat Indonesia untuk membalap di level yang sangat tinggi, di Formula 1, dan saya kira sekarang di Indonesia muncul lebih banyak pembalap muda yang mulai mencintai motorsport. Lebih banyak orang yang menontonnya, itu dampak positif bagi industri motorsport di sana."

Foto oleh: FIA Formula E

Apakah Anda senang mengemudikan mobil FE yang berbeda dengan F1?

Apakah Anda senang mengemudikan mobil FE yang berbeda dengan F1?
13/14

Rio: "Ini adalah tantangan yang baru bagi saya juga. Di kategori manapun, Anda akan menemukan beberapa [mobil] lebih mudah dikemudikan, beberapa yang lain lebih sulit tapi pada akhirnya tingkat kompetisi di kategori manapun sangat tinggi. Jadi, Anda masih harus berusaha keras. Bukan hanya menikmati mengemudi mobil, Anda juga harus menjadi kompetitif. Itu bagian yang tersulit, menjadi yang teratas dan kompetitif."

Apakah menurut Anda FE dapat digelar di Indonesia?

Apakah menurut Anda FE dapat digelar di Indonesia?
14/14

Rio: "Banyak penggemar motorsport sedang memperhatikan Formula E saat ini dan khususnya di Indonesia. Indonesia akan menjadi tempat yang luar biasa untuk menggelar balapan Formula E, akan ada banyak orang datang untuk menonton balapan. Sebuah impian untuk membalap di jalanan negeri sendiri, terutama di pusat kota. Balapan akan menjadi sangat masif, orang-orang akan senang untuk datang dan menikmati balapan."

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan Formula E
Event Tes Valencia Oktober
Trek Valencia Circuit Ricardo Tormo
Pembalap Rio Haryanto
Tipe artikel Interview