Resmi: Ini Dua Kandidat Penerus Jean Todt

Majelis Umum Federation Internationale de l'Automobile (FIA) akan memilih presiden baru pada 17 Desember nanti untuk pengganti Jean Todt.

Resmi: Ini Dua Kandidat Penerus Jean Todt

Rabu (2/12/2021) petang, Mohammed Ben Sulayem dan Graham Stoker akhirnya resmi menjadi kandidat dalam pemilihan Presiden FIA pada 17 Desember nanti. Keduanya akan bersaing untuk menggantikan posisi Jean Todt yang sudah tiga kali menjadi Presiden FIA.

Jean Todt memimpin otoritas tertinggi balapan bergengsi seperti Formula 1, Kejuaraan Reli Dunia (WRC), dan Kejuaraan Dunia Balap Mobil Ketahanan (WEC), tersebut sejak 2009.

Mantan navigator dan Prinsipal Tim Ferrari itu terpilih kali pertama sebagai Presiden FIA pada Oktober 2009. Ia lalu terpilih untuk kali kedua pada Desember 2013 dan ketiga pada Desember 2017.

Setelah tiga periode menjabat Presiden FIA, pria asal Prancis berusia 75 tahun itu akan turun dari posisinya. Pekan depan, Ben Sulayem dan Stoker akan bersaing untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Todt.

Mohammed ben Sulayem dan Fernando Alonso saat acara pemberian penghargaan FIA pada 2019.

Mohammed ben Sulayem dan Fernando Alonso saat acara pemberian penghargaan FIA pada 2019.

Foto oleh: E. Vargiolu / DPPI

Mohammed Ben Sulayem, 60 tahun, adalah mantan pereli. Ia tercatat 14 kali memenangi Kejuaraan Reli Timur Tengah (Middle East Rally Championship).

Saat ini, mantan pereli asal Uni Emirat Arab itu juga menjabat Wakil Presiden FIA yang bertanggung jawab atas olahraga balap di Timur Tengah.

Para pendukung Ben Sulayem di antaranya Fabiana Ecclestone, seorang pengacara di Brasil dan partner dari Bernie Ecclestone, mantan CEO dan promotor Formula 1. Dalam pemilihan nanti, Fabiana juga menjadi kandidat Wakil Presiden FIA bidang Sport untuk Amerika Selatan.

Graham Stoker di sela-sela E-Prix London, salah satu putaran di Formula E 2020-2021.

Graham Stoker di sela-sela E-Prix London, salah satu putaran di Formula E 2020-2021.

Foto oleh: Sam Bloxham / Motorsport Images

Di sisi lain, Graham Stoker juga sudah berpengalaman di FIA. Pada 2009, Stoker dipercaya menjadi Wakil Presiden FIA untuk mengurusi balapan hingga saat ini. Itulah mengapa pria asal Inggris tersebut dipercaya menjadi tangan kanan Todt.

Dalam pemilihan nanti, Stoker didukung mantan pembalap asal Denmark Tom Kristensen. Pemenang terbanyak Le Mans 24 Hours, sembilan kali, itu bakal menjadi Deputi Presiden FIA bidang Olahraga jika Stoker keluar sebagai pemenang.

Pemilihan Presiden akan digelar dalam sidang Majelis Umum FIA pada 17 Desember nanti. Sesuai Statuta FIA dan regulasi internal, semua kandidat untuk Presiden FIA harus mengirim 10 nama ke Administrasi FIA untuk mengisi beberapa posisi di bawah presiden.

Baca Juga:

Posisi-posisi tersebut adalah Deputi Presiden untuk Automobil Mobilitas dan Turisme, Deputi Presiden untuk Sport, serta Presiden Senat. Adapun tujuh nama kandidat lainnya akan mengisi posisi Wakil Presiden FIA untuk Olahraga.

Hanya daftar yang sudah mendapatkan dukungan minimal dari enam asosiasi klub automobil dan enam federasi negara anggota FIA, serta enam anggota mobilitas FIA, yang bisa diajukan ke Majelis Umum.

Dua daftar 10 nama itu sudah dikonfirmasi oleh Komite Nominasi FIA dan dimasukan ke Administrasi FIA, satu dari Mohammed Ben Sulayem dan lainnya dari Graham Stoker.

dibagikan
komentar
Robert Reid: Motorsport Jangan Hanya Berfokus pada Elektrifikasi
Artikel sebelumnya

Robert Reid: Motorsport Jangan Hanya Berfokus pada Elektrifikasi

Artikel berikutnya

Kandidat Presiden FIA Dapat Dukungan dari Motorsport Inggris

Kandidat Presiden FIA Dapat Dukungan dari Motorsport Inggris
Muat komentar