7 Aktivitas untuk mengisi libur balap

Kalender mayoritas kompetisi balap di dunia sekarang sedang kosong. Sambil menunggu musim baru tiba, Cep Goldia menyarankan tujuh aktivitas supaya Anda tidak bosan menjalani hari demi hari tanpa balapan.

 Motorsport Manager

Motorsport Manager

1. Bermain game atau simulator balap

Tahun 2016 Anda dapat menikmati berbagai game atau simulator balap terbaru di berbagai platform dari PS4, XB1, PC, sampai Android dan iOS. Berikut sejumlah game atau simulator yang sekarang masih populer dimainkan:

F1: F1 2016.

DTM: DTM Experience 2016.

Reli: WRC 6, DiRT Rally, dan Sebastien Loeb Rally Evo.

NASCAR: NASCAR Heat Evolution.

Karting: Kart Racing Pro (beta).

Manajemen balap: Motorsort Manager.

MotoGP: Valentino Rossi: The Game.

Motocross: MXGP2.

Balap jalanan: Asphalt Xtreme, Asphalt 8: Airborne, Need For Speed, Need For Speed No Limits, dan Forza Horizon 3.

Campuran: Assetto Corsa, Automobilista, Forza Motorsport 6, Gran Turismo 6, iRacing, Project CARS, RaceRoom Racing Experience, Real Racing 3, Ride 2, rfactor dan rFactor 2.

Latihan gokart, Sentul International Karting Circuit
Latihan gokart, Sentul International Karting Circuit

2. Adu kecepatan di atas gokart

Di Indonesia, terdapat beberapa fasilitas rental gokart di mana Anda tinggal datang, membayar uang sewa, dan langsung turun ke lintasan. Datanglah bersama satu rombongan besar karena semakin banyak teman, semakin seru.

Kecepatan gokart rental tersebut mencapai sekitar 40 km/jam tapi percayalah bahwa itu cukup untuk membuat Anda terguling atau terlempar dalam suatu kecelakaan besar.

Jika sudah merasa siap, Anda juga bisa menyewa "gokart sungguhan" di Sentul International Karting Circuit. Satu saran yang penting: Jangan lupa pemanasan sebelum tancap gas!

Miniatur MRT05 Rio Haryanto dari Spark

Miniatur MRT05 Rio Haryanto

3. Berburu pernak-pernik balap

Akhir musim adalah saat yang sibuk bagi mereka yang demam berbelanja karena sejumlah diskon atau promo umum ditemui, tak terkecuali di toko-toko penjual merchandise balap. Sekarang adalah saat yang bagus untuk berburu berbagai pernak-pernik, dari miniatur mobil atau motor, baju replika tim, topi, mug, hingga gantungan kunci.

Kesulitan mencari barang pilihan Anda? Coba saja memesannya dari luar negeri. Banyak penjual internasional yang bersedia mengirimkan produk mereka ke Indonesia. Anda hanya harus jeli memperhitungkan ongkos kirim dan bea masuk yang mungkin muncul nantinya.

4. Berkunjung ke museum 

Museum otomotif dapat membuat Anda merasa berada seperti anak kecil yang datang ke toko permen. Di sanalah Anda bisa melihat langsung kendaraan-kendaraan ikonik dari masa lalu hingga era modern.

Setiap museum tentu memiliki koleksi dan tema mereka masing-masing. Gila F1? Kunjungilah Donington Grand Prix Collection untuk mengapresiasi langsung mobil-mobil Grand Prix dari dekat. Senang IndyCar? Datanglah ke Indianapolis Hall of Fame Museum.

Budget terbatas dan tidak bisa pelesiri ke luar negeri? Anda masih bisa berkunjung ke Museum Angkut Malang atau Museum Transportasi TMII.

Ross Brawn and Adam Parr book cover, Total Competition: Lessons in Strategy from Formula One
Sampul buku Total Competition: Lessons in Strategy from Formula One

5. Membaca literatur balap

Awalnya, mungkin Anda merasa malas untuk membaca. Jika Anda memang penggemar balap, tidak ada salahnya untuk semakin menambah wawasan dan pengetahuan tentang apa yang Anda sukai dengan membaca.

Banyak figur penting dari dunia balapan lebih memilih menuliskan kisah-kisah di balik layar mereka ke dalam buku (yang bisa Anda beli dalam versi cetak atau digital). Tahun ini misalnya, Total Competion mengungkap konflik Ross Brawn dengan Niki Lauda dan Toto Wolff di Mercedes.

Bacaan lainnya, No Angel: The Secret Life of Bernie Ecclestone, akan membuat Anda semakin mengenal sang supremo F1. Buku-buku biografi pembalap pun banyak beredar, hanya saja perlu diperhatikan apakah itu memang dibuat secara "resmi" atau oleh "pihak ketiga".

Di pasaran juga terdapat buku-buku yang menyerupai ensiklopedia dan ini cocok disimpan di rumah sebagai pegangan sehari-hari. Namun, Anda juga harus jeli karena beberapanya kadang memiliki kesalahan ketik atau faktual, meski hampir tiap tahun dirilis ulang dengan sejumlah revisi.

Pecinta komik? Mungkin ini saat yang tepat untuk mengikuti cerita Capeta sampai selesai. Ingin menjadi pembalap yang lebih baik? Seri Speed Secrets populer dijadikan referensi. Penasaran dengan kisah-kisah lucu di paddock? Intip I Just Made the Tea: Tales of 30 years inside Formula 1.

Harus diakui, tidak banyak literatur balap berbahasa Indonesia sehingga penguasaan Bahasa Inggris menjadi krusial dalam menelaah literatur-literatur balap. Jika ingin menelusuri sejarah balapan di Indonesia, Anda bisa melirik buku yang berjudul Olahraga Otomotif Indonesia. 

6. Menonton dokumenter, film, atau serial balap

Tidak perlu khawatir Jika Anda ingin mengulang kembali atau ketinggalan beberapa aksi balap karena kejuaraan-kejuaraan besar seperti F1, MotoGP, atau WRC rutin merilis video review tahunan dalam format DVD/Blu-Ray.

Tambah juga pengetahuan balap Anda dengan membedah dokumenter-dokumenter populer seperti SENNA (2010), 1: Life On The Limit (2013), Hitting The Apex (2015), dan TT: TT3D: Closer to the Edge (2011).

Tidak cukup untuk membahas semua film atau serial bertema balap di sini jadi cobalah memulai marathon film Anda dari Rush (2013), Michel Vaillant (2003), Days of Thunder (1990), Le Mans (1971), Winning (1968), sampai Grand Prix (1966).

Jangan ketinggalan juga Talladega Nights (2006) yang dapat mengocok perut Anda. Apabila Anda mengerti Bahasa Italia dan ingin menertawakan yang tidak lucu, cobalah menonton Delitto in Formula Uno (1984).

Punya saudara yang masih kecil? Tonton bersama Tooned (2012), Turbo (2013), dan tentunya semua film Cars dari Disney.

Para mekanik OAK Racing tertidur di pagi hari
Para mekanik OAK Racing tertidur pada suatu pagi di Le Mans.

7. Tidur

Tidak bisa melakukan semua aktivitas di atas? Tidurlah! Siapa tahu Anda bermimpi mengemudikan mobil F1 hingga 370 km/jam di Monza...

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan General , Formula 1 , MotoGP
Tipe artikel Special feature