EKSKLUSIF: Wawancara pendiri Mygale, produsen mobil balap

dibagikan
komentar
EKSKLUSIF: Wawancara pendiri Mygale, produsen mobil balap
Aditya Gagat
Oleh: Aditya Gagat
19 Mar 2018 10.12

Motorsport.com Indonesia mendapat kesempatan berbincang dengan bos sekaligus pendiri Mygale, Bertrand Decoster, membahas kiprah konstruktor asal Magny-Cours, Perancis tersebut di ajang balap single-seater.

Mygale Regional F3

Mygale, salah satu konstruktor ternama di ajang balap single-seater junior, saat ini menjadi penyuplai mobil untuk berbagai kejuaraan seperti F4 Perancis, F4 Denmark, F4 Inggris Raya, F4 NACAM, F4 Australia, F4 Tiongkok, dan F4 South East Asia.

Motorsport.com Indonesia berkesempatan mewawancarai sang bos, Bertrand Decoster, dan membahas mulai dari sejarah, proyek mobil Formula 3, hingga peningkatan aspek keselamatan mobil.

Tidak ketinggalan juga rencana dan tantangan pengenalan perangkat pelindung kokpit Halo seperti yang ada pada mobil Formula 1.

MOTORSPORT.COM: Untuk yang belum kenal, bisa Anda ceritakan sejarah singkat Mygale?
"Mygale adalah perusahaan Perancis, didirikan 20 tahun yang lalu. Kami berawal dengan membangun mobil Formula Ford di era 1990-an. Kami menjadi salah satu manufaktur terbesar dan tersukses, memenangi beberapa kejuaraan Formula Ford, salah satunya bersama Jenson Button.

"Lalu kami menjajaki Formula Renault, US F2000, berbagai ajang grassroot – memenangi kejuaraan di seluruh penjuru dunia. Mengikuti rata-rata 1200 balapan yang berbeda.

"Mygale bermarkas di Magny-Cours, Perancis – sebuah sirkuit berstandar Formula 1. Dengan jumlah personel 40 orang. Pada tahun 2000 kami menjadi penyuplai resmi mobil Formula BMW. Jadi kami cukup berpengalaman di Asia, karena BMW saat itu sangat mendorong kejuaraan mereka di Asia.

"Setelah itu kami memutuskan membangun mobil Formula 3. Dan di ajang F3 Italia 2012, kami menjadi satu-satunya perusahaan yang mampu mengalahkan Dallara – pencapaian yang cukup membuat kami bangga. Tapi timing keputusan itu sayangnya tidak tepat, karena krisis ekonomi dan olahraga balap yang semakin sulit.

"Pada dasarnya, FIA kemudian membuat struktur piramida balap single-seater: Formula 4, Formula 3, Formula 2, dan Formula 1. Mygale kini mengambil peran di dasar piramida tersebut di Formula 4, dan juga membangun mobil generasi terbaru Formula 3."

MOTORSPORT.COM: Sampai kapan mobil Formula 4 M14-F4 akan tetap digunakan?
"Olahraga balap kini sudah jauh berbeda. Di masa lalu, kami seperti Formula 1, terus merancang mobil baru. Tapi sekarang sistemnya cukup berbeda, Anda harus menjadi sebuah manufaktur ternama. Saat kami baru berdiri, dulu ada sekitar 30 perusahaan yang membangun mobil single-seater/formula. Sekarang hanya ada lima di dunia.

"Kami harus lulus homologasi FIA untuk periode enam tahun. Ini tidak hanya berlaku untuk Mygale saja, tapi juga semua manufaktur. Jadi regulasi mobil Formula 4 yang berlaku saat ini akan bertahan setidaknya hingga akhir tahun 2019."

MOTORSPORT.COM: Peningkatan aspek keselamatan sejak Insiden Billy Monger?
"Dengan FIA, aspek keselamatan menjadi sebuah proses yang terus berjalan. Jadi setiap kali ada kecelakaan, maka akan ada laporan, dan saya juga bisa bilang bahwa kini tiap tahunnya juga akan dibarengi dengan perangkat keselamatan baru. Jadi akan ada perangkat keselamatan baru untuk tahun 2018."

MOTORSPORT.COM: Pendapat Anda mengenai perangkat Halo?
"Ya memang kerap muncul diskusi yang membahas seputar aspek keselamatan dan biaya. Karena untuk saat ini, di Formula 4 dan Formula 3, perangkat yang memiliki biaya paling malah adalah perangkat keselamatan. Dan yang saya dengar, biaya pemasangan Halo akan cukup tinggi.

"Setelah F1, mereka lalu mengharuskan terpasangnya Halo di semua mobil single-seater. Jadi bagi kami, dengan bertambahnya biaya, ini menjadi situasi yang sulit.

"Tapi seperti yang kita ketahui, tahun 2017 ada kecelakaan besar yang dialami Billy Monger di [F4] Inggris. Saya sadar – dengan pengalaman 28 tahun yang saya miliki dan melihat banyak kecelakaan, bahwa olahraga balap masih berbahaya, bahkan bisa dibilang paling berbahaya. Dan kecelakaan yang dialami Billy Monger makin mengingatkan kita tentang hal itu.

"Jadi semua hal yang perlu dilakukan demi keselamatan, maka itu memang perlu dilakukan. Dan di Mygale, kami terus bekerja keras bersama FIA untuk memastikan itu.

MOTORSPORT.COM: Halo juga akan dipasang di mobil F4?
"Ya, seperti yang kita ketahui FIA dan Formula 1 akan menggunakan perangkat Halo mulai 2018. Untuk mobil produksi terbaru, atau generasi terbaru, perangkat Halo juga akan terpasang. Jadi sama halnya dengan Formula 1, Formula 2 juga akan memasang Halo mulai tahun depan.

"Mobil generasi terbaru Formula 3 yang akan diperkenalkan pada 2019 juga akan dipasangi Halo. Seperti yang telah saya katakan sebelumnya, Mygale juga sedang dalam proses membangun mobil baru Formula 3.

"Jadi mobil Formula 4 generasi berikutnya juga akan dipasangi Halo. Karena Halo tidak sekadar  perangkat tunggal di mobil. Halo akan menyatu dengan monokok dan harus mampu menampung semua beban yang diterima Halo. Karena Halo akan menjadi standar di semua mobil open-wheel."

VIDEO: Motorsport.com Indonesia mencoba Mygale M14-F4

MOTORSPORT.COM: Jika ada mobil yang rusak, apakah dikirim kembali ke pabrik Mygale di Perancis?
"Kami memiliki sistem di seluruh dunia, di mana klien bisa bekerja secara otonom. Jadi Peter [Thompson, promotor Formula 4 SEA dan klien Mygale] dan mekanik-mekaniknya, mereka punya kemampuan untuk sepenuhnya memperbaiki mobil.

"Ya... jika mobil mengalami kerusakan parah maka hampir semua komponen harus ikut diganti. Tapi pada dasarnya, tidak ada mobil yang harus dibawa kembali ke Eropa. Jadi di sini mereka sudah memiliki semua dukungan teknis yang diperlukan.

"Satu tahun yang lalu, Peter mengirim mekanik dan teknisi untuk dilatih di Magny-Cours, jadi orang-orang di sini sudah tahu cara menangani mobil [Mygale F4].

"Tiap tahunnya kami juga mengirim teknisi pendukung ke lokasi untuk memastikan bahwa semuanya masih dalam kendali. Dan kami berkomunikasi dengan tim teknis F4 SEA jika misalnya ada masalah."

MOTORSPORT.COM: Produksi rata-rata tiap tahunnya?
"Untuk saat ini, kami rata-rata memproduksi sekitar 50 mobil tiap tahunnya. Kami telah memproduksi total lebih dari 1000 mobil di seluruh dunia, dan 200 mobil Formula 4."

MOTORSPORT.COM: Ada fokus ke kawasan tertentu?
"Ya kami menargetkan kawasan Eurasia. Baru-baru ini kami menandatangani kontrak dengan ajang F4 Perancis, yang bagi saya itu menjadi pencapaian yang penting."

MOTORSPORT.COM: ...karena dulu F4 Perancis hanya sekadar nama?
"Ya soal penamaan memang sempat menjadi rumit. Dan itulah yang saya katakan kepada federasi balap Perancis, bahwa bagi Mygale ini menjadi hal yang penting – bisa menggaet kawasan Perancis.

"Kami juga sedang berbicara dengan perwakilan-perwakilan di kawasan Afrika dan  Amerika Selatan. Jadi masih ada kawasan yang berpotensi memunculkan kejuaraan Formula 4 baru."

MOTORSPORT.COM: Ada rencana menjajaki ajang balap selain single-seater?
"Di luar piramida single-seater, tidak banyak ruang yang tersedia. Target dari Mygale saat ini adalah berusaha menjadi pemain utama dalam piramida FIA tersebut.

"Karena dalam lima-enam tahun yang akan datang, saya pikir ini akan menjadi rumit bagi siapapun yang ingin melakukan sesuatu yang berbeda.

"Karena FIA telah menggarap platform ini - yang saya pikir adalah platform yang bagus, maka bekerja di luar dari itu akan menjadi sulit."

Ikuti Motorsport.com di:

Slider
List

Bertrand Decoster, Bos Mygale

Bertrand Decoster, Bos Mygale
1/10

Bertrand Decoster, Bos Mygale

Mygale Regional F3

Mygale Regional F3
2/10

Auto Mygale F4

Auto Mygale F4
3/10

Danial Frost memimpin rombongan

Danial Frost memimpin rombongan
4/10

Perdana Minang

Perdana Minang
5/10

Shivin Sirinarinthon, Nazim Azman

Shivin Sirinarinthon, Nazim Azman
6/10

Daniel Cao memimpin rombongan

Daniel Cao memimpin rombongan
7/10

Shivin Sirinarinthon, Nazim Azman

Shivin Sirinarinthon, Nazim Azman
8/10

Auto Mygale F4

Auto Mygale F4
9/10

Auto Mygale F4

Auto Mygale F4
10/10
Artikel Formula 4 berikutnya
Cegah tragedi amputasi Monger terulang, mobil F4 dimodifikasi

Artikel sebelumnya

Cegah tragedi amputasi Monger terulang, mobil F4 dimodifikasi

Next article

Kado dari Schumacher jadi alasan putra Mick Doohan pilih roda empat

Kado dari Schumacher jadi alasan putra Mick Doohan pilih roda empat
Load comments

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 4
Penulis Aditya Gagat
Tipe artikel Interview